---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- KEBERADAAN TNI/POLRI DI MPR HINGGA 2009 DITOLAK MASYARAKAT JAKARTA, (SiaR, 15/8/2000). Berbagai kalangan di masyarakat (antara lain mahasiswa dan LSM) menolak keberadaan TNI/Polri di MPR yang akan ditetapkan sampai tahun 2009. Jika MPR tetap memutuskan, berarti telah melakukan pengkhianatan terhadap reformasi yang digulirkan oleh para mahasiswa dua tahun silam. Bahkan selain kelompok-kelompok masyarakat dan LSM, hampir separo dari pengurus Partai Amanat Nasional (PAN) juga telah menyatakan penolakan terhadap rencana amandemen UUD 45 tentang kedudukan TNI/Polri di MPR itu dan menyesalkan tindakan fraksi partainya yang menyetujui amandemen tersebut. Para pengurus teras PAN yang menolak itu antara lain, Abdillah Thoha, Faisal Basri, dan juga Bara Hasibuan. Perlu diketahui, Minggu lalu (13/8) semua fraksi yang tergabung dalam Tim Perumus Subkomisi B1 menyepakati agar keberadaan TNI/Polri di MPR tetap dipertahankan hingga tahun 2009. Kesepakatan itu didasari pemikiran bahwa TNI/Polri tidak menggunakan hak pilih dan hak dipilih dalam pemilihan umum, sehingga aspirasi TNI dan Polri untuk ikut menentukan arah kebijakan nasional disalurkan melalui MPR. Anggota Tim Perumus Subkomisi B1 yang menyampaikan perihal itu adalah, Tumbu Saraswati, Dwi Ria Latifa, Aisyah Aminy, dan Ketua Komisi B Rambe Kamarulzaman. Rapat Tim Perumus Subkomisi B1 berlangsung pukul 14.00 hingga pukul 22.30. Keputusan untuk mempertahakan TNI/Polri di MPR sudah disepakati dalam forum lobi, Sabtu malam lalu (12/8). Sejak gema reformasi bergulir, para demonstran selain menuntut Soeharto diadili juga terus menerus menyerukan dihentikannya peran sosial politik tentara. Namun setelah selesai Pemilu 1999 dan terbentuknya DPR/MPR baru, suara para demonstran tentang TNI itu tak lagi terdengar. Bahkan Amien Rais yang dulu paling keras menentang TNI, kini tak lagi mau menyentuh masalah tersebut. *** - ---------------------- SiaR WEBSITE: http://www.minihub.org/siarlist/maillist.html --------------------------------------------------------------------- To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED] For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 16 Aug 2000 jam 03:17:41 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
