----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------
Antara, 20 Juli 2000
RUJUK ORANG TIMTIM TERHAMBAT OPORTUNIS PORTUGIS
Kupang, 20/7 (ANTARA) - Keinginan untuk membangun rujuk antar
orang Timor Timur yang bertikai terhambat oleh ulah para
oportunis keturunan Portugis, kata Mantan Wakil Panglima Pasukan
Pejuang Integrasi (PPI), Eurico Guterres, di Kupang, Kamis.
"Kalau kami orang asli Timtim sangat berkeinginan untuk
berrekonsiliasi, pihak Falintil yakni sayap militer Dewan
Perlawanan Bangsa Timor-CNRT pun sangat ingin rekonsiliasi,
tetapi ada hambatan yang sengaja dibuat yaitu dari kelompok
oportunis," katanya.
Orang Timtim keturunan Portugis selama ini menjadi sumber
konflik di daerah itu dan menjadi "kaki tangan" bangsa kulit
putih.
Kelompok oportunis, katanya, takut kedudukan dalam kehidupan
sosial yang telah dinikmati selama ini hilang karena posisi
mereka tergeser jika orang asli Timtim berhasil membangun rujuk
dan hidup berdampingan secara damai.
Oportunis Timtim itu berusaha mengeluarkan pernyataan untuk
"memotong" keinginan orang asli Timtim berdialog dan melakukan
rujuk guna mengakhiri pertikaian sejak 1975.
Pada tahun 1975 perang saudara terjadi di Timtim akibat
pemerintahan penjajahan Portugis di daerah itu gagal
melaksanakan proses dekolonisasi.
Eurico mengaku, selalu melakukan komunikasi dengan pihak
Falintil. Diperkirakan selama satu hingga dua tahun mendatang
akan terjadi koalisi antara mantan PPI dengan Falintil untuk
mengusir kelompok oportunis tersebut dari Timtim.
Tanah Timtim telah dijajah Portugis selama 450 tahun dan
kemudian berintegrasi dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia
selama 23 tahun.
Pada 1999 masyarakat setempat melaksanakan jajak pendapat
otonomi luas yang dimenangkan kubu anti-integrasi sehingga
daerah itu akan menjadi negara merdeka.
"Kalaupun kemerdekaan yang sekarang terjadi di Timtim suatu
hasil perjuangan yang benar-benar dimenangkan rakyat Timtim
asli, maka saya akan terima dan saya akan bangun kemerdekaan itu
untuk kepentingan seluruh masyarakat," katanya.
Namun jika kemerdekaan Timtim adalah hasil suatu rekayasa dan
usaha kelompok oportunis keturunan Portugis yang hendak
mengembalikan kekuasaan Barat atas tanah itu, maka dirinya
mengaku akan terus berjuang bagi kebebasan orang Timtim dalam
menentukan masa depan hidupnya. (U. PA02/KPG01/B/200700/10:46
Wita) NNNN
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 21 Jul 2000 jam 07:51:24 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++