----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Amien Rais: Gus Dur Pentingkan Kekuasaan

Kamis, 24/08/00 : 21.56 WIB
Suara Merdeka CyberNews.

Kekecewaan demi kekecewaan terus bermunculan menanggapi susunan kabinet
baru. Bahkan, Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menilai
Gus Dur lebih mementingkan kekuasaan dalam menyusun kabinet barunya itu.

"Kabinet Gus Dur ini dibentuk tidak untuk memecahkan masalah-masalah
nasional dan juga tidak untuk mengabdi kepentingan bangsa. Tapi ini untuk
kepentingan politik Gus Dur dan kekuasaan," kata Amien kepada wartawan usai
pertemuan dengan para tokoh elit PAN di rumahnya Jl Widya Chandra, Jakarta,
Kamis (24/8/00) malam ini.

Amien mencontohkan banyak alasan sebagai bukti bahwa Gus Dur lebih
mementingkan kekuasaan ketimbang kepentingan bangsa. Untuk pemulihan ekonomi
nasional, misalnya, Gus Dur justru membentuk tim ekonomi yang sangat tidak
masuk akal. Dia mencontohkan penunjukkan Prijadi Prapto Suharjo sebagai
Menkeu.

"Bagaimana mungkin, jelas-jelas dalam satu bulan, dia dua kali tidak lulus
fit and poper test, kok sekarang menjadi Menkeu yang membawahi 160 BUMN dan
BPPN serta memegang lalu lintas keuangan negara," tandasnya penuh kecewa.

Amien menilai, Gus Dur juga telah menunjuk orang yang tidak berpengalaman
dan tidak pada tempatnya. Dia mencontohkan Mahfud MD yang ditunjuk menjadi
Menteri Pertahanan. "Dia itu teman saya. Dia memang ahli dalam hukum
ketatanegaraan. Tapi dalam masalah pertahanan, apa ia levelnya," tukasnya.

Selain itu, kata Ketua MPR RI itu, Gus Dur masih menempatkan kroni-kroninya
di dalam kabinet yang masih sangat luar biasa, seperti penunjukkan Moh AS
Hikam sebagai Menteri Riset dan Teknologi.

Singkat Amien, kabinet baru hasil reshuffle kali ini sangat tidak
berkualitas dan lemah profesionalismenya. "Kita harus berdoa, semoga ada
mukjizat dari langit yang bisa membawa hal-hal yang baik," ungkapnya
menyindir.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 25 Aug 2000 jam 13:26:29 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke