---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- LETJEN AGUS WK TETAP SEBAGAI PANGKOSTRAD JAKARTA, (TNI Wacth! 14/6/2000). Dalam minggu-minggu ini, akan terjadi lagi mutasi di tubuh TNI. Figur yang menjadi sorotan, lagi-lagi adalah Pangkostrad Letjen TNI Agus Wirahadikusumah. Masyarakat banyak bertanya, soal dimutasi tidaknya Letjen Agus WK dari jabatan Pangkostrad. Pertanyaan itu bisa langsung dijawab: Letjen Agus WK tetap pada posisinya selaku Pangkostrad. Jadi lupakan saja spekulasi soal dimutasikannya Letjen Agus WK. Kepastian tidak dimutasikannya Letjen Agus WK, dikatakan sendiri oleh WAKASAD Letjen TNI Endriartono Sutarto. Menurut WAKASAD, pada diri Letjen Agus WK belum terlihat ada hal-hal negatif, yang bisa dijadikan pertimbangan untuk memutasikan Letjen Agus. Penjelasan WAKASAD tersebut, berarti juga mementahkan keberadaan "Dokumen Bulak Rantai" yang kini ramai dibicarakan. Ditegaskan oleh WAKASAD, mutasi kali ini tidak ada kaitannya dengan "Dokumen Bulak Rantai". Benar yang dikatakan oleh WAKASAD, apa jadinya TNI kalau mutasinya didasarkan atas "selebaran gelap" yang tidak jelas asal-usulnya. WAKASAD juga telah minta keterangan pada perwira-perwira yang disebut-sebut dalam dokumen tersebut, seperti Aster KASAD Mayjen TNI Saurip Kadi. Dan yang bersangkutan menyangkal keterlibatannya, sebagaimana yang ditulis dalam "dokumen" tersebut. Kemudian nama lain yang disebut-sebut, yaitu Bondan Gunawan, juga membantah kebenaran isi "dokumen" tersebut. Jika seperti itu faktanya, tentunya masyarakat tidak terlalu bodoh, untuk menilai asli tidaknya dokumen tersebut. Beberapa jabatan yang akan diganti antara lain adalah Irjen TNI, Danjen AKABRI, Komandan Kodiklat TNI-AD, Pangdam IV/Diponegoro dan Pangdam VI/Tanjungpura. Pos Komandan Kodiklat sempat disebut-sebut sebagai pos untuk Letjen Agus WK, seandainya benar ia lengser dari Pangkostrad. Ternyata berita itu isu belaka. Memang benar ada pergantian Komandan Kodiklat, namun yang akan mengisi adalah Mayjen TNI Slamet Supriadi (kini Pangdam III/Siliwangi). Mayjen Slamet bakal menggantikan Letjen Sumardi, yang akan menjadi Danjen AKABRI. Berarti ini merupakan promosi bagi Mayjen Slamet Supriadi, karena ia menempati pos bintang tiga (letjen). Promosi ini sekaligus menepis isu lama, yang juga tidak jelas kebenarannya, bahwa Mayjen Slamet Supriadi, adalah Pangdam yang dimaksud Gus Dus, yang katanya mbalelo. Untuk pos Pangdam VI/Tanjungpura, akan diisi Mayjen TNI IG Purnawa (Akmil 1971), yang kini masih menjabat Panglima Divisi Infanteri 1/Kostrad. Sedang pos yang ditinggalkan Mayjen Purnawa, akan diisi oleh Brigjen TNI Syamsul Mapparepa (Akmil 1973), yang kini masih menjabat Kastaf Divisi Infanteri 1/Kostrad. Sedang jabatan Danjen Kopassus kabarnya akan diisi oleh Brigjen TNI Mahidin Simbolon (Akmil 1974), yang kini masih menjadi Kasdam IX/Udayana. Pos yang ditinggalkan Brigjen Mahidin Simbolon, akan diisi Kol Inf M Noer Muis, Danrem terakhir di Timtim. Beberapa perwira yang namanya sempat "tenggelam", seperti Brigjen TNI Glenny Kairupan, Kol Inf Mustopo (mantan Danrem Madiun), Kol Inf Adrianus Taroreh (Akmil 1974), Kol Inf Supar Prasetio (mantan Komandan Yonif 328), Kol Inf Sjahrial BP Peliung (mantan Danrem Palembang), akan memperoleh promosi pada mutasi kali ini. *** _______________ TNI Watch! merupakan terbitan yang dimaksudkan untuk mengawasi prilaku TNI, dari soal mutasi di lingkungan TNI, profil dan catatan perjalanan ketentaraan para perwiranya, pelanggaran-pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan, politik TNI, senjata yang digunakan dan sebagainya. Tujuannya agar khalayak bisa mengetahuinya dan ikut mengawasi bersama-sama. - ------------------------------------ SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 15 Jun 2000 jam 09:19:04 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
