---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Wartawan Protes Ke Kapolda Aceh : Kemarin Gagal, Hari Ini Sepakat Datangi Mapolda Aceh. BANDA ACEH, Radio Nikoya-FM (Selasa, 1 Agustus 2000). Ratusan Wartawan yang tergabung dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh, PWI Reformasi Aceh, PWI Aceh dan Committee Protection for Journalist (CPJ) Aceh yang merencanakan akan melakukan aksi protes ke Kapolda Aceh, Senin (31/07/2000) kemarin gagal dikarenakan belum adanya kesepakatan terhadap isi surat pernyataan tuntutan. Aksi protes itu berkaitan dengan peristiwa tindakan main hakim sendiri aparat Brimob BKO di kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara yang membal-bal wartawan Harian Serambi Indonesia biro Lhokseumawe, Ibrahim Achmad, Sabtu (29/07/2000) lalu saat sedang membuat liputan pemulangan 5 ribu pengungsi di kecamatan Cot Girek, Aceh Utara yang di prakarsai oleh Polres Aceh Utara. Kegagalan rencana aksi protes insan pers cetak dan elektronika di Banda Aceh itu kemarin, selain disebabkan belum adanya kesepakatan dalam susunan rancangan tuntutan bersama dari ke 4 organisasi tersebut, juga karena adanya perkembangan informasi terbaru dari korban, Ibrahim Achmad (anggota PWI Aceh), yang menginginkan kasus itu dapat didukung untuk ditindak lanjuti ke pengadilan agar tak terulang kembali dimasa mendatang. "Keinginan korban itu patut pula dihargai dan didukung oleh rekan- rekan seprofesi lainnya, sebab dari sekian banyak kasus kekerasan yang menimpa para pekerja jurnalis di Aceh sering lenyap begitu saja tanpa adanya proses hukum, sehingga membuat aparat keamanan tampak bertindak arogan kepada jurnalis yang seharusnya menjadi mitra mereka dalam penegakan hukum. Kalaupun peristiwa itu ada kaitannya dengan isi pemberitaan yang dimuat oleh Harian Serambi Indonesia Banda Aceh tersebut, tentu berita itu bukan lagi menjadi tanggung jawab korban sebagai wartawan di lapangan, tetapi telah menjadi tanggung jawab redaksi, karena sudah disiarkan. Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat maupun penguasa di Aceh, jika ada yang tak berkenan dari isi berita yang dimuat atau disiarkan, seharusnya pihak yang merasa dirugikan oleh pers atau media massa, dapat menggunakan hak jawab dan bila perlu tuntut redaksinya ke pengadilan", tutur A. Jauhari, Staff Devisi Informasi dan Komunikasi, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh, kepada Radio Nikoya 106.15 FM, semalam. Selain itu ia juga mengharapkan, "rekan-rekan wartawan dan reporter di Aceh harus tetap bersikap netral atau independen, berimbang dan tidak provokatif dalam membuat liputan, hal itu demi mendorong segera terwujudnya proses perdamaian di Serambi Mekkah. Oleh karenanya jurnalis bukan hanya menggunakan kode etik saja, tetapi yang terpenting adalah mengedepankan etika pers itu", tambahnya. Rencana mendatangi Mapolda Aceh akhirnya diputuskan akan dilakukan pada hari, Selasa (01/08/2000), pukul 09.30 Wib, setelah kemarin berhasil disusun sedikitnya 3 tuntutan para jurnalis di Aceh yang isinya belum boleh dipublikasikan semalam. Sementara itu semua media massa cetak dan elektronika di Banda Aceh hingga kemarin masih memuat berbagai laporan seputar peristiwa kekerasan terhadap wartawan Harian Serambi Indonesia berikut penyataan ma'af Kapolda Aceh, Brigjen Pol Doddy Sumantyawan HS, atas insiden itu dan Kapolda berjanji akan menindak tegas oknum Brimob yang melakukan pemukulan terhadap wartawan lokal di kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, Ibrahim Achmad, Sabtu (29/07/2000) lalu itu. (Tim). News Division RADIO NIKOYA 106.15 FM Banda Aceh Hit Radio Station UNESCO Local Radio Network [EMAIL PROTECTED] www.nikoya-fm.com www.nikoyafm.2000c.net ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 1 Aug 2000 jam 04:44:21 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
