---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Jumat, 9 Juni 2000 Presiden Wahid-Howard Pecahkan Kebekuan Tokyo, Kompas Pertemuan antara Presiden Abdurrahman Wahid dengan PM Australia John Howard, Kamis (8/6) malam di Tokyo, Jepang, dilukiskan Menteri Luar Negeri Alwi Shihab sebagai upaya untuk memecahkan kebekuan. "Saya kira pertemuan ini merupakan jalan terbaik. Keduanya telah bertemu muka, telah breaking the ice, yang tadinya beku sekarang sudah mencair," kata Alwi Shihab ketika ditanya wartawan, setelah mendampingi Presiden Abdurrahman Wahid dalam pertemuan dengan John Howard di Wisma Negara PM Jepang, seperti dilaporkan wartawan Kompas Tjahja Gunawan dan Koresponden Kompas Yusron Ihza. Di tempat terpisah, PM Australia kepada pers mengatakan, pihaknya tidak tahu apa yang menjadi alasan keberatan dari parlemen Indonesia terhadap rencana kunjungan Abdurrahman Wahid ke Australia. Akan tetapi, secara pribadi, pihaknya sangat peduli dengan pengembangan lebih jauh hubungan antara kedua negara. "Itu lebih penting," ujarnya. Menurut Howard, Abdurrahman Wahid menyatakan bersedia datang ke Australia. Hangat Menurut Menlu Alwi Shihab, pertemuan kedua pemimpin itu berlangsung hangat dan diharapkan di masa datang hubungan Indonesia-Australia bisa ditingkatkan. Pertemuan tersebut berlangsung selama 45 menit. Dalam pertemuan itu Presiden mengatakan bahwa Timor Timur, Indonesia, Australia, harus dapat saling bekerja sama. "Jangan sampai ada anggapan bahwa Indonesia dan Australia saling berkompetisi untuk merebut pengaruh di Timor Timur," katanya. Ditanya kemungkinan Abdurrahman Wahid berkunjung ke Australia ada bulan Juli, Alwi Shihab mengatakan, "Jika Presiden jadi ke Australia bulan Juli, maka sekembalinya dari Canberra akan mampir di Kupang, Nusatenggara Timur." "Gus Dur sebenarnya ingin berangkat ke Australia, tetapi aspirasi anggota DPR dan beberapa kalangan di Indonesia masih belum ingin melihat Presiden RI pergi ke sana. Menyikapi hal ini, Joh Howard memahami hal itu. Tetapi ia merasa bahagia jika Presiden bisa berkunjung ke Australia," kata Alwi. Mengenai Kongres Papua, menurut Alwi, Pemerintah Australia tetap menghormati kesatuan teritorial Indonesia. "Selain Australia, hal itu ditegaskan pula oleh PM Jepang Yoshi-ro Mori dan Presiden Filipina Joseph Estrada yang melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Abdurrahman Wahid," kata Alwi Shihab. * ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 14 Jun 2000 jam 08:16:43 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
