----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------
WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.
---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 14 Maret 2000 15:30 UTC

** MENURUT GUS DUR KUDETA MILITER BAKAL GAGAL

** PARA PEMILIK PERKEBUNAN HARUS PADAMKAN API DALAM DUA MINGGU

** WASHINGTON INGIN PERERAT HUBUNGAN MILITER DENGAN HANOI

** TOPIK GEMA WARTA: GUS DUR SIBUK BERPOLITIK KONON KARENA TIDAK
MAMPU PERANGI KEMISKINAN

** TOPIK GEMA WARTA: APAKAH TOMMY SOEHARTO MENGGELAPKAN DANA PETANI
CENGKEH SENILAI 1,9 TRILIUN RUPIAH?

* MENURUT GUS DUR KUDETA MILITER BAKAL GAGAL

Presiden Abdurrahman Wahid mengakui bahwa beberapa perwira tinggi TNI
menolak kebijakannya. Tetapi melalui TVRI presiden secara terselubung
mengatakan bahwa kudeta militer bakal gagal karena rakyat
mendukungnya. Sejak menjadi presiden lima bulan lalu, Gus Dur secara
sistematis mengurangi peran politik TNI. Salah satu contoh adalah
Jenderal Wiranto yang dinonaktifkan sebagai Menkopolkam karena
namanya dikaitkan dengan kekerasan yang terjadi di Timor Timur pasca
jajak pendapat tahun lalu.

* PARA PEMILIK PERKEBUNAN HARUS PADAMKAN API DALAM DUA MINGGU

Pemerintah di Jakarta memberi ultimatum dua minggu kepada para
pemilik perkebunan untuk memadamkan titik-titik api yang menimbulkan
kabut asap di Sumatera dan Kalimantan. Apabila dalam dua pekan itu
titik-titik api masih juga belum padam, maka mereka terancam hukuman
penjara 15 tahun. Hal ini dikemukakan jurubicara Departemen
Perhutanan dan Perkebunan Widodo Sutoyo. Siapapun yang memiliki HPH
berwajib melindungi hutan dari semua bencana termasuk kebakaran.

* WASHINGTON INGIN PERERAT HUBUNGAN MILITER DENGAN HANOI

Vietnam dan Amerika Serikat mengambil langkah baru dalam
menormalisasi penuh hubungan kedua negara. Hal ini dikemukakan
Menteri Pertahanan Vietnam Jenderal Pham Van Tra, seusai pembicaraan
dengan sejawatnya dari Amerika William Cohen di Hanoi. Cohen saat ini
tengah melakukan kunjungan tiga hari di Vietnam. Washington, demikian
Cohen, berniat mempererat hubungan militer dengan Hanoi. Sejauh ini
kerjasama dalam bidang pertahanan terbatas pada pencarian mayat-mayat
tentara militer yang tewas dalam perang Vietnam 25 tahun silam. Di
samping 58.000 warga Amerika, dua juta warga Vietnam juga tewas dalam
perang Vietnam itu.

* LAGI-LAGI TIGA BANK JEPANG MELAKUKAN MERJER

Tiga bank Jepang akan melakukan merjer atau penggabungan. Dengan
demikian maka terbentuk bank ketiga terbesar di dunia. Merjer di
dunia perbankan ini merupakan yang ketiga. Ketiga bank itu adalah
Bank Sanwa, Bank Asahi dan Bank Tokai yang memiliki aset total lebih
dari 1000 milyar dolar. Dengan penggabungan itu ketiga bank berharap
bisa menghemat 300 juta dollar per tahun. Oktober lalu Jepang
menghasilkan bank terbesar di dunia akibat merjer tiga bank. Belum
lama ini dua bank Jerman yaitu Deutsche Bank dan Dresdner Bank
mengumumkan rencana merjer, yang bakal menghasilkan bank kedua yang
terbesar di dunia.

* AMERIKA SERIKAT SETUJUI CALON EROPA UNTUK DIREKTUR IMF

Dapat dipastikan Direktur baru Dana Moneter Internasional IMF adalah
Horst Kohler, asal Jerman. Pencalonan yang diajukan oleh semua 15
negara anggota Uni Eropa, Senin kemarin didukung oleh Amerika
Serikat.  Setelah Jepang menarik calonnya demi Kohler, maka tak pelak
lagi  Kohler akan segera diangkat sebagai direktur baru IMF. Kohler
yang kini menjabat presdir Bank Eropa Timur, akan menggantikan Michel
Camdessus asal Prancis. Proses penggantian Camdessus mengabiskan
waktu empat bulan. Negara-negara Uni Eropa sebelumnya sempat
berselisih pendapat mengenai calon yang cocok. Tetapi kemudian
Amerika Serikat menolak calon yang diajukan Uni Eropa. Kohler adalah
calon kedua yang diajukan Uni Eropa. Secara tradisi jabatan direktur
IMF dipegang orang Eropa dan puncak pimpinan Bank Dunia ada di tangan
orang Amerika.

* PRESIDEN SURIAH BENTUK KABINET BARU

Presiden Suriah, Hafez al-Assad, membentuk kabinet baru. Kabinet
sebelumnya dibubarkan karena gagal mereformasi ekonomi dan mengakhiri
korupsi. Perubahan-perubahan itu dibutuhkan agar Suriah bisa
berperanserta dalam ekonomi internasional.  Pemerintah baru dipimpin
oleh Mohammed Mustafa Mero yang dikenal jujur. Sebanyak 13 menteri
tetap dipertahankan. Satu di antaranya adalah Menteri Luar Negeri
Farouk al-Shara, yang memimpin delegasi Suriah dalam perundingan
perdamaian dengan Israel.

* AMERIKA TETAP PERTAHANKAN SANKSI TERHADAP IRAN

Amerika Serikat tetap mempertahankan sanksi-sanksi ekonomi terhadap
Iran, yang diberlakukan sejak 1995 karena Teheran diduga mendukung
terorisme internasional. Menurut Washington, Teheran masih melakukan
hal itu. Iran selanjutnya, demikian isi surat Presiden Amerika Bill
Clinton kepada Konggres, merongrong proses perdamaian Timur Tengah.
Menurut Gedung Putih keamanan nasional Amerika masih terongrong
karena Iran menjual senjata-senjata pemusnah massa kepada
negara-negara yang tidak mempedulikan tatatertib internasional.
Menurut sanksi-sanksi yang kini berjalan lima tahun itu perusahaan
Amerika dilarang berbisnis minyak dengan Iran.

* DK-PBB SESALKAN LAMBANNYA PROSES PERDAMAIAN SIERRA LEONE

Dewan Keamanan PBB menyesalkan lambannya proses perdamaian di Sierra
Leone. Tidak adanya kemajuan itu terutama disebabkan oleh bekas
gerakan pembangkang RUF dan pemimpimnya Foday Sankoh. Demikian Dewan
Keamanan dalam sebuah pernyataan. Sankoh musim panas tahun lalu
mencapai perjanjian perdamaian dengan Presiden Ahmad Tejan Kabbah di
Lome, Togo. Perjanjian yang dimaksudkan  mengakhiri perang saudara
yang melanda Sierra Leone selama sembilan tahun, mengurus penempatan
satuan perdamaian PBB. Tetapi tentara PBB dalam melakukan tugas
mereka kerapkali dihadang oleh anggota RUF pimpinan Sankoh. Dalam
pernyataannya, Dewan Keamanan berseru kepada RUF agar menerima
wewenang pemerintah dan benar-benar bersedia menyerahkan senjata.

* FORUM AIR DUNIA DIMULAI DI DEN HAAG

Penanganan krisis air di bumi ini membutuhkan modal tambahan sekitar
100 milyar dollar lebih. Saat ini sekitar 80 milyar dollar digunakan
untuk air minum bersih. Hal ini tercantum dalam laporan Komisi Air
Dunia yang disponsori PBB dan Bank Dunia. Menurut komisi
langkah-langkah radikal dibutuhkan mengingat penduduk dunia akan
meningkat dari enam menjadi delapan milyar orang dalam 25 tahun
mendatang. Saat ini satu milyar orang tidak mendapat air minum
bersih. Laporan komisi itu diserahkan pada Forum Air Dunia yang
kedua, yang dimulai di Den Haag, Negeri Belanda, hari ini.

* KTT PEMIMPIN TUJUH NEGARA AFRIKA BAGIAN SELATAN BERLANGSUNG DI
MAPUTO

Pemimpin tujuh negara Afrika bagian Selatan melakukan KTT di Mozambik
untuk membicarakan bencana banjir.  Selain Mozambik bagian-bagian
Zimbabwe, Botswana, Zambia, Afrika Selatan dan Swaziland juga dilanda
banjir. KTT  Persatuan Pembangunan Afrika bagian Selatan di ibukota
Mozambik Maputo dimaksudkan menyusun strategi bersama untuk mengatasi
banjir. Sejauh ini korban tewas akibat banjir di Mozambik mencapai
hampir 500 orang. Madagaskar yang juga dilanda banjir, tidak turut
serta dalam KTT itu.

* 14 KORBAN KAMP JEPANG DI BEKAS HINDIA BELANDA BERTEMU RATU BEATRIX
DAN PANGERAN WILLEM ALEXANDER

Ratu Belanda Beatrix dan Putra Mahkota Pangeran Willem-Alexander
bertemu dengan sejumlah korban kamp Jepang di bekas Hindia-Belanda.
Pemicu pertemuan itu adalah kunjungan kenegaraan Kaisar Jepang
Akihito akhir Mei nanti. Di kalangan warga Belanda keturunan Indo
kunjungan kenegaraan itu menimbulkan keresahan. Beberapa bekas korban
pendudukan Jepang berpendapat Jepang tidak berbuat banyak untuk
mengompensasi penderitaan yang mereka alami. Mereka juga berpendapat
Belanda terlalu meriah merayakan hubungan 400 tahun Belanda-Jepang.
14 warga Belanda keturunan Indonesia akan menceritakan pengalaman
mereka di masa perang kepada Ratu Beatrix.

* ISRAEL AKAN SERAHKAN TIGA DESA KEPADA OTORITA PALESTINA

Israel akan menyerahkan tiga desa di pinggiran Yerusalem kepada
Otorita Palestina dalam waktu dekat. Penarikan mundur Israel dari
tiga desa ini dibicarakan oleh para jururunding Israel dan Palestina
Senin kemarin. Mereka menyepakati garis tapal batas Israel-Palestina
di dekat tiga desa itu. Penyerahan desa Anata, Beitunia dan Ubaydiyah
masih harus disetujui secara formal oleh kabinet Israel.

* GUS DUR SIBUK BERPOLITIK KONON KARENA TIDAK MAMPU PERANGI
KEMISKINAN

Intro: Benarkah tidak ada strategi besar untuk mengatasi masalah
perekonomian nasional? Selama ini pemerintah Gus Dur selalu dicap
hanya mengikuti resep IMF, tanpa memiliki konsep sendiri. Kunci
jawabannya mungkin terletak pada dua orang prof, masalahnya kedua
orang itu benar-benar profesor atau cuma provokator? Koresponden
Syahrir melaporkan dari Jakarta:

Gus Dur  tidak pernah lepas dari  lawakannya. Kemarin pagi dalam
acara TVRI yang bertajuk "Secangkir Kopi Bersama Gus Dur" Presiden
pelawak ini lagi-lagi mengobral lawakannya yang khas. Tapi meski
terkesan santai namun pernyataan-pernyataannya itu bagaikan pedang
bermata dua. Gus Dur misalnya seolah menyindir mengatakan: "Ada
seseorang yang dipanggil oleh temannya professor. Temannya sendiri
bingung  kenapa ia dipanggil prof, padahal dia bukan prof. Setelah
satu jam kemudian pertemuan selesai, dia menanyakan kenapa anda
memanggil saya prof. Dijawab oleh temannya, prof itu artinya
provokator".

Menurut beberapa kalangan elit politik itu sesunguhnya ditujukan
kepada Profesor Sarbini Sumawinata dan Profesor Sumitro
Djojohadikusumo. Kedua pakar strategi pembangunan itu, selama ini
menganggap Gus Dur tidak punya strategi besar untuk pemulihan
ekonomi. Gus Dur hanya menjalankan kebijakan ekonomi yang disusun
orang-orang asing dari Dana Moneter Internasional. Padahal grand
strategy (strategi besar, Red.) perekonomian nasional seharusnya
dilakukan oleh pakar-pakar dalam negeri. Profesor Soemitro
Djojohadikusumo misalnya mengatakan, hidup dalam globalisasi ini
harus mempunyai kekuatan sendiri dan ditemani oleh kekuatan luar.
Soemitro mengusulkan agar para ekonom segera menyusun strategi
ekonomi pasca krisis. Strategi ini harus berorientasikan pada
kepentingan masyarakat dan sebelum konsep itu diterapkan harus diuji
dahulu oleh masyarakat. Prioritas dalam jangka pendek adalah
penenganan masalah pangan dan otonomi daerah.

Sedangkan ekonom berhaluan sosialis Sarbini Sumawinata mengatakan,
penyelesaian masalah ekonomi sekarang tidak bisa dijalankan dengan
baik, karena selalu ada kepentingan politik yang
menghalang-halanginya. Oleh karena itu, kepada harian Kompas ia
menjelaskan, penyelesaian masalah ekonomi hanya bisa berhasil jika
persoalan politik bisa dituntaskan. "Kepentingan politik selalu
menghalang-halangi penyelesaian persoalan ekonomi yang diharuskan
oleh profesi, utamanya masalah perbankan. Secara professional
seharusnya begini tetapi dihalang-halangi oleh kepentingan politik.
Ini berlaku untuk masalah apa saja, tidak hanya ekonomi, tutur
Sarbini. Ia memaklumi jika di masyarakat saat ini muncul kesan para
ekonom Indonesia tidak mampu mengatasi mengatasi dan mencari jalan
keluar bagi persoalan ekonomi yang dihadapi republik ini.

Sebagai masyarakat, sebagai republik, bahkan mungkin sebagai bangsa,
Indonesia menghadapi malapetaka yang begitu parah. Tidak hanya
ekonomi, tetapi juga politik, sosial, bahkan budaya. Semuanya
mengalami kerusakan. "Ini yang membuat ekonom-ekonom kita seolah
tidak mampu. Ini bukan persoalan untuk pakar, juga bukan untuk IMF.
Persoalannya jauh lebih besar. Ini soal politik dan harus
diselesaikan secara politis. Untuk itu dibutuhkan kepemimpinan
politik yang mampu menangkap masalah secara keseluruhan, kata
Sarbini.

Menyinggung masalah perbankan, Sarbini pun mengemukakan, hingga kini
arah menuju  penyelesaiaan masalah ini masih belum ada titik terang.
Sebab memang masalahnya bukan hanya soal perbankan tetapi sudah
menyangkut masalah politik dan kekuasaan. Jadi masalah ekonomi
Indonesia sebenarnya bukan masalah ekonomi. Dan penyelesaian politik
sebenarnya tidak sulit, yaitu lakukan reformasi dan restrukturisasi
dari seluruh kehidupan masyarakat, baik sosial politik dan ekonomi.

Sayangnya ini tidak dilakukan oleh Gus Dur. Padahal reformasi di
segala bidang harus dilakukan menyeluruh, drastis dan tegas. Tanpa
pemerintahan bersih, jangan harap kita bisa menyelesaikan masalah
dalam negeri ini, dan meraih kredibilitas dari dunia internasional.
Jaksa Agung misalnya tidak bisa mengadakan pembersihan rumahnya
sendiri karena selalu diganggu atau dihalang-halangi kepentingan
politik. Dengan tegas Sarbini mengatakan, kita perlukan kepemimpinan
nasional yang berani, bersih, mendapat dukungan dan mampu
melaksanakan pembersihan besar-besaran. Kalangan diplomat memang
melihat Gus Dur sudah mendapat dukungan penuh dari rakyat. Ia berani
dan bersih. Tetapi mengapa ia tidak mampu melaksanakan pembersihan?
Mengapa? Demikian Sarbini bertanya.

Pada acara Secangkir Bersama Gus Dur kemarin, Gus Dur tidak lupa
melemparkan teka teki baru. Saat ini ada panglima daerah militer yang
mengumpulkan kekuatan untuk mempreteli pemerintahan Gus Dur. Meski
hendak dipreteli Gus Dur mengaku tidak perduli terhadap sikap pangdam
itu. Gus Dur lagi-lagi tidak menyebutkan Pangdam mana yang hendak
mempreteli kekuasaannya. Meski tidak bermaksud menjadi provokator,
namum kembali kepala negara  sudah melemparkan desas-desus baru
karena tidak menyebut nama Pangdamnya. "Tugas pemerintah untuk tidak
dipreteli. Rakyat di belakang saya. Kalau didukung rakyat, tidak
perlu takut", jelas Gus Dur. Sebelumnya memang ada mantan Kassospol
ABRI yang mulai melempar desas-desus a la provokator bahwa ada 30%
pangdam yang saat ini perlu diwaspadai. Tetapi menurut Letjen
Purnawirawan Bambang Triantoro, kalau hanya lima pangdam saja yang
mencoba menggoyang kepemimpinan Gus Dur.

Menanggapi sinyalemen Gus Dur, Kodam Jaya hanya menugaskan seorang
Letkol untuk menjawabnya. Kapendam Jaya  Letkol Nachrowi mengatakan,
latihan demi latihan yang kita lakukan di lapangan jangan diartikan
kita tengah menyusun kekuatan. Tidak ada prajurit di lingkungan kita
yang menyusun kekuatan. Kita tidak ingin bermain politik, ujarnya
kepada pers Jakarta.

* APAKAH TOMMY SOEHARTO MENGGELAPKAN DANA PETANI CENGKEH SENILAI 1,9
TRILIUN RUPIAH?

Di depan Komisi V DPR kemarin, Tommy Soeharto membantah tuduhan
Indonesian Corruption Watch, ICW, bahwa dia dan BPPC menggelapkan
dana petani cengkeh senilai 1,9 triliun rupiah. Dana itu, menurutnya,
sudah dilimpahkan kepada Induk Koperasi Unit Desa, Inkud. Ketua Panja
Koperasi Komisi V DPR, Darul Siska, membenarkan bantahan itu.

Darul Siska [DS]: Tidak. Angka ICW 1,9 triliun itu adalah dana
penyertaan modal di situ, ada SWKP di situ, ada dana konversi di
situ. Dan dana konversi dan SWKP itu sudah diserahkan ke
daerah-daerah. Diterima oleh Puskud. Nah yang jadi persoalaan adalah
dana 1,1 triliun. Itupun tidak seluruhnya yang dipersoalkan. Dari 1,1
triliun itu, 500 milyar lebih atau setengahnya itu sudah dikembalikan
kepada masyarakat kepada Puskud dan KUD. Jadi masih ada 500 milyar
lagi. Nah 500 milyar itu oleh Inkud sudah dipakai untuk membeli goro,
dipakai perkebunan, dipakai untuk membangun gedung. Jadi ada
kira-kira ada 130 milyar lagi yang menurut Inkud itu masih harus
ditanggung oleh BPPC. Jadfi yang kemarin kita persoalkan dengan
Hutomo Mandala Putra adalah yang 153 milyar.

Radio Nederland [RN]: Apakah dalam rapat klarifikasi dengan Komisi V
DPR ini juga ditanyakan tentang kerangka-kerangka KKN di seputar
BPPC?

DS: Kemarin dijelaskan seluruhnya. Kita memang pertanyakan itu.
Bagaimana proses terbentuknya BPPC, bagaimana kaitannya dengan
Inpres, Keppres semuanya dijelaskan. Dan itu kan semua Keppres dan
Inpres sudah kadaluarsa jadi kita nggak bisa lagi mempersoalkannya.

RN: Kalau begitu masih harus ditanyakan kepada Inkud ya pak Darul?

DS: Ya. Nah yang 153 milyar ini menurut BPPC itu urusannya Inkud.
Tetapi menurut pemahaman Inkud itu tanggungjawabnya BPPC. Nah ini
bukan dalam arti kata uangnya belum dibayar oleh BPPC kepada Inkud.
Yang 1,1 sudah dibayar seluruhnya kepada Inkud. Tetapi Inkud dalam
rangka mempertanggungjawabkan kepada masyarakat koperasi itu
mengatakan yang 153 milyar itu terpakai. Diambilkan dari dana
penyertaan modal. Nah, dengan demikian tidak ditemukan sekarang dana
153 milyar dollar. Nah Inkud menganggap nanti akan menjadi
tanggungjawab BPPC begitu.

Demikian Darul Siska, ketua Panja Koperasi Komisi V DPR.

Apakah tuduhan ICW tidak berdasar? Apa yang ingin dibongkar oleh ICW
? Berikut koordinator ICW, Teten Masduki.

Teten Masduki [TM]: Ya ini ada dua hal ya. Ini kan kita tahu BPPC ini
kan memiliki hak monopoli untuk pembelian dan penjualan cengkeh dan
ini mengakibatkan anjloknya harga cengkeh dan kesejahteraan petani
secara keseluruhan. Sampai sekarang saya kira petani belum mau
kembali menanam cengkehnya, karena harganya tidak menguntungkan. Lalu
yang kedua ini ada soal setelah pembubaran BPPC, itu masih ada
hak-hak dan uang petani yang dikuasai BPPC dan Inkud yang harusnya
sejak Juni tahun lalu, tahun 1999, itu sudah diserahkan kepada
petani. Yaitu kira-kira nilainya sekitar 1,9 triliun. Jadi ini yang
kita mintakan kepada Jaksa Agung untuk segera diusut para pelaku
tindak pidana korupsi yang terlibat dalam kasus BPPC dan kedua soal
dana-dana petani yang kita mintakan kepada DPR dan Menteri Koperasi
agar segera diaudit Inkud dan kemudian dana-dana petani itu
diserahkan kepada petani.

RN: Tetapi yang jelas apapun hasil dari perundingan dan sidang di DPR
tidak terlalu berpengaruh bagi tuntutan ICW?

TM: O, saya kira tidak. Kita kan lihat realitasnya sampai mana.
Apakah nanti dana-dana petani itu dikembalikan kepada petani atau
tetap dikuasi Inkud setelah bubarnya BPPC ini. Nah kalau ini nggak
selesai kita juga sudah merencanakan satu upaya class action
[perlawanan kelas, Red.] dari petani.

Demikian Teten Masduki koordinator ICW dan sebelumnya anda telah
mendengar komentar Darul Siska, Ketua Panja Koperasi Komisi V DPR.

---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]
Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 15 Mar 2000 jam 15:10:01 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke