---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Sofjan Bantah Dirinya Sebut 40 Elite Politik Selasa, 4 Juli 2000 JAKARTA (Medis): Ketua Dewan Pengembangan Usaha Nasional (DPUN) Sofjan Wanandi menolak pernyataan bahwa dirinya telah meminta Presiden Abdurrahman Wahid untuk menangkap 40 tokoh elite politik. Menurutnya, dirinya hanya menyarankan kepada Presiden untuk segera memerintahkan TNI dan Polri menindak tegas semua pelaku tindakan anarkis di Tanah Air. Untuk membuktikan bahwa ucapannya itu benar, Sofjan mempersilakan untuk mengkonfirmasikan masalah ini kepada peserta rapat Tim Monitoring Ekonomi yang dipimpin Presiden pada Senin (26/6) lalu di Bina Graha. "Hal ini semestinya jangan ditanyakan kepada saya, sebab jawabannya nanti dikira tidak objektif," tegasnya kepada Media di Jakarta, kemarin. Sofjan meminta agar hal ini ditanyakan kepada Kwik Kian Gie, Emil Salim, Sri Mulyani, Luhut Pandjaitan, Susilo Bambang Yudhoyono, dan peserta rapat lainnya. Menurutnya, waktu itu ada sekitar 30 orang yang hadir. "Tanya kepada mereka, apa benar saya pernah menyebutkan nama-nama orang agar ditangkap," pintanya. Sofjan merasa dirinya telah dikambinghitamkan oleh pihak tertentu. Dia menilai pula bahwa pernyataannya telah dipolitisasi. Sofjan mengaku bahwa sejak dirinya diangkat menjadi Ketua DPUN, dirinya tidak pernah berbicara politik. Kalaupun menyinggung masalah politik, katanya, hal itu tidak lebih karena masalah politik ikut mempengaruhi iklim usaha nasional. Karena itulah Sofjan mengaku heran dengan keluarnya pernyataan yang diakuinya tidak pernah diucapkannya. Karena selama ini, katanya, dirinya hanya bicara soal keamanan umum seperti soal anarkis, tetapi ternyata dituduh mengusulkan untuk menangkapi orang. Sofjan menyadari bahwa dirinya pernah merasa susah karena mengalami masalah seperti itu. "Jadi saya tidak mau berbuat hal yang sama terhadap orang lain, apalagi terhadap teman-teman saya sendiri," tandasnya. Awalnya, isu penangkapan itu beredar pada rapat monitoring ekonomi yang dipimpin Gus Dur. Saat itu Sofjan mengusulkan agar pemerintah menindak tegas para tokoh politik untuk menghindarkan tindakan anarki menjelang Sidang Umum Tahunan MPR pada Agustus 2000 mendatang. Namun seperti diberitakan, Sofjan disinyalir sebagai orang yang mengusulkan kepada Presiden agar 40 nama tokoh politik untuk ditangkap. Nama-nama itu tercantum dalam sebuah selebaran yang juga jatuh ke tangan wartawan. Berdasarkan isi selebaran itu, di antara tokoh-tokoh yang diusulkan untuk ditangkap itu adalah Fuad Bawazier, Mari'e Muhammad, Adi Sasono, dan Ginandjar Kartasasminta.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 4 Jul 2000 jam 05:41:26 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
