---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Jika Klarifikasi Gus Dur Ditolak, Kedudukannya Terancam Kendari Diterima atau tidaknya klarifikasi atau penjelasan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) atas pemecatan dua menterinya, Yusuf Kalla dan Laksamana Sukardi, sehubungan dengan pelaksanaan hak interpelasi DPR, tanggal 20 Juli mendatang, akan sangat mempengaruhi kedudukan Gus Dur. Jika ditolak, maka Sidang Tahunan MPR mendatang bisa saja berubah menjadi Sidang Istimewa yang akan mengancam kedudukan Gus Dur sebagai presiden. Kemungkinan penolakan itu muncul dengan adanya kemungkianan mengakhiri polemik diterima atau tidaknya klarifikasi dengan jalan voting, demikian Drs La Ode Djeni Hasmar, anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI, di Kendari, Minggu (9/7). "Bila mengacu pada keputusan dilaksanakannya hak interpelasi beberapa waktu lalu yang diputuskan melalui voting, saya yakin penjelasan Presiden Gus Dur nanti juga akan diputuskan melalui voting," kata Djeni. Ia mengatakan, penjelasan presiden atas keputusannya memecat Menperindag Yusuf Kalla dan Meneg Pembinaan BUMN dan Investasi Laksamana Sukardi, tampaknya akan mendapat tanggapan serius dari para anggota dewan, bahkan tidak tertutup kemungkinan akan terjadinya silang pendapat yang cukup tajam. Sebagai contoh, katanya, bila nantinya Gus Dur menjelaskan bahwa pemecatan kedua menteri tersebut adalah akibat KKN, maka anggota dewan pasti akan terus 'mengejarnya' untuk meminta bukti-bukti dari perbuatan KKN itu. Perbedaan pendapat tersebut, menurutnya, akan sulit menghasilkan keputusan secara aklamasi terhadap penjelasan presiden, sehingga voting akan menjadi jalan terakhir, tambah anggota dewan dari daerah pemilihan Kabupaten Buton, Sultra itu. Namun demikian, Djeni yang juga pengurus DPP Golkar itu belum memastikan apakah voting itu akan berakhir dengan penolakan terhadap penjelasan dan klarifikasi presiden. "Sesuai informasi yang saya terima hingga hari ini, suara menolak dan menerima penjelasan Gus Dur nanti masih fifty-fifty," kata anggota Komisi II DPR RI itu.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 11 Jul 2000 jam 08:15:12 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
