----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Shalahuddin Wahid: Ini upaya menjatuhkan Gus Dur

Selasa, 29/8/2000, 02:45 WIB
satunet.cm -

KH Sholahuddin Wahid, adik kandung Gus Dur menegaskan, isu perselingkuhan
presiden yang digambarkan bersama dengan seorang perempuan bernama Aryanti,
adalah komoditi politik untuk menjatuhkan martabat Presiden.

"Ini upaya menjatuhkan Gus Dur dengan cara-cara tidak etis. Saya tidak yakin
kalau hal itu terjadi. Saya juga tidak percaya apa yang diceritakan Aryanti
tentang hubungannya dengan Gus Dur," kata Gus Sholah seperti diutip Antara,
Senin.

Sebagaimana diketahui, fitnah perselingkuhan Gus Dur dengan Aryanti merebak
ke masyarakat, seiring beredarnya foto Gus Dur-Aryanti. Bahkan, untuk
membahas hal ini, majalah mingguan Gatra menjadikannya sebagai laporan
utama.

Isu ini, kabarnya juga akan dimuat secara lengkap oleh Majalah Panjimas yang
akan terbit Kamis depan. Bahkan Panjimas lewat situs online-nya Panji.co.id
sudah mengiklankan akan memuat berita tersebut.

Menurut Gus Sholah -- panggilan KH Shalahuddin Wahid -- ada kemungkan
Aryanti dibayar untuk pengakuan seperti itu. Karena itu pengakuan tertulis
Aryanti sekarang beredar luas di kalangan anggota DPR.

Ia menyatakan, dirinya juga sudah ditanya oleh Farid Prawiranegara --
pengurus DPP PBB -- yang mendapatkan surat pengakuan Aryanti dengan
dilampiri fotonya. Bahkan menurut Farid, Ahmad Sumargono anggota DPR dari
PBB juga sudah menerima surat yang sama.

"Saya juga sudah menelepon atau ngobrol dengan Farid Prawiranegara. Ia
menerima berkas itu dalam kotak surat di rumahnya. Soemargono juga menerima.
Di DPR juga menerima. Saya lihat ini untuk menjatuhkan nama atau citra Gus
Dur," kata Gus Sholah.

Adik Gus Dur itu mengaku telah mendengar dari seseorang, bahwa ada orang
yang membayar Aryanti untuk membuat pengakuan perselingkuhan itu. Tapi, ia
tak mau menyebutkan siapa yang membayar Aryanti itu.

"Artinya, ada upaya-upaya terhadap cerita Aryanti itu untuk diangkat menjadi
berita besar yang akan mengoyang Gus Dur kembali," ujarnya.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 29 Aug 2000 jam 11:46:33 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke