----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 11 Agustus 2000 15:10 UTC

** PRESIDEN WAHID TEGASKAN DIRINYA MASIH BERKUASA

** SEKELOMPOK ANAK MALUKU DIHALANGI BERANGKAT KE BELANDA

** BANK SENTRAL JEPANG NAIKKAN SUKU BUNGA

** PEMIMPIN PEMBERONTAK FIJI RESMI DIDAKWA BERKHIANAT

** TOPIK GEMA WARTA: APAKAH KWIK KIAN GIE FIGUR YANG COCOK UNTUK
JABATAN MENTERI UTAMA

** TOPIK GEMA WARTA: GUS DUR MENGANGKAT SEORANG MENKO, GOLKAR
INGINKAN JABATAN INI

* PRESIDEN WAHID TEGASKAN DIRINYA MASIH BERKUASA

Presiden Abdurrahman Wahid menyatakan dirinya masih memegang kendali
pemerintahan. Posisi presiden menjadi tidak jelas menyusul
pernyataannya Rabu lalu untuk mengalihkan tugas pemerintahan
sehari-hari kepada Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri. Hari ini
Gus Dur menegaskan bahwa Megawati akan mengambil alih sebagian tugas
tapi bukan kekuasannya. Pekan ini di depan Sidang Tahunan MPR, Gus
Dur menyampaikan laporan pertanggungjawabannya yang banyak dikritik.
Di sampinng meminta maaf, Gus Dur juga berjanji untuk mengubah
susunan kabinetnya. Perombakan kabinet akan dilakukan bulan ini juga.

* SEKELOMPOK ANAK MALUKU DIHALANGI BERANGKAT KE BELANDA

Dinas imigrasi Indonesia menghambat sekelompok warga Maluku yang
terdiri dari 13 anak-anak dan tiga orang pengantar, untuk bertolak ke
Belanda. Sebuah yayasan pengungsi di Belanda mengundang anak-anak itu
untuk membantu memulihkan trauma mereka akibat pengalaman buruk
selama berlangsungnya kekerasan di Maluku. Kelompok tersebut
seharusnya tiba di Balanda pagi tadi. Tetapi mereka tidak bisa
meninggalkan Indonesia karena paspor mereka ditahan. Pihak imigrasi
meminta tiga ribu gulden untuk mengembalikan paspor-paspor tersebut.
Kantor yayasan di Jakarta sementara telah memenuhi permintaan
tersebut dan berharap anak-anak itu masih akan mendapat ijin
berangkat.

* BANK SENTRAL JEPANG NAIKKAN SUKU BUNGA

Bank Sentral Jepang untuk pertama kali dalam sepuluh tahun, menaikkan
suku bunga. Dengan demikian, Bank Sentral mengakhiri kebijakan untuk
tidak menaikkan suku bunga bagi pinjaman jangka pendek. Suku bunga
dinaikkan dari nol menjadi seperempat persen. Suku bunga nol itu
telah berlaku selama 18 bulan  terakhir dan dimaksudkan untuk
mendorong investasi. Di samping itu, suku bunga nol juga dimaksudkan
untuk memerangi deflasi atau menurunya harga-harga. Menurut Bank
Sentral, perekonomian Jepang cukup kuat untuk menaikkan suku bunga.
Dengan keputusan tersebut maka Bank Sentral bertolak belakang dengan
pemerintah. Pemerintah berpendapat masih terlalu dini untuk menaikkan
suku bunga.

* PEMIMPIN PEMBERONTAK FIJI RESMI DIDAKWA BERKHIANAT

Pemimpin pemberontak Fiji George Speight dan enam belas pengikutnya
didakwa melakukan pengkhianatan.  Di Fiji, pengkhianatan bisa
dikenakan sanski hukuman mati, tapi hal itu sudah tidak pernah lagi
dilakukan sejak kemerdekaan Fiji dari Inggris pada tahun 1970. Mei
lalu, Speight dan pengikutnya menyerbu gedung parlemen dan menyandera
Perdana Menteri Mahendra Chaudry dan sejumlah anggota pemerintah dan
parlemen selama dua bulan. George Speight  pernah dijanjikan amnesti
tapi pihak kehakiman tidak bersedia memenuhi janji itu karena para
pemberontak tidak menyerahkan semua senjata.

* KOREA UTARA BERAMBISI BUKA DAERAH EKONOMI BEBAS

Korea Utara berencana membuka daerah industri dengan zona ekonomi
bebas di dekat wilayah demiliterisasi dengan Korea Selatan. Demikian
lapor raksasa industri Korea Selatan Hyundai yang pekan lalu mengikat
perjanjian dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Il. Menurut Hyundai
dalam waktu delapan tahun, sebanyak 220 ribu warga Korea Utara akan
dipekerjakan di daerah industri raksasa itu. Di samping itu Hyundai
juga berencana mengorganisasikan bis-bis wisata ke Korea Utara
tepatnya ke Kaesong, bekas ibukota kerajaan Koryo. Para pengamat
mempertanyakan rencana ambisius  Hyundai yang sedang terlibat hutang
berat. Zona ekonomi khusus ini merupakan tiruan zona serupa di Cina
yaitu Shenzen yang memiliki kebebasan ekonomi luas. Presiden Kim Jong
Il berupaya keras mendobrak isolasi internasional terhadap negaranya.
Juni lalu Kim secara rahasia mengunjungi Cina. Di sanalah Kim
dilaporkan menerima informasi mengeni perombakan ekonomi Cina.

* TIDAK ADA GANTI RUGI BAGI WARGA ABORIGIN AUSTRALIA

Pemerintah Australia tidak usah memberi ganti rugi kepada dua orang
aborigin yang diambil dari keluarganya sewaktu masih bayi dan
dibesarkan sebagai orang kulit putih. Demikian putusan pengadilan di
negara bagian Northern Territory. Kedua orang itu termasuk dalam apa
yang disebut 'generasi yang hilang' yaitu anak-anak ras campuran yang
dipisahkan dari ibu aborigin mereka dan dibesarkan di panti-panti
asuhan. Menurut hakim, tidak cukup banyak bukti bahwa pemisahan itu
terjadi tanpa persetujuan keluarga. Peluang cukup besar bahwa kasus
ini akan naik banding. Di Australia terdapat sekitar 30 ribu orang
yang masuk dalam kategori generasi yang hilang itu. 700 dari mereka
menuntut ganti rugi dari negara.

* POTONGAN LOGAM DIDUGA PENYEBAB KECELAKAAN CONCORDE

Kecelakaan pesawat terbang Concorde bulan lalu di Paris, kemungkinan
besar disebabkan oleh sepotong logam yang terserak di landasan.
Demikian lapor para penyelidik Perancis. Menurut tim penyelidik,
potongan logam itulah yang menyebabkan ban meledak dan melalui reaksi
berantai menyebabkan tangki bahan bakar bocor. Kebakaran hebat yang
terjadi sesudahnya menyebabkan pesawat tersebut jatuh. Masih belum
jelas bagaimana potongan logam sepanjang 40 centimeter itu bisa
berada di landasan. Sebanyak 109 penumpang Concorde dan empat orang
di darat tewas akibat musibah tersebut.

* ETA NYATAKAN DIRI BERTANGGUNG JAWAB ATAS SEJUMLAH SERANGAN

Gerakan Separatis Baskia ETA menyatakan bertanggung jawab atas 12
serangan baru-baru ini. Dalam sebuah pernyataan di koran Baskia, ETA
menyatakan bahwa serangan-serangan itu dilakukan antara awal Mei
sampai akhir Juli. Tanggal 29 Juli lalu, seorang mantan gubernur di
Baskia ditembak mati. ETA menyatakan tidak bertanggung jawab atas
sejumlah serangan baru-baru ini yang menyebabkan enam korban jiwa. Di
kalangan politik, semakin banyak suara yang menghendaki dibentuknya
front bersama untuk menghadapi aksi teroris ETA. Para pengusaha
Baskia juga telah meminta pemerintah untuk membentuk front dalam
melawan kekerasan.

* APAKAH KWIK KIAN GIE FIGUR YANG COCOK UNTUK JABATAN MENTERI UTAMA

Setelah mengundurkan diri, Kwik Kian Gie menyatakan kesediaannya
menjadi menteri utama. Keinginan itu disampaikannya sesaat setelah
bertemu Wapres Megawati dan Presiden Abdurrahman Wahid semalam di
Hotel Hilton. Menurut Kwik, Gus Dur sangat menerima baik alasan
pengunduran dirinya. Kalau jabatan menteri utama itu ada, apakah Kwik
Kian Gie figur yang cocok untuk jabatan. Kami menghubungi anggota DPR
dari PDI-P, Didi Supriyanto dan menanyakan seberapa besar kapasitas
Kwik Kien Gie untuk posisi itu.

Didi Supriyanto [DS]: Ya, tentunya sebagai kader dari PDI-P apabila
Pak Kwik itu ditempatkan di dalam kabinet yang akan datang, pasti
sudah barang tentu kita dukung.Cuma masalahnya kalau Pak Kwik itu
akhirnya dipersiapakan sebagai menteri utama mungkin konsep ini yang
tidak kita setujui. Saya khususnya berpendapat bahwa  konsep menteri
utama ini, ini sama saja mereduksi tugas atau kewenangan wakil
presiden. Toh ada wakil presiden, ngggak perlu ada menteri pertama.
Jadi tugas sehari-hari itu sesuai dengan apa yang sudah disampaikan
oleh presiden akan diberikan  kepada wakil presiden. Itu sudah betul,
tinggal membentuk kabinetnya saja ke depan. Jadi nggak perlu ada
menteri utama. Tetapi kalau Pak Kwik digunakan sebagai menteri utama,
kalau konsep itu tetap jalan, ini kan akan sangat sulit posisi Pak
Kwik dan juga posisi Ibu Mega sebagai wakil presiden.

Radio Nederland [NL]: Salah satu latar belakang pemikirannya karena
Pak Kwik dan Ibu Mega itu sudah saling mengenal sampai pada konsep
pemikiran mereka, dan menteri utama ini kan sebagai pembantu wakil
presiden. Apakah anda melihat ini suatu kerangka yang sangat bagus?

DS: Saya kurang setuju dengan ide menteri utama itu. Kalau mau
dibagikan tugas itu, langsung saja pada wakil presiden. Kemudian
wakil presiden mempertanggungjawabkan kepada presiden. Sedangkan
menteri-menteri itu di bawah koordinasi wakil presiden sebagai
pelaksana harian nantinya.

RN: Tetapi anda tidak keberatan kalau misalnya Kwik Kian Gie diplih
kembali oleh Megawati atau Gus Dur untuk duduk kembali dalam kabinet?

DS: Sangat tidak keberatan dan sangat saya dukung karena memang Pak
Kwik itu seorang kader kita yang punya profesionalisme dan moral
hazard yang tinggi. Jadi sayang kalau macam Pak Kwik itu tidak
digunakan di dalam klabinet mendatang. Saya sangat mendukung Pak Kwik
untuk duduk di kabinet kembali.

RN: Dengan pengunduran diri Kwik kemarin, anda lihat ini ada aspek
politik yang kuat?

DS: Kalau saya bicara dengan Pak Kwik, tadi malam saya panjang lebar
juga mendengarkan apa-apa yang disampaikan Pak Kwik. Tidak ada
tersirat bahwa selain memberikan kewenangan penuh kepada presiden dan
juga rencana presiden untuk merestrukturisasi dan mereshuffle kabinet
sehingga  Pak Kwik ambil ancang-ancang  mundur lebih dulu.

RN: Kembali kepada ide menteri utama, ini Pak Kwik sudah menyatakan
kesediaan. Bagaimana tanggapan anda?

DS: Saya pribadi tidak setuju dengan adanya konsep menteri utama.
Jadi kalaupun Pak Kwik digunakan lagi dalam kabinet, tidak perlu
menteri utama karena posisinya akan sangat sulit dengan posisi bu
Mega sebagai wakili presiden.

Demikian Didi Supriyanto, anggota DPR dari PDIP. Sementara itu, Ade
Komaruddin dari Partai Golkar mengatakan, Kwiek Kian Gie yang
mempunyai komitmen bagi pemerintahan bersih, sebaiknya menduduki
posisi sebagai pengawas, dan tidak perlu dalam kabinet.

Ade Komaruddin [AK]: Saya tidak mau berkomentar terlalu jauh soal itu
oleh karena terlalu prematur kita membahas hal-hal yang menyangkut
soal posisi. Kita belum mendapatkan  kesimpulan dari evaluasi
terhadap kinerja presiden yang di sampaikan melalui progress report
beberapa hari yang lalu dan sekarang sedang dalam persiapan
pembahasan oleh Komisi C yang membidangi penilaian terhadap
lembaga-lembaga tinggi negara. Jadi terlalu dini kita untuk membahas
hal-hal seperti itu.

RN: Kalau misalnya jabatan itu tetap ada, anda melihat Kwik Kian Gie
figur yang tepat untuk itu?

AK: Sebaiknya menurut saya, dia pada posisi karena dia terlalu
idealis dan sangat memikirkan mengenai bagaimana pemerintahan ini
agar clean (bersih, red). Sebaiknya dia pada  posisi di  BPK atau
sebuah portofolio yang membidangi mengenai pengawasan pembangunan.
Saya pikir itu. Jadi apa yang disampaikan barusan oleh Bapak mengenai
menteri utama, menurut saya adalah salah kaprah. Dan itu sebaiknya
diserahkan peranan atau posisi itu langsung pada wakil presiden
sesuai dengan yang disampaikan oleh presiden kemarin bahwa tugas
sehari-harinya akan dijalankan oleh wakil presiden.

RN: Pengunduran diri Kwik Kian Gie. Anda melihat ini suatu pukulan
besar  buat Gus Dur?

AK: Saya kira itu tidak merupakan pukulan besar karena memang sudah
diketahui di mata politik bahwa dia tidak mendapat kepercayaan dari
presiden. Karena itu  saya pikir tidak merupakan sesuatu yang luar
biasa di mata Gus Dur. Dan sudah kita ketahui bahwa beliau ini sudah
sejak lama ingin mengundurkan diri cuma partainya tidak menginginkan,
begitu kan.

RN: Kalau menteri utama itu diberikan kepada Kwik Kian Gie, ini kan
selalu berurusan dengan Megawati Soekarnoputri, dan keduanya sudah
saling mengenal dan itu pasti sangat efektif. Tanggapan anda?

AK: Ya saya pikir itu sebagai anggota kabinet lainnya tapi tidak pada
posisi menko utama. Jadi kita harus ada perubahan besar-besaran dalam
hal itu. Yang penting adalah bahwa tim ekonomi harus dipegang oleh
orang-orang profesional. Itu jauh lebih bagus, orang-orang yang
birokrat profesional maupun orang yang mengerti secara dalam mengenai
hal itu dan telah lama mengecap pengalaman birokrasi di bidang
ekonomi. Nah saya pikir para pengamat jangan terlalu banyak masuk ke
area itu. Oleh karena menurut saya mereka tidak mengenal betul
bagaimana situasi birokrasi di Indonesia. Saya lebih merekomendasikan
agar portofolio-portofolio di bidang ekonomi lebih baik diisi oleh
orang-orang yang memang secara pengalaman adalah birokrat-birokrat
profesional, teknokrat-teknokrat yang mengerti betul alur birokrasi
tapi juga mengerti betul soal konsep pembangunan ekonomi.

Demikian Ade Komarrudin dari Partai Golkar.

* GUS DUR MENGANGKAT SEORANG MENKO, GOLKAR INGINKAN JABATAN INI

Presiden Abdurrahman Wahid menyatakan akan mengangkat seorang Menteri
Koordinator untuk membantu Wakil Presiden Megawati Soekarnoputri
menjalankan tugas pemerintahan sehari-hari. Ketika membuka Rakornas
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama  di Jakarta, Jumat, Gus Dur
menyatakan, pengangkatan seorang Menko itu sengaja tidak
diberitahukan di Rapat Paripurna MPR, karena ia ingin orang
mengetahuinya sebagai sebuah fakta saja. Presiden mengatakan,
sidang-sidang kabinet mendatang akan dipimpin oleh Wapres Megawati
Soekarnoputri. Lebih lanjut koresponden Syahrir mengirim laporan
berikut dari Jakarta:

Ketika menyinggung pembagian tugas pemerintahan dari Presiden kepada
Wapres, Gus Dur meluruskan pemberitaan bahwa yang dibagi itu adalah
tugas-tugas pemerintahan bukan wewenang, dan hal itu sudah disetujui
oleh Megawati dan pimpinan MPR. Pada bagian lain Presiden menyatakan
bahwa ia tidak akan menerima Ketetapan MPR dalam pembagian tugas
pemerintahan tersebut karena dinilai bertentangan dengan konstitusi.
Menurut Presiden, pembagian tugas-tugas pemerintahan sehari-hari
tersebut adalah urusan intern eksekutif.

Saat ini, demikian Presiden, semua fraksi MPR sudah menyatakan tidak
akan membuat Tap tentang pembagian tugas pemerintahan tersebut. Ada
yang mengatakan, langkah Gus Dur itu adalah dalam rangka memperkuat
kembali posisinya setelah ia dalam posisi terjepit terpaksa
menyerahkan urusan dalam negeri kepada Megawati. Menurut pemimpin
kelompok Petisi 50 Ali Sadikin ulah anggota-angota MPR selama ini
semata-mata untuk melakukan pemerasan politik terhadap kekuasaan Gus
Dur. Misalnya saja, usulan pemisahan wewenang kepemerintahan
Presiden. Pemisahan itu merupakan upaya memeras hak politik Gus Dur
hingga titik paling minimal, demi sebuah politik dagang sapi.

Ali Sadikin dalam suatu siaran pers kemarin mengingatkan kekuatan
unsur-unsur Orde Baru, khususnya Golkar yang masih dominan. Ia juga
menilai, proses politik di parlemen telah digunakan unsur kekuatan
lama  membersihkan diri  dan menyembunyikan diri dibalik jubah
reformis. Ia juga berpendapat, beberapa fraksi di MPR dengan sengaja
berusaha menggiring pendapat publik bahwa ketidakefektifan
pemerintahan saat ini merupakan kesalahan Gus Dur semata.

Padahal, menumpukan kesalahan hanya kepada Presiden tidaklah adil.
Apalagi, kenyataannya, Gus Dur memimpin sebuah kabinet yang juga
mengakomodasi keinginan partai-partai lain. Ini, katanya juga harus
dilihat sebagai sumber persoalan ketidakefektifan Kabinet Persatuan
Nasional. Meski demikian, Ali Sadikin menilai pemerintahan Gus Dur
memang lamban dalam menyelesaikan masalah-masalah krusial, seperti
pemulihan ekonomi, konflik Maluku dan penegakan hukum. Sedangkan
mengenai masalah perombakan kabinet, menurutnya, itu merupakan hak
Presiden yang dilindungi UU. MPR, menurut dia juga tidak berhak ikut
campur. Sudah waktunya para anggota MPR bercermin dan mengevaluasi
diri untuk tidak terlalu jauh ikut campur pada kekuasaan pemerintah
yang bukan wilayahnya. Demikian mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Kalangan politik lain mengatakan, untuk sementara Gus Dur bisa lolos
dari ranjau-ranjau politik di MPR. Tetapi keterangannya bahwa ia akan
mengangkat seorang Menko di bawah Megawati sebenarnya merupakan
usahanya untuk keluar dari kepungan Mega. Maka Golkar yang merasa
terlempar keluar dari pertarungan berusaha untuk masuk kembali dengan
mengusulkan dua orang Menko. Hal ini diusulkan oleh Akbar Tandjung,
Ketua Umum Golkar. Jelas Golkar ingin menempatkan orangnya sebagai
salah seorang Menko. Sedangkan Gus Dur dapat diperkirakan akan
mengangkat seorang militer. Bukankah militer telah membuat aliansi
dengan Megawati sehingga PDI Perjuangan memasukan kepentingan
TNI/POLRI dalam amandemen UUD 45. PDI P yang sudah merasa berada di
atas angin, tentu akan memprotes usulan Gus Dur maupun Akbar Tandjung
itu.

Konstelasi politik pekan ini nampaknya merugikan Golkar. Padahal
Golkar justru yang semula memulai serangan terhadap Gus Dur.
Sebagaimana dikatakan seorang anggota DPP Golkar: "kami diperdaya
oleh Taufik Kiemas". Tetapi Akbar Tanjung mengatakan Golkar siap
membantu Gus Dur menyusun kabinet, jika diperlukan. Hal ini
semata-mata dilakukan Golkar demi kesuksesan dan perbaikan bangsa
Indonesia.

Dua hari yang lalu,  Gus Dur sudah mengatakan 60% anggota kabinet
mendatang akan berasal dari kalangan professional. Sedangkan sisanya
akan merupakan hasil koalisi antar partai. Ketua MPR RI, Amin Rais
telah mendukung rencana Gus Dur tersebut. Tetapi ia berharap, mereka
harus lebih professional dan berdedikasi. Kalau menteri yang diambil
karena alasan teman atau kroni tentu Rakyat akan marah. Tetapi Gus
Dur tentu akan merasa lebih tenang dengan teman, kroni, keluarga dan
calon yang direkomendir oleh pengusaha tertentu. Tetapi bukankah
Megawati  dalam menyusun kabinetnya juga akan melakukan hal yang
sama.

---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 11 Aug 2000 jam 17:15:30 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke