---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- ORANG HILANG DI ACEH TERBANYAK DI DUNIA BANDA ACEH, (MeunaSAH, 17/3/2000). Sepanjang tahun 1999, Aceh merupakan wilayah tertinggi untuk kasus orang hilang di dunia, yaitu sebanyak 32 orang. Demikian dikatakan Koordinator Kontras, Munir SH mengacu laporan working group tahun 1999 untuk penghilangan orang di PBB. "Sebenarnya ada ratusan orang hilang di Aceh, namun hanya 32 orang yang diakui," katanya pada temu pers di Banda Aceh, Selasa (14/3). Ke 32 orang tersebut karena ada yang menandatangani dan dilaporkan pihak keluarga. Sedangkan berdasarkan data yang tercatat pada Kontras Aceh, sejak Oktober 1999, yakni lima bulan terakhir angka penghilangan orang di Aceh sangat tinggi, yaitu mencapai 71 orang. Sehingga Munir memperkirakan angka orang hilang di Aceh selama satu setengah tahun terakhir itu sudah melampaui angka 100 orang. Munir mengatakan, adanya kasus orang hilang di Aceh menunjukkan bahwa pemerintah tidak punya pola untuk menyelesaikan problem Aceh tanpa menggunakan kekerasan. Ini juga menunjukkan bahwa sararan dari praktek penghilangan orang di Aceh ada kepentingan sangat besar, yaitu operasi militer yang sekarang berlangsung di Aceh. Ia melihat gejala adanya pertarungan politik untuk menghindari pertanggungjawaban hak-hak asasi, sehingga karakter dari korban orang hilang adalah mereka yang bekerja di sektor komunikasi dan bantuan kepada masyarakat, seperti relawan. Kalau dilihat dari praktek penghilangan orang, maka keseriusan pemerintah untuk memecahkan hak-hak asasi di Aceh sama sekali tidak menunjukkan ada langkah 'progress' untuk secara serius, membongkar kasus pelanggaran HAM di daerah ini. Karena simbol dibongkarnya kasus hak-hak asasi adalah tidak adanya praktek penghilangan orang. Menurut Munir, pada bulan April 2000, Kontras sebagai Ketua dari Asosiasi Orang Hilang se-Asia akan hadir di Komisi HAM PBB, untuk memberikan laporan khusus tentang praktek penghilangan orang. Munir mengatakan operasi-operasi reguler selama ini di Aceh masih menunjukkan ancaman yang begitu besar terhadap keselamatan masyarakat. Sehingga mekanisme internasional masih sangat dibutuhkan untuk menekan agar terjadi perubahan-perubahan yang signifikan terhadap kondisi masyarakat di Aceh dalam kasus penghilangan orang.*** --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 27 Mar 2000 jam 13:20:45 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
