---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Antara, 17 April 2000 PANGLIMA TNI: TIDAK ADA LATIHAN MILISI DI PERBATASAN Kupang, 17/4 (ANTARA) - Panglima TNI Laksamana Widodo AS menyatakan bahwa dirinya telah bertemu dengan Komandan Peace- Keeping Force (PKF) Letjen Jaime de Los Santos dan menegaskan tidak ada latihan milisi di perbatasan NTT dengan Timtim. Panglima TNI mengatakan hal itu di Kupang, Senin, setelah bersama Gubernur NTT Piet A. Tallo SH dan sejumlah perwira TNI melakukan kunjungan ke daerah perbatasan. Panglima dimintai komentarnya seputar tudingan terhadap TNI yang terus melakukan latihan terhadap para pejuang integrasi (milisi) di perbatasan oleh sebuah LSM dan diberitakan oleh media massa luar negeri belum lama ini. "Saya sudah berkali-kali mengatakan bahwa kita semua harus melihat informasi-informasi yang muncul secara objektif. Letnan Jenderal Santos sendiri mengatakan telah bertemu dengan beberapa pengungsi dan tidak ada itu TNI melakukan latihan terhadap milisi di sana," katanya. Panglima minta agar semua pihak harus juga melihat secara objektif betapa komitmen yang kuat dan kesungguhan dari pemerintah termasuk TNI untuk mendukung proses penyelesaian masalah Timtim secara tuntas. "Saya minta agar semua pihak harus melihat secara objektif betapa komitmen yang kuat dari pemerintah untuk mendukung penyelesaian masalah ini dan masalah ini tidak dikembangkan karena Indonesia akan terus dipojokkan dengan informasi- informasi yang tidak seimbang," katanya. Ia mengatakan TNI telah menempatkan personil sebanyak dua batalion untuk bersama Peace Keeping Force (PKF) menjaga keamanan di perbatasan. "Tujuan kita adalah bagaimana personil kita dapat membangun kerjasama yang baik dengan PKF. Jadi dengan dua batalion ini diharapkan mampu mengakomodasi setiap upaya memecahkan masalah bersama-sama dengan PKF," katanya. Ia mengatakan jika kedua belah pihak ini memiliki komitmen yang kuat untuk membangun kerjasama maka diharapkan semua permasalahan di perbatasan segera terselesaikan. (U.KPG-PKO1/KPG-O1/1704/16.35 WIB/RND03) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 19 Apr 2000 jam 11:04:35 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
