----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

DEN, DPUN Dibubarkan Hari Ini?
Senin Sore Presiden Panggil Tim Ekonomi

koridor.com [21 Aug, 5:23]

Sampai kini, nasib tim ekonomi seperti Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan
Dewan Pengembangan Usaha Nasional (DPUN) memang belum jelas. Akankah kedua
tim itu dibubarkan? Jawabannya, Senin 21/8/00 ini.

"Kita akan membicarakannya secara bersama-sama Senin besok (Senin sore ini
semua anggota tim ekonomi diundang Presiden--Red). Dari situ nanti kita akan
tahu kelanjutan kerja tim ekonomi ini," kata Ketua Dewan Ekonomi Nsional
(DEN) Emil Salim dalam syukuran ST MPR di kediaman Menlu Alwi Shihab, Minggu
20/8/00.

Kalau Emil tidak secara tegas mendukung pembubaran dua lembaga itu, Sofjan
Wanandi bersikap sebaliknya. Ketua Dewan Pengembangan Pwengusaha Nasional
(DPUN) itu menyatakan persetujuannya kalau DEN dan DPUN dibubarkan, jika
presiden menghendakinya.

Menurutnya, selama ini dewan-dewan tersebut diangkat karena diminta oleh
presiden untuk memberi saran. Sehingga, tidak masalah kalau presiden
kemudian membubarkannya, "Itu sudah menjadi kewenangan presiden."

Usulan pembubaran kedua lembaga itu sebenarnya sudah muncul sejak lama. Dan
ini semakin dipertegas oleh Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP)
dalam Sidang Tahunan MPR yang baru saja usai. Waktu itu, FPPP secara tegas
mendesak presiden untuk membubarkan lembaga-lembaga, seperti DEN dan DPUN,
karena dinilai tidak bisa memberikan kontribusi berarti.

Menurut Sofjan, walaupun tim ekonomi anntinya dibubarkan, anggotanya tetap
akan membantu sebagai anggota masyarakat antara lain lewat KADIN.

Sofyan menambahkan, kualifikasi tim ekonomi dalam kabinet mendatang tetap
harus dari kekuatan partai, tapi harus profesional. "Namun semua itu
tergantung Presiden dan Wapres sebagai penentu kabinet," katanya.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 21 Aug 2000 jam 07:52:33 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke