----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Presiden Izinkan Puspom TNI Periksa Sutiyoso dan Syahrwan Hamid

Jum;at, 28 Juli 2000
JAKARTA, Mandiri -

Direktur Penyidikan dan Pembinaan Puspom TNI Mayjen Djasrie Maarif
mengungkapkan, pihaknya sudah meminta izin Presiden Gus Dur untuk memeriksa
dua dalang kasus 27 Juli, masing-masing Syarwan Hamid dan Sutiyoso.

Kepada wartawan di Mabes Polri, Djasri mengatakan, pemeriksaan terhadap
Sutiyoso dan Syarwan Hamid akan dilakukan dalam waktu dekat ini menyusul
izin Presiden untuk memeriksa pejabat dan mantan pejabat negara itu.

Seperti diketahui dua tokoh itu, memegang pernan kunci dalam kasus
pengrusakan kantor DPP PDI Jalan Diponegoro 27 Juli 1996. Sutiyoso saat itu
menjabat sebagai Pangdam Jaya, sementara Syarwan Hamid sebagai Kasospol
ABRI.

Djasrie juga menyebutkan, pihaknya menemukan tersangka baru dari unsur
Polri. Namun dia enggan menyebut namanya. Demikian juga saat diminta
mengungkapkan nama-nama tersangka dari unsur TNI.

"Tersangka dari unsur TNI bisa bertambah dan nanti akan dipanggil tim
koneksitas,"ujarnya.

Sementara sebelumnya dikabarkan, empat tersangka dari unsur TNI yang
disebut-sebut terlibat kasus 'Sabtu Kelabu' itu a.l Kol Haryanto, Asisten
Intel Kodam Jaya, Lekol Budi Permana, Lettu Suharto, Serma Ratiman, Kol
Julius. Tiga nama terakhir juga bertugas di Kodam Jaya.

Ditanya lebih jauh soal kepastian pemeriksaan terhadap Sutiyoso, Djasrie
mengatakan, pemeriksaan akan diselesaikan secepatnya.

Selain Djasrie, datang juga ke Mabes Polri dalam rangka mengkoordinasikan
kasus 27 Juli adalah Ketua YLBHI Hendardi.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 28 Jul 2000 jam 12:13:00 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke