---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Bentrok Matraman: Hujan Deras Bubarkan Massa Jakarta, Disebabkan oleh hujan, massa yang semula saling berhadapan di Jalan Matraman langsung membubarkan diri. Tak ada lagi percikan api melayang di udara. Tak ada lagi teriakan saling menantang. Polisi pun tak perlu repot-repot mencari cara untuk membubarkan warga dua kampung yang saling bersitegang. Itulah yang terjadi pada 20.00 WIB, Rabu (14/6/2000) di lokasi bentrokan warga Pal Meriam dan Berlan di Jl. Matraman, Jakarta Timur. Massa yang semula saling lempar bom molotov, berlarian "menyelamatkan" diri dari tumpahan air hujan. Ada yang masuk ke gang dan pulang ke rumah masing-masing. Namun ada pula yang mencari tempat berdetuh terdekat, emperan toko atau gedung-gedung di sepanjang jalan. Aparat kepolisian pun bergeser ke arah Gramedia, untuk berteduh. Sebelumnya, mendung memang sudah menggantung di langit Matraman dsan sekitarnya. Dan tak lama kemudian, hujan pun turun dengan derasnya. Suara guyuran air menderu-deru, beradu dengan angin. Dengan bubarnya ratusan massa yang beseteru, blokir jalan pun otomatis terbuka kembali. Arus lalu lintas dari arah Kampung Melayu dan Perempatan Pramuka, lancar kembali. Namun lampu-lampu jalan masih dimatikan, sehingga keadaan di sekitar Mataraman gelap gulita. Seperti diberitakan sebelumnya, warga Pal Meriam dan Berlan kembali bentrok. Dimulai dari kabar bahwa ada salah satu warga kampung yang dihajar warga kampung seterunya, bentokan pun pecah sejak pukul 17.00 WIB. Seperti biasa, bentrokan terjadi pada malam hari libur. (smu) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 14 Jun 2000 jam 16:15:46 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
