---------------------------------------------------------- The US government makes available 55.000 GREEN CARDS (permanent residence visa) in a random lottery. Visit http://www.us-immigration.org for details on how to play the GREEN CARD LOTTERY -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Jend. Tyasno Perintah Cetak Rp Palsu Untuk Milisi di Timtim Terdakwa Ismail Putra mengaku mencetak uang palsu atas permintaan KSAD Jenderal TNI Tyasno Sudarto untuk membantu perjuangan rakyat Timor Timur Prointegrasi yang kekurangan dana operasional. Penjelasan itu kemarin (Selasa 16/5) dikemukakan terdakwa pemalsu uang kertas RI pecahan RP 50.000(bergambar mantan Presiden Soeharto) senilai Rp 19,2 miliar kepada Majelis Hakim PN Jakarta Pusat pimpinan Poerwanto yang mengadilinya. Menurut purnawirawan TNI yang dikaryakan di Pertamina itu, awal mencetak uang palsu ketika ia didatangi Sudjono yang mengaku utusan petinggi TNI berpangkat Jendral. "Beberapa hari kemudian saya diperkenalkan Sudjono kepada seseorang mengaku Jenderal TNI bernama Tyasno Sudarto di Hotel Central Jakarta,"jelas Ismail. Jendral itu, lanjutnya, meminta agar terdakwa turut membantu perjuangan Timtim Prointegrasi dan TNI yang kekurangan dana membeli senjata api untuk melawan milisi Prokemerdekaan. "Karena pemerintah tidak punya uang, maka kertas uang yang ada dicetak pecahan Rp 50.000. Jangan takut soal BI, akan saya selesaikan," kata Ismail mengutip penuturan Tyasno pada pertemuan tersebut. Selain itu, tambahnya, Jendral TNI itu menjamin hasil cetakan uang palsu tidak beredar umum. Terdakwa mengaku diyakini oleh Tyasno agar tidak perlu takut atas peredaran uang tersebut, karena hal itu merupakan kepentingan TNI AD. Seperti diberitakan Bisnis Indonesia (16/8), Ismail mengaku bertemu dengan terdakwa lain seperti Yustinus Kasminto (pemilik percetakan), Junie dan Eddy Kereh (sudah divonis 18 bulan) di Citra Land untuk membahas pesanan itu.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 16 Aug 2000 jam 08:45:39 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
