----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Tanggapan Ketua DPR Akbar Tandjung Mengenai Kabinet Baru

Wawancara singkat Jerry Karundeng dari Khatulistiwa (Majalah Masyarakat
Indonesia Amerika) dengan Ketua DPR Akbar Tanjung  baru-baru ini Minggu
(27/8) yang berlangsung jam 8 pagi diLAX yang memakan waktu hanya sekitar 15
menit sehubungan dengan waktu beliau yang sangat terbatas, berhubung beliau
harus sudah berada di pesawat jam 8:30 untuk melanjutkan perjalanannya.

Khatulistiwa :  Menurut Anda bagaimana tentang Kabinet yang sekarang ini?

Akbar Tanjung :  Yang memang kabinet ini adalah merupakan kabinet yang
sebetulnya ditentukan atau yang  di Angkat Gus Dur, jadi ini memang dapat
kita katakan sebagai kabinetnya Gus Dur dan tentu saja kita menghormati
pilihan daripada Gus Dur.   Karena memang sistim pemerintahan kita sistim
presidensil jadi presidenlah yang bertanggung jawab, oleh karena itu
yah...wajar bilamana dia mempunyai kepentingan untuk memilih para
pembantunya dimana tentu saja pada waktunya beliau yang akan mempertanggung
jawabkan daripada kabinet atau hasil daripada tugas-tugas kabinet itu karena
memang sistim kita sistim presidensil. Terlepas daripada bahwa ada catatan
atau ada komentar terhadap  para menteri yang anggap ada yang tidak sesuai
atau tidak kualifai tapi intansi terakhir kan yang menjadi pertanggung jawab
adalah presiden karena itu kita harus hormati. Dan kita berikan
kesempatanlah kabinet ini untuk bekerja dan pada waktunya tentu mereka akan
menyampaikan progresi pointnya kepada MPR khususnya dalam sidang tahunan MPR
pada tahun 2001.

(K):Bagaimankah menurut Anda tentang  2 Menteri, Rizal Ramli dan Susilo
Bambang Yudoyono ?

(Akbar):Yah..kedua orang itu, Rizal Ramli dan  Susilo Bambang Yudoyono itu
mempunya kedudukan dan peranan yang besar dan penting didalam menjamin
suksesnya tugas-tugas kabinet kedepan. Saudara Bambang Yudoyono dengan
pengalaman dia dipemerintahan  sekitar 10 bulan barangkali sudah bisa
dijadikan sebagai modal bagi dia untuk menjalankan tugas-tugas Menko,
sedangkan saudara Rizal Ramli dari segi pengetahuannya  dia kuat,
pengetahuan terhadap maslah-masalah ekonomi saya kira beliau sudah memiliki
pengalaman dan penguasaan itu, baik itu karena latar belakang pendidikannya
maupun juga  pengalamannya dia selama inikan. Selama inikan saudara Rizal
Ramli banyak memipin lembaga-lembaga studi atau konsultan sehingga dia juga
sudah punya pengalaman. Sedangkan dipemerintahan  memang dia belum punya
pengalaman, yah..diharapkan nantinya dia bisa, walaupun pengalamannya belum
banyak tapi dengan keberadaan dia kemarin dia di Bulog dalam waktu beberapa
bulan ini kemudian juga  kedekatan dia dengan Gus Dur barangkali itu bisa
membantu dia didalam menyukseskan tugas-tugasnya sebagai Menko Ekuin dimana
harapan kepada beliau itu sangat besar karena salah satu probelem utama yang
kita hadapi sekarang kan..memang pemulihan ekonomi dan untuk itu memang  dia
harus mampu menciptakan suatu tim yang kuat tim yang solid supaya kemudian
supaya betul-betul ada keterpaduan  diantara para menteri yang berada dalam
ruang lingkup Menko Ekuin dan kemudian supaya visi dalam pemulihan ekonomi
ini betul-betul jelas arahnya dan kemudian seluruh menteri yang terkait
dibidang ekonomi itu mempunyai komitment yang kuat didalam mewujutkan visi
itu.  Nah, dari keseluruhan yang akan dilakukan oleh kabinet kedepan, saya
kira apa yang diamanatkan oleh MPR dalam sidang tahunan yang lalu hendaknya
betul-betul bisa menjadi perhatian daripada para menteri. Karena MPR dalam
memberikan suatu penugasan kepada presiden di berbagai bidang, baik itu
bidang polkam, bidang ekonomi-ekuin , bidang Sosial Budaya untuk menjadi
perhatian   sungguh-sungguh daripada kabinet  dalam kurun waktu tahun
kedepan karena dirasakan bahwa selama 10 sebulan kabinet yang lalu itu
hal-hal yang diungkapkan oleh MPR itu tidak mendapatkan perhatian selama 10
bulan yang lalu diharapkan kedepan supaya betul-betul bisa menjadi perhatian
daripada kabinet.  Dengan demikian sebetulnya kabinet ini tidak mencari-cari
apa yang mereka harus lakukan semuanya sudah ada pedomannya sudah ada
pegangannya sudah ada, baik itu GBHN yang kemudian  nanti diturunkan menjadi
Propenas yaitu program pembangunan nasional lima tahun, maupun Juga
penugasan-penugasan atau rekomendasi yang dihasilkan dalam sidang tahunan
MPR .
  Kalau semuanya ini bisa menjadi pegangan utama daripada kabinet dan
mencoba supaya mampu menjabarkan lebih lanjut saya rasa itu sudah menjadi
modal atau sudah menjadi, ya...program pokoklah daripada kabinet jadi tidak
perlu harus merumuskan untuk mencari-cari program-program yang lain karena
sudah ada di GBHN, Propenas maupun juga didalam rekomendasi daripada sidang
tahunan MPR yang lalu  tinggal sekarang adalah bagaimana  supaya dari
keseluruhan kabinet itu bisa memilik ikomitmen yang kuat didalam
melaksanakan apayang diamanatkan oleh MPR itu.

(K):Apakah benar kepulangan Anda nanti akan membentuk satu tim lagi yang
akan interpelasi  Gus Dur Kembali?

(Akbar):Jadi pokoknya mengenai apa yang telah dilakukan oleh anggota-anggota
DPR yang berkaitan dengan penggunaan hak-hak yang mereka miliki seperti hak
interpelasi,hak pernyataan pendapat atau hak angket itu sepenuhnya tentu
nanti akan dikembalikan kepada para anggota DPR itu sendiri apakah mereka
akan menindak lanjutinya atau tidaknya itu tergantung kepada mereka, karena
saya tidak ada posisi untuk mengarahkan mereka untuk menggunakan hak itu
atau tidak, itu sepenuhnya adalah menjadi kewenangan daripada para anggota
DPR untuk mempergunakan haknya.  Jadi kalau seandainya hak itu nanti akan
mereka tindak lanjuti,  ya tentu saja dewan akan dan harus meresponnya
secara positif dan kemudian ya tentu kalau memang memenuhi daripada prosedur
dan mekanisme yang ada, tentu hal itu nanti menjadi produk daripada dewan,
menjadi putusan daripada dewan, dan kemudian tentu pemerintah dalam hal ini
Presiden  tentu harus memberikan perhatian yang sungguh-sungguh terhadap
hak-hak yang disampaikan oleh dewan.

(K):Dalam masalah apa  kira-kira Bruneigate atau pemecatan Yusuf Kala ?

(Akbar):Bruneigate danYusuf Kala karena  masih tindak lanjuti katanya para
anggota dewan kan akan menggunakan hak pernyataan pendapat, nah pernyataan
pendapat itu kalau  disepakati disitu nanti dewan akan menyatakan pendapat
terhadap jawaban-jawaban yang disampaikan oleh Gus Dur, pendapat itu bisa
mengatakan puas atau tidak puas atau kecewa itu tergantung pada kesepakatan
daripada dewan itu sendiri begitu.  Mengenai hak angket terhadap bulogate
maupun juga Bruneigate itu  juga nanti akan diproses oleh dewan bilamana
disetujui itu juga nanti akan menjadi hak-nya dewan, kalau sudah menjadi
haknya dewan tentu pemerintah harus mengikutinya

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 28 Aug 2000 jam 06:34:37 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke