----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Curigai Ada Sabotase BBM
Hendardi: Pelakunya Anasir Lama

detikcom - Jakarta,

Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang melanda beberapa daerah selama dua
pekan terakhir dicurigai Hendardi sebagai usaha sabotase politik untuk
menciptakan instabilitas politik. Anasir Orde Baru sebagai kekuatan lama
dituduhnya sebagai pelaku utamanya.

"Saya menangkap kecurigaan seperti itu mengingat situasi politik tampak
makin kencang menjelang sidang umum. Kita harus mewaspadai berbagai manuver
anasir-anasir politik (kekuatan) lama yang tidak menginginkan transisi
demokrasi berjalan mulus," ujar Hendardi kepada detikcom yang menghubunginya
lewat telepon, Selasa (25/7/2000) pukul 17.15 WIB.

Ketua PBHI itu mengingatkan agar berbagai peristiwa politik tidak dipahami
sebagai berdiri sendiri-sendiri, termasuk peledakan bom di Kejagung dan
usaha-usaha DPR yang terus-menerus menggugat hak pernyataan pendapat dan
perubahan-perubahan hukum di MPR untuk memudahkan dilakukannya sidang
istimewa.

"Ini namanya politik pemerasan atau black mail, sehingga kejadian ekonomi
seperti kelangkaan BBM ini patut diselidiki. Karena menyangkut hajat hidup
orang banyak, polisi harus menyelidiki penyebab kelangkaan dengan instansi
terkait, termasuk Departemen Pertambangan dan Energi (Deptamben) dan
kejaksaan," ujarnya.

Meski belum jelas benar penyebab terjadinya kelangkaan BBM di Jawa Timur,
Bali dan menyusul di Jakarta mulai hari ini, Hendardi meminta semua pihak
mewaspadai kemungkinan itu. "Bukan tidak mungkin ada pihak yang memanfaatkan
situasi seperti ini untuk mematangkan situasi (menjelang SU MPR-Red),"
paparnya.

Menyinggung keberadaan kilang minyak Balongan, Cirebon yang sedang
bermasalah itu, Hendardi menyebut bahwa alasan kelangkaan akibat
tersendatnya pasokan dari Balongan itu tidak bisa diterima. "Berapa persen,
sih pasokan dari sana," ujarnya.

Hendardi bahkan mengecam tindakan Kadispenum Polri Senior Superintendent
(Kolonel Polisi) Saleh Saaf yang mengutip pernyataan Direktur PPDN Pertamina
dengan menyebut kelangkaan itu akibat kendala distribusi.

"Kalau polisi memberikan keterangan, kita hanya memegang pernyataan Kapolri.
Pertamina pun perlu menjelaskan kepada publik atas apa yang sesungguhnya
terjadi," ujar Hendardi.

Semua itu, kata Hendardi ujung-ujungnya cuma agar kepentingan kekuatan lama
(Orde Baru) untuk melestarikan kekuasaan ekonomi-politik yang menguntungkan
mereka tidak berubah. "Makanya mereka melakukan manuver karena mereka pula
yang pertama-tama akan terkena akibat adanya desakan hukum pemerintahan
sekarang," paparnya.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 27 Jul 2000 jam 03:43:43 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke