----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 16 Agustus 2000 20:30 UTC

** RIBUAN DEMONSTRAN DI ACEH TUNTUT REFERENDUM

** PERTEMPURAN ANTARA TENTARA FILIPINA DAN PEMBANGKANG MUSLIM
TEWASKAN 1200 ORANG TAHUN INI

** TOPIK GEMA WARTA: DILEMA KABINET BARU:

** TOPIK GEMA WARTA: TIGA TIM PENYUSUN KABINET BERTUGAS, DAN PRESIDEN
BICARA TENTANG REKONSILIASI NASIONAL

* RIBUAN DEMONSTRAN DI ACEH TUNTUT REFERENDUM

Ribuan orang di Daerah Istimewa Aceh menggelar aksi demonstrasi
menuntut referendum mengenai kemerdekaan. Para demonstran berkumpul
di kampus universitas di ibukota Banda Aceh dengan membawa
spanduk-spanduk dan bendera PBB, yang diminta mengkoordinasi
referendum. Polisi di Aceh memperingatkan hanya akan mentolerir
bendera merah putih pada perayaan 17 Agustus besok. Polisi sementara
ini telah menurunkan bendera-bendera PBB yang dikibarkan di Banda
Aceh. Presiden Abdurrahman Wahid tidak mendukung kemerdekaan Aceh.
Tetapi Gus Dur berjanji Aceh akan mendapat otonomi terbatas tahun ini
juga. Pekan lalu pemerintah Indonesia dan Gerakan Atjeh Merdeka GAM
mengumumkan akan memperpanjang jeda kemanusiaan.

* PERTEMPURAN ANTARA TENTARA FILIPINA DAN PEMBANGKANG MUSLIM TEWASKAN
1200 ORANG TAHUN INI

Pertempuran antara tentara dan pembangkang muslim di Filipina
menewaskan lebih dari 1200 orang tahun ini saja. 400an warga sipil
terbunuh dan hampir 450.000 orang melarikan diri. Diperkirakan
kerusakan materiil bernilai sekitar dua juta dolar. Pertempuran
antara tentara Filipina dan Fron Pembebasan Islam Moro, MILF, serta
gerakan muslim Abu Sayyaf meningkat Maret lalu menyusul gagalnya
perundingan antara pemerintah dan pembangkang. MILF kemudian
menyerukan perang jihad.

* UPAYA PENYELAMATAN AWAK KAPAL SELAM KURSK KEMBALI GAGAL

Upaya penyelamatan baru 116 awak kapal selam Rusia Kursk kembali
gagal. Setelah dua aksi penyelamatan sebelumnya gagal, sebuah kapsul
penyelamat diturunkan ke lokasi kapal selam hari ini. Kapal selam
Rusia Kursk tenggelam di dasar Laut Barentsz pada kedalaman 100
meter. Setelah kapsul berhasil diturunkan di atas jendela kapal
selam, ternyata kapsul itu terpaksa ditarik kembali karena kehabisan
aki. Cuaca buruk juga mempersulit tugas regu penyelamat. Presiden
Rusia Vladimir Putin mengakui ke 116 awak kapal memang dalam keadaan
kritis tetapi Rusia tetap tidak membutuhkan bantuan internasional.

* ISRAEL DAN PALESTINA LANJUTKAN PERUNDINGAN PERDAMAIAN HARI INI

Perundingan perdamaian antara Israel dan Palestina dilanjutkan hari
ini. Hal ini diumumkan oleh Menteri interim Luar Negeri Israel,
Shlomo Ben-Ami. Ia tidak menyebut lokasi maupun peserta perundingan.
Menyusul gagalnya KTT Timur Tengah di Camp David, Amerika, akhir Juli
lalu, Israel dan Palestina hanya berhubungan secara informal. Kedua
belah pihak bermaksud mencapai perjanjian sebelum 13 September
mendatang. Israel dan Palestina sebelumnya sepakat perjanjian
mengenai masalah-masalah peka seperti status Yerusalem dan kembalinya
para pengungsi Palestina, harus dicapai sebelum 13 September.

* TENTARA ISRAEL TEMBAK MATI PRIA PALESTINA

Tentara Israel menembak mati seorang pria Palestina di Tepi Barat
Sungai Yordan. Insiden ini terjadi di desa Surda, di mana tentara
Israel - yang menyamar sebagai orang Palestina - mencari
anggota-anggota kelompok militan. Menurut para saksi mata pria yang
berusia 73 tahun ini menganggap tentara itu maling dan menembakinya.
Pria itu luka-luka berat ketika tentara Israel melepaskan tembakan.
Pria itu meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

* KORUPSI DI BOSNIA HAMBAT REFORMASI

Sekitar 500 juta dolar dana pemerintah Bosnia hilang setiap tahunnya
akibat korupsi, penyelundupan dan kriminalitas yang juga melibatkan
pejabat-pejabat pemerintah. Hal ini dikemukakan Duta Besar Belanda di
PBB Peter van Walsum, yang mengangkat masalah korupsi di Bosnia di
DK-PBB. Menurut van Walsum anggaran federasi muslim Kroasia di Bosnia
dan republik Serbia Bosnia memiliki kekurangan tetap sebanyak 30%
sebagai akibat langsung penggelapan. Amerika Serikat sebelumnya
menyatakan bahwa korupsi di Bosnia menghambat reformasi negeri itu
dalam bidang ekonomi, politik dan hukum. Sejak 1996 Sarayewo menerima
dana bantuan asing senilai hampir lima milyar dolar. Sementara ini
Menteri Kerjasama Pembangunan Belanda Evelien Herfkens menjauhkan
diri dari ucapan-ucapan van Walsum. Menurut Herfkens masalah yang
dihadapi Bosnia adalah masalah pemerintahan sebuah negara berkembang
yang dibagi dalam tiga bagian etnik.

* KAUM GIPSY MASIH TETAP DIDISKRIMINASI

Hak-hak asasi kaum gipsy di Eropa masih tetap dilanggar. Menurut
laporan PBB keadaan mereka itu tidak mengalami banyak perubahan pada
abad-abad belakangan. Kaum gipsy -terutama kelompok Roma -
didiskriminasi di hampir setiap bidang. Kebanyakan dari mereka hidup
dalam ketakutan. Angka kemiskinan di antara delapan sampai sepuluh
juta gipsy di Eropa cukup tinggi. Dokumen PBB ini akan dibicarakan
pada sidang PBB tentang keadaan kaum gipsy yang digelar di Jenewa,
Swiss, sampai hari ini.

* MASALAH BAN PENYEBAB UTAMA KECELAKAAN CONCORDE

Penyebab utama kecelakaan Concorde Air France dekat Paris adalah
masalah ban pesawat supersonik itu. Hal ini diumumkan oleh otoritas
penerbangan sipil Inggris, CAA, yang dengan segera mengeluarkan
larangan terbang terhadap pesawat Concorde British Airways. Menurut
CAA problim ini adalah masalah struktural yang menuntut diambilnya
berbagai tindak keamanan sehubungan dengan  ban dan konstruksi ban
pesawat. Menjelang keputusan CAA itu, maskapai penerbangan Inggris
British Airways Selasa kemarin menangguhkan semua penerbangan
Concorde. Maskapai penerbangan Prancis Air France melarang
penerbangan ke-lima pesawat Concorde menyusul kecelakaan akhir bulan
lalu yang menewaskan 113 orang.

* HARUS BERASAL DARI ORANG PARTAI ATAU TEKNOKRAT?

DILEMA KABINET BARU:
HARUS BERASAL DARI ORANG PARTAI ATAU TEKNOKRAT?

Presiden Abdurrahman Wahid dalam pidato kenegaraan menjelang HUT
kemerdekaan RI ke-55, menyiratkan keinginannya untuk merampingkan
kabinet agar lebih efektif.
Masalahnya, apakah kabinet baru mendatang harus dari orang partai
atau teknokrat dan akademisi yang memang ahli dalam bidangnya?
Tentang dilema ini, berikut pengamat politik LIPI Dewi Fortuna Anwar
kepada Radio Nederland.

Dewi Fortuna Anwar [DFA]: Ya memang perampingan kabinet ini kan
merupakan agenda yang sudah cukup lama dituntut ya. Karena dianggap
bahwa kabinet yang dibentuk, baik itu di bawah Pak Harto maupun di
bawah Pak Habibie, dulu itu terlalu gemuk. Kemudian kabinet yang
cukup gemuk ini malahan ditambah gemuk lagi oleh Gus Dur, yang waktu
itu lebih mementingkan pembagian kekuasaan di antara partai daripada
efisiensi pemerintahan. Untuk ke depannya memang kita memerlukan
suatu restrukturisasi yang lebih menyeluruh gitu terhadap kabinet
ini. Agar koordinasi lebih mudah dan juga kinerja kabinet ini lebih
efektif.

Radio Nederland [RN]: Kemudian juga ada pikiran sebaiknya
menteri-menteri yang duduk di sana sebaiknya bukan dari partai tetapi
orang-orang yang memang punya keahlian atau kejuruan dalam bidang
tersebut. Tanggapan anda?

DFA: Sebenarnya ini menjadi polemik karena orang partai tentu
tersinggung kalau dikatakan bahwa yang profesional itu pasti bukan
dari partai dan apabila dari partai mereka itu tidak profesional.
Sebenarnya kita tidak terlalu permasalahkan asal menteri itu, yang
penting adalah dia menunjukkan paling kurang tiga syarat. Yaitu
pertama memiliki kompetensi atau kapasitas, yang kedua memiliki
integritas, kejujuran dan juga komitmen dan yang ketiga mampu bekerja
sama, begitu. Jadi dari daerah manapun asalnya sebenarnya tidak ada
masalah. Orang sekarang ini cenderung agak kritis terhadap
menteri-menteri dari partai, karena pengalaman dari kabinet yang baru
lalu ternyata ada dualisme loyalitas. Dari menteri-menteri yang
datang dari partai, yaitu di satu pihak dia harus tunduk kepada
pemerintah, kepada Presiden, namun di lain pihak karena dia di situ
digaranti oleh ketua-ketua partai, maka dia juga memiliki loyalitas
kepada ketua partai dan juga barangkali memikirkan kepentingan
memobilisasi dana dan dukungan bagi partainya dan ini menimbulkan
satu konflik tersendiri. Jadi sebenarnya kita tidak perlu alergi
kepada orang dari partai, kalau seandainya setelah mereka masuk dalam
kabinet itu mereka bisa meninggalkanlah loyalitas yang ganda
tersebut. Siapapun yang ditunjuk menjadi menteri di kabinet, kabinet
itu harus bisa diterima oleh DPR. Ini juga penting.

RN: Mbak Dewi menyebut suatu unsur baru bahwa seorang kabinet itu
harus mendapat persetujuan dari DPR. Bagaimana tanggapan di kalangan
DPR sementara?

DFA: Kalangan DPR tetap berpendapat tampaknya, di satu pihak mereka
memberikan keleluasaan yang lebih kepada Presiden untuk membentuk
kabinetnya. Yaitu kabinet yang betul-betul tunduk kepada Presiden,
namun di lain pihak mereka juga mengingatkan Gus Dur bahwa beliau itu
adalah Presiden yang minoritas, yang menduduki kursi kepresidenan
karena dukungan dari koalisi partai-partai. Dan orang-orang partai
ini rasanya kurang rela apabila jabatan-jabatan empuk kabinet itu
justru didapatkan oleh kalangan teknokrat atau akademisi atau
kalangan-kalangan yang mereka anggap tidak terlalu berjuang bersusah
payah, bertarung begitu dalam medan politik. Koq enaknya saja mereka
dapat. Jadi ini misalnya yang diutarakan oleh Kwik Kian Gie bahwa
kalangan yang cukup profesional ini hanya ingin dapat enaknya saja,
tetapi tidak mau mengambil resiko politik. Nah ini juga perlu kita
pertimbangkan. Menurut saya siapapun yang ditunjuk oleh Presiden
asalkan mereka mampu bekerjasama secara kompak dan memang mempunyai
kapabilitas, saya percaya akan akhirnya mendapat dukungan.

RN: Mengenai kapabilitas Gus Dur secara politis dia mendapat dukungan
, tetapi kalau dengan cara menejemen seperti sekarang, siapapun
menteri yang duduk di sana tentu hasilnya akan seperti sekarang ini
juga.

DFA: Saya kira hasil dari Sidang Umum Tahunan ini kan menunjukkan
memang ada satu hasil kompromi ya. Di satu pihak ada ketidakpercayaan
terhadap Gus Dur yang cukup besar, sehingga ada yang malahan sangat
ekstrim ingin mengganti dia sama sekali, walaupun tidak sampai
setelanjang itu ungkapannya. Tetapi banyak pihak yang meragukan
kemampuan Gus Dur untuk menjalankan pemerintahan. Namun di lain pihak
ada juga kekhawatiran jangan kita terlalu bermain-main dengan
konstitusi dan jangan terlalu banyak ujicoba dan ganti-ganti
presiden. Nah, dengan adanya kompromi di mana Presiden sebagai kepala
negara kepala pemerintahan dipertahankan, namun menejemen sehari-hari
diserahkan kepada Wakil Presiden, itu diharapkan bahwa
kekurangan-kekurangan Gus Dur selama ini bisa diminimalkan dan
kekuatan yang beliau miliki yaitu sebagai seorang solidarity maker
yang mampu mempersatukan berbagai kalangan tetap bisa kita
pertahankan. Nah, kalau Gus Dur konsisten dengan komitmen membagi
tugas dengan Ibu Megawati ini dan tidak mengganggu tugas Wakil
Presiden dalam mengkoordinasikan kabinet ini terlalu jauh dan tidak
melakukan intervensi-intervensi terlalu jauh begitu terhadap fungsi
kabinet sehari-hari, ini mungkin bisa jalan. Jadi sebenarnya ini
sangat tergantung kepada komitmen dan kemampuan Gus Dur untuk menahan
diri.

RN: Konsistensi dia dalam sikap ya, karena selama ini kan
kadang-kadang dia omong begini, besok lain lagi gitu.

DFA: Nah kalau seandainya Gus Dur itu masih bertanggungjawab
sepenuhnya terhadap kabinet, apapun yang diomongkan itu akan mendapat
reaksi langsung dari masyarakat terutama dari pasar. Tetapi apabila
kabinetnya ini sudah lebih otonom dari Presiden yaitu lebih
tergantung kepada pengelolaan Wakil Presiden dan di bawah koordinasi
dua menteri yang mudah-mudahan cukup kredibel dan didukung oleh
sebuah tim yang cukup mampu begitu, mudah-mudahan apapun yang
diomongkan Presiden tidak terlalu menimbulkan gunjang-ganjing lagi.
Bukan berarti kita tidak perlu mempedulikan apa yang diomongkan
Presiden, tetapi mudah-mudahan dampak negatif dari ungkapan-ungkapan
Presiden yang mungkin kurang dipikirkan, pernyataan-pernyataan yang
kontroversial mudah-mudahan tidak terlalu mengganggu lagi begitu.
Karena toh apapun yang dia omongkan, kabinet bisa jalan begitu.

Demikian pengamat politik dari LIPI Dewi Fortuna Anwar.

* TIGA TIM PENYUSUN BERTUGAS, DAN PRESIDEN BICARA TENTANG
REKONSILIASI NASIONAL

Dalam pidatonya di TVRI kemarin malam, dalam rangka menyambut
peringatan hari ulang tahun Proklamasi Kemerdekaan ke 55, Presiden KH
Abdurrahman Wahid menekankan pentingnya Rekonsiliasi Nasional:
".....Karena itulah kita perlukan rekonsiliasi nasional agar supaya
kita tidak saling berbunuhan seperti  terjadi di beberapa daerah
sekarang. Agar tidak terjadi kesalahpahaman yang mendasar yang
seperti kita alami pada saat ini. Dan terutama demi untuk mencegah
jangan sampai terjadinya penceraiberaian kita sebagai bangsa. Karena
itu rekonsiliasi nasional merupakan sesuatu yang sangat diperlukan
pada saat ini. Kita tidak usah mengorbankan kedaulatan hukum, tidak
usah mengorbankan keterbukaan pendapat dan tidak usah mengorbankan
perlakuan yang sama bagi setiap warga negara di muka Undang-Undang".
Koresponden Syahrir mengirim laporan berikut dari Jakarta:

Pada pagi harinya, dalam pidato kenegaraannya, Presiden tidak
mengemukakan hal baru. Pidato Presiden Abdurrahman Wahid di depan
sidang DPR RI, Rabu kemarin dibacakan oleh Wakil Presiden Megawati.
Ini sekaligus menandai pembukaan masa persidangan pertama DPR.
Penjelasan Gus Dur bahwa kerusuhan-kerusuhan di daerah merupakan
produk tangan kotor jelas bukanlah hal baru. Hal itu sudah seringkali
dikemukakannya dalam pelbagai kesempatan lain. Tetapi Gus Dur dalam
pengantarnya menjelaskan pidato itu disusun sendiri oleh Megawati.
"Saya beri kesempatan untuk membuatnya, tapi pertanggungjawaban tetap
berada di tangan presiden" ujar Presiden yang langsung disambut tepuk
tangan para anggota DPR.

Sementara itu kemarin anggota Fraksi PDIP, Aberson Sihaloho kemarin,
setelah mendengar pidato Presiden, lagi-lagi berbicara mengenai
pemilihan presiden secara langsung. Bagi dia pemilihan presiden
secara langsung merupakan bentuk kedaulatan rakyat. Aberson berbicara
demikian nampaknya karena kecewa Megawati dan partainya tidak berani
melaksanakan pemilihan presiden secara langsung. Katanya, "Pemilihan
presiden secara langsung, cermin kedaulatan di tangan rakyat."
Keterangannya  ini jelas bertentangan dengan kebijakan fraksinya.
Aberson sendiri menantang Gus Dur untuk mengadakan pemilihan presiden
secara langsung, selambat-lambatnya tahun depan. Dengan demikian
posisi Gus Dur akan  lebih kuat, katanya. Menurut Aberson, kedaulatan
itu akan terhempas manakala sekumpulan elit politik berusaha
melakukan berbagai penyimpangan terhadap konstitusi. "UUD 45  sudah
mengatur bahwa kedaulatan ada di tangan rakyat, MPR cuma
melaksanakan. Tapi kenapa sekarang terbalik MPR yang mengatur
rakyat," ujarnya.

Rakyat, menurut Aberson, saat ini seolah tidak memiliki hak pilih.
Dalam pemilu mereka bukan memilih orang, namun memilih lambang yang
telah ditentukan oleh para elit tersebut. Padahal, menurutnya, belum
tentu rakyat kenal dengan para wakil yang dipilihnya. Walaupun
partainya menolak pemilihan presiden langsung, Aberson mengatakan, ia
akan tetap pada pendiriannya, sebab setiap orang mempunyai kebebasan
untuk berpendapat. Dikatakan, bahwa selama dirinya tidak menyimpang
dari UUD 45 tidak jadi masalah. "Saya mempunyai kebebasan untuk
berbeda dengan partai saya," katanya. Selain itu, Aberson juga
berpendapat bahwa Sidang Tahunan MPR inkonstitusional, karena UUD 45
sudah menetapkan bahwa sidang dilakukan oleh majelis lima tahun
sekali. Dan pelanggaran terhadap UUD tersebut akan mengakibatkan
instabilitas politik. "Kalau tiap tahun kita bersidang akan ada isu
ganti presiden, isu perombakan kabinet, dan rupiah makin terpuruk.
Lalu kapan negara ini akan stabil," tanyanya.

Dalam pada itu, diberitakan susunan kabinet baru,  ditentukan malam
kemarin di Lagoon Tower, Hotel Hilton Jakarta. Media pers
memberitakan, Presiden Wahid dan Wapres Megawati, telah memanggil
tiga orang Tim Penyusun Kabinet mempresentasikan  calon-calon mereka.
Ketiga Tim yang dipanggil itu, masing-masing Tim Tiga Menteri Erna
Witoelar, Susilo Bambang Yudhoyono dan Ryaas Rasyid. Tim Mega-Taufik
Kiemas, dan Tim Pembisik, Marsilam Simanjutak-Arifin Junaidi. Menurut
media pers tersebut, Gus Dur ingin mengakomodir semua kepentingan
dalam penyusunan kabinet II ini. Untuk mengakomodir Partai Golkar,
ditunjuk Ryaas. Calon menteri dari TNI diakomodir lewat jalur Susilo
Bambang Yudhoyono. Sementara Erna Witoelar akan mengakomodir
menteri-menteri yang berasal dari kelompok profesional dan umum. Tim
Mega-Taufik Kiemas, akan mengakomodir menteri-menteri dari partai
politik lainnya. Sedangkan Tim Pembisik, akan mencalonkan nama-nama
yang masuk bukan dua jalur tersebut.

Skenario lain yang bisa dipercaya, Gus Dur tampaknya tak bisa
melepaskan diri dari 'tekanan' kepentingan Akbar Tandjung dan Amien
Rais. Sehingga ia mencari jalan keluar, dengan memasukkan orang-orang
yang selama ini dikenal bertentangan dengan garis partainya
masing-masing. "Dengan demikian, bisa saja nama-nama seperti Marwah
Daud Ibrahim dari Partai Golkar dan Faisal Basri dari PAN akan masuk
dalam susunan kabinet baru nanti," tutur sumber tersebut.

Hal lain yang mengejutkan, adalah tercapainya kompromi antara
Presiden Wahid dengan konglomerat Soedono Salim. Dengan menggunakan
bendera Salim Grup, mereka mencalonkan pengamat ekonomi pertanian
Bungaran Saragih sebagai Menteri Kehutanan dan Pertanian. Bungaran
mendapat "tugas" mengamankan harta Salim Grup dan kroninya. Sementara
Menko Ekuin Kwik Kian Gie, yang telah mengundurkan diri, kemungkinan
akan menjadi Kepala Badan Pemeriksa Keuangan.

---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 16 Aug 2000 jam 23:08:45 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke