----------------------------------------------------------
Live and work in the USA legally:
Register for the GREEN CARD LOTTERY!
Visit http://www.us-immigration.org

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 08 September 2000 15:10 UTC

** DIREKTUR PERUSAHAAN MOBIL MITSUBISHI MUNDUR

** TOPIK GEMA WARTA: APAKAH TNI TERLIBAT DALAM INSIDEN BERDARAH
ATAMBUA?

** TOPIK GEMA WARTA: MILISIA TIMOR TIMUR, DULU DIBESASRKAN TENTARA
KINI MENCORENG MUKA PEMERINTAHAN GUS DUR

** TOPIK GEMA WARTA: DI BELANDA PERKAWINAN BUKAN LAGI MONOPOLI
PASANGAN DARI JENIS KELAMIN YANG BERBEDA

* Komnas HAM Desak Suspaya Milisia Timor Timur Dibubarkan Saja

Pemerintah Indonesia didesak untuk membubarkan milisia Timor Timur
dan menyita senjata mereka dengan segera. Demikian Komnas HAM dalam
pernyataannya yang dikeluarkan di Jakarta Jum'at sore ini. Selain itu
Komnas HAM juga mendesak supaya pemerintah minta pertanggung jawaban
aparat keamanan di Atambua, Nusa Tenggara Timur, baik TNI maupun
Polri, kenapa insiden berdarah Rabu lalu yang menewaskan tiga orang
karyawan UNHCR bisa terjadi. Selanjutnya Komnas HAM juga mendesak
supaya pemerintah bekerjasama dengan PBB membentuk tim gabungan
investigasi yang independen untuk menyelidiki secara menyeluruh
peristiwa berdarah tersebut. Pembubaran milisia dan penyitaan senjata
mereka sangat mendesak, demikian anggota Komnas HAM Asmara Nababan
kepada Radio Nederland, supaya peristiwa berdarah Rabu lalu tidak
akan terulang lagi.

* Dewan Keamanan PBB Mengheningkan Cipta Mengenang Karyawan UNHCR

Dalam sidang khusus Dewan Keamanan PBB, diadakan upacara
mengheningkan cipta untuk menghormati para korban tindak kekerasan di
Atambua, Nusa Tenggara Timur. Rabu lalu dalam serangan yang dilakukan
kelompok milisia Timor Timur pro-Indonesia terhadap kantor UNHCR,
tiga karyawan organisasi PBB itu tewas. Perdana Menteri Belanda Wim
Kok dalam sidang Dewan Keamanan mendesak agar dicurahkan perhatian
khusus terhadap situasi aktual di Indonesia.  Ia berseru kepada
pemerintah Indonesia untuk menggunakan segala wewenangnya demi
mencegah makin berkembangnya tindak kekerasan di Timor dan Maluku.

* 20 Korban Tewas Akibat Serangan Terhadap Kamp Pengungsi di Timor
Barat

Milisia pro-Indonesia dalam serangannya terhadap kamp pengungsi di
Timor Barat telah membunuh 20 orang. Menurut sumber PBB, jatidiri
para korban masih belum dikenal. Peristiwa itu merupakan pembunuhan
massal kedua yang dilakukan para milisia dalam waktu sepekan ini.
Sebelumnya mereka membunuh tiga petugas UNHCR di kamp pengungsi di
Atambua.

* Organisasi Pemuda Maluku Tak Puas Terehadap Pidato Perdana Menteri
Wim Kok di PBB

Organisasi Pemuda Maluku VMJ (Vrije Mollukse Jongeren) berpendapat,
Perdana Menteri Belanda Wim Kok dalam pidatonya di depan KTT
Millennium PBB tidak memuaskan. Sebelumnya para pemuda Maluku ini
menuntut perhatian atas situasi di Maluku. Mereka menyatakan, akan
meneruskan persiapan serangan terhadap gedung-gedung pemerintah
Belanda. VMJ menamakan kata-kata Kok sebagai basa-basi. Mereka
menuntut tindakan-tindakan hukum terhadap kekerasan di Maluku. Para
pemuda Maluku mulai pekan depan akan melakukan aksi, seperti yang
sudah diungkapkan sebelumnya. Pemerintahan Maluku di pengasingan,
RMS, menamakan pidato Perdana Menteri Wim Kok sebagai lengkah kecil
yang tepat. RMS tidak mendukung ancaman aksi kekerasan yang akan
dilakukan oleh organisasi pemuda Maluku.

* Direktur Pabrik Mobil Mitsubishi, Katsuhiko Kawasoe, mengundurkan
diri akibat skandal dalam perusahaan itu. Kementerian Perhubungan
Jepang sejak akhir tahun 70an mengeluarkan laporan palsu, untuk
menyebunyikan pengaduan para pelanggannya. Dalam dua tahun terakhir
ini saja, perusahaan itu tidak mengumumkan lebih dari 60.000
pengaduan. Sementara itu, sekitar 700.000 mobil yang tersebar di
seluruh dunia ditarik kembali karena berbagai kelainan. Untuk menarik
kembali mobil-mobil tersebut telah dihabiskan beaya sekitar 70 juta
dolar. Kementerian Perhubungan Jepang menuntut Mitsubishi karena
melanggar undang-undang lalulintas.  DailerChrysler bermaksud
memperbesar penguasaannya atas perusahaan mobil Jepang dan mengangkat
Rolf Eckrodt sebagai orang kedua dalam Mitsubishi.

* SEORANG PERWIRA JEPANG DITUDUH JADI MATA-MATA RUSIA

Polisi Jepang menangkap seorang perwira Angakatan Laut Jepang, dengan
tuduhan menjadi mata-mata Rusia. Orang tersebut ditangkap ketika
sedang melakukan pertemuan dengan seorang pegawai Kedutaan besar
Rusia. Perwira tersebut dituduh menyerahkan informasi militer kepada
pegawai kedutaan besar Rusia itu dalam pertemuan itu dan pertemuan
sebelumnya. Kasus tersebut adalah insiden mata-mata pertama yang
diumumkan di Jepang dalam 20 tahun ini. Pada tahun 1980 sekelompok
perwira ditangkap karena membocorkan informasi rahasia kepada
kedutaan besar Uni Sovyet.

* KAPAL SELAM NUKLIR RUSIA KURSK DITENGGELAMKAN SENDIRI OLEH ANGKATAN
LAUT RUSIA

Kapal selam nuklir Rusia Kursk ditenggelamkan sendiri oleh Angkatan
Laut Rusia. Demikian dilaporkan harian Jerman Berliner Zeitung, yang
mendapatkan laporan rahasia Dinas Keamanan Dalam Negeri Rusia, FSB.
Menurut harian itu, Kursk terkena rudal anti-kapal selam, yang dalam
latihan ditembakkan kapal penjelajah 'Peter Agung'. FSB melaporkan
temuannya itu kepada Presiden Vladimir Putin sepekan lalu. Dalam
musibah kapal selam Kursk pertengahan bulan lalu itu, seluruh 118
awak kapalnya tewas.

* AKSI PROTES MENENTANG KENAIKAN HARGA BAHAN BAKAR DI PRACIS MENJALAR

Aksi protes menentang kenaikan harga bahan bakar di Prancis tampaknya
menjalar ke negeri lain. Di Inggris polisi setelah beberapa jam
berhasil mengakhiri blokade atas kilang-kilang minyak yang dilakukan
para sopir yang marah. Juga di Jerman organisasi-organisasi
pengangkutan mengancam dengan blokade, kalau pemerintah tidak
menurunkan harga bahan bakar. Di Prancis perundingan antara pihak
pengangkutan dan pemerintah dimulai lagi. Menurut organisasi
transport terbesar, FNTR, dalam perundingan itu berhasil dicapai
kemajuan penting. Para anggota FNTR Jum'at hari ini membahas kasus
tersebut. Blokade atas kilang minyak di Prancis memasuki hari kelima.
80% tempat penjualan bensin, tidak punya persediaan bensin lagi. Juga
lalulintas di terowongan Kanal masih dikacaukan oleh para
pengunjukrasa. Komisi Eropa memperingatkan pemerintah Prancis, agar
dalam waktu  24 jam menjamin kelancaran lalulintas di Prancis.

* SEBUAH KOMISI ANJURKAN DIAKHIRINYA SANKSI TERHADAP AUSTRIA

Sebuah komisi tiga orang yang meneliti sanksi terhadap Austria, akan
menganjurkan agar sanksi itu dicabut secepatnya. Sanksi 14 negara
anggota Uni Eropa, awal tahun ini diberlakukan setelah partai populis
Austria FPO masuk dalam pemerintahan. Menurut sumber-sumber
diplomatik, komisi itu berpendapat bahwa kalau diberlakukan terlalu
lama, sanksi itu tidak produktif lagi. Selanjutnya komisi
mengungkapkan, dalam Kesepakatan Uni harus dicantumkan juga prosedur
yang akan berlaku juga kalau kaum ekstrem-kanan masuk dalam
pemerintahan di negara-negara anggota yang  lain.

Menurut laporan, pemerintah Austria pimpinan Kanselir Wolfgang
Schussel sampai sekarang bersikap menahan diri terhadap kebijaksanaan
terhadap kaum minoritas dalam Uni Eropa. Ketua Komisi Mantan Presiden
Filandia, Martti Ahtisaari, hari Jum'at ini menyerahkan laporan akhir
kepada Presiden Prancis, Jacques Chirac. Prancis sekarang sedang
menjadi ketua bergilir Uni Eropa.

* LUBANG DI LAPISAN OZON DI ATAS ANTARTIKA CAPAI REKOR TERBESAR

Sebuah satelit milik Pusat Penelitian Antarikas Amerika NASA
mengungkapkan, lubang di lapisan ozon di atas Antartika sudah
mencapai rekor terbesar. Lubang tersebut kini mencapai 28 juta
kilometer persegi atau sama dengan tiga kali luas wilayah Amerika
Serikat. Pada saat ini konsentrasi gas-gas CFK, yang merusak lapisan
ozon, sangat tinggi. Dalam tahun-tahun terakhir, dunia internasional
membuat perjanjian untuk mengurangi penyebaran gas-gas tersebut.
Lapisan ozon melindungi bumi dari pancaran sinar ultra-violet yang
merusak.

* APAKAH TNI TERLIBAT DALAM INSIDEN BERDARAH ATAMBUA?

Intro: Menyikapi insiden berdarah Atambua, pasukan TNI dan Polri
telah menangkap 15 orang yang diduga terlibat dalam tragedi itu yang
menewaskan tiga orang staf UNHCR.
Organisasi  Solidaritas untuk Timor Timur (Solidamor) mengecam
Pangdam IX Udayana, Kiki Syahnakrie, sebagai orang yang dianggap
paling bertanggung jawab atas keamanan wilyah tersebut. Berikut
Ketua Dewan Pengurus Solidamor, Bonar Tigor Naipospos:

Bonar Tigor Naipospos [BTN]: Yang pertama adalah mengecam Pangdam
Udayana, Mayjen TNI Kiki Syahnakri, karena dia telah gagal atau lalai
menjaga keamanan di Nusatenggara Timur, atau Timor Barat. Kan kita
tahu daerah itu berada di bawah komandonya. Secara tidak langsung dia
harus mempertanggungjawabkan tindakan anak buahnya yang kita pandang
tidak berhasil menjaga keamanan di Atambua. Kita tahu semua bahwa
sebelumnya pihak keamanan sebetulnya sudah memperingatkan kantor
UNHCR Atambua, akan rencana demonstrasi kelompok  kelompok
anti-kemerdekaan. Dan mereka mengatakan, supaya jangan khawatir dan
pihak keamanan akan menjaga keamanan mereka. Tapi apa lacur yang kita
tahu semua bahwa pihak keamanan tidak berbuat apa-apa, bahkan tiga
orang PBB itu tewas.

Kemudian point kedua, kita mendesak pihak kepolisian RI untuk segera
mengambil langkah-langkah kongkrit, untuk menindak secara hukum, para
milisi yang melakukan serangan itu dan para milisi lainnya yang masih
menyimpan senjata. Kita juga mendesak pemerintah RI, dalam hal ini
Presiden Abdurrahman Wahid, untuk segera mengakhiri krisis pengungsi.
Karena kita melihat krisis pengungsi ini seperti benalu bagi
pemerintah Indonesia. Dan kita juga mendesak supaya para pengungsi
tersebut dipindahkan ke pulau lain yang letaknya berjauhan dengan
Timor Timur. Supaya tidak terjadi lagi insiden-insiden yang merugikan
Indonesia di kemudian hari.

Dan yang terakhir kami meminta kepada dunia internasional untuk tetap
memonitor perkembangan yang terjadi di Timor Barat dan Timor Lorosae,
dan rencana pengadilan terhadap para penjahat kemanusiaan atau
pelanggar HAM di Timor Timur yang rencananya akan  digelar di
Jakarta. Itu point-point pernyataan sikap kami.

Radio Nederland [RN]: Anda juga yakin berdasarkan pengamatan anda di
lapangan bahwa insiden berdarah Atambua juga diatur oleh Jakarta?

BTN: Walaupun bukti-bukti kongkrit belum kami dapatkan, tapi karena
indikasi-indikasi dan berdasarkan pengalaman-pengalaman di masa lalu,
kita melihat bahwa konflik yang terjadi di satu tempat atau di
tingkat lokal, seringkali berkaitan dengan konflik di tingkat
nasional atau di tingkat elit. Dan bukan rahasia lagi, biasanya
skenario itu diatur dari Jakarta. Jadi ada pihak-pihak lain yang
bermain di tingkat nasional.

RN: Kalau melihat pernyataan sikap anda, Pangdam Udayana lebih banyak
tersangkut-paut dengan kasus ini ya?

BTN: Jelas. Dan kami menduga keras bahwa dia ikut terlibat dalam
skenario yang cukup canggih, menurut saya. Jangan lupa bahwa sudah
berulang kali desakan internasional dan juga domestik, agar TNI atau
pihak keamanan melucuti dan membubarkan milisi, dan menjaga keamanan
petugas kemanusiaan internasional yang beroperasi di kamp-kamp
pengungsi. Tapi seperti kita ketahui bersama, tidak ada
langkah-langkah yang efektif dan langkah-langkah yang kongkrit ke
arah sana, untuk menjaga keamanan petugas internasional yang
beroperasi di sana.

RN: Mengapa tidak secara kongkrit saja dalam pernyataan sikap anda,
misalnya, Pangdam Udayana Mayjen Kiki Syahnakri itu ditahan atau
ditangkap saja.

BTN: Ya, ini kan kita mendesak untuk pertama kali kepada pemerintah
Indonesia, agar pemerintah Indonesia kemudian membentuk tim
investigasi, kemudian mengumpulkan bukti-bukti dan Jaksa Agung nanti
akan bertindak. Jadi tentu saja, kalau sinyalemen kita benar, kita
mengharapkan bahwa, ya tersangka utama adalah perwira yang
bertanggung jawab atas keamanan di Nusatenggara Timur. Dalam hal ini
adalah Mayjen TNI Kiki Syahnakri. Jadi prioritas pertama adalah
menangani dia dulu.

RN: Dalam point ketiga pernyataan sikap Solidamor disebutkan supaya
Jenderal TNI purnawirawan Wiranto dan juga Mayjen TNI Zacky Anwar
Makarim bersama Eurico Gunteres dan lain sebagainya itu tolong
diperiksa atau diadili secepatnya. Ini dalam kaitan dengan kasus
Atambua, apakah anda melihat ketiga figur ini juga bermain peran?

BTN: Saya melihat bahwa itu merupakan satu rangkaian. Artinya kita
sama-sama tahu bahwa para pemimpin milisi, khususnya Eurico Gunteres
punya hubungan cukup erat dengan Zacky Anwar Makarim, demikian juga
punya hubungan yang erat dengan Wiranto. Dan ini adalah satu link,
dan kelihatannya pihak kejaksaan masih ragu atau dalam tanda kutip
masih takut memeriksa mereka. Nah justru sekarang dengan desakan
internasional, dan tindakan Gus Dur yang ingin merespon kecaman dunia
internasional, jangan ragu-ragu lagi untuk memeriksa mereka. Kalau
perlu menangkap mereka.

RN: Aparat militer dikirim lebih banyak jumlahnya ke Atambua. Apa
dampaknya dengan penambahan militer di Atambua ini?

BTN: Itu tindakan yang terlambat, saya pikir, karena toh sekarang
para petugas internasional sudah berbondong-bondong meninggalkan Nusa
Tenggara Timur dan diungsikan ke Bali  dan ke Jakarta, dan ini bukan
hanya staf UNHCR tetapi juga organisasi-organisasi internasional
lain, seperti Oxfam, Care, dsb. Dan kemudian kalau itu hanya untuk
menjaga keamanan kita harus tanyakan, kenapa itu tidak dilakukan
sebelumnya. Karena jelas yang paling menderita pada saat ini adalah
para pengungsi yang dipaksa untuk tetap tinggal dan tidak kembali ke
Timor Timur. Kita tahu semua bahwa para milisi menggunakan mereka
sebagai alat tukar dalam tawar menawar dengan pemerintah Indonesia
dan dunia internasional.

Demiian Bonar Tigor Naipospos, Ketua Solidamor. Keterlibatan TNI di
balik kerusuhan berdarah Atambua dibantah oleh Muhammad Assegaf,
anggota Tim Advokasi TNI.

Muhammad Assegaf: Ya, saya tentunya tidak sependapat, karena kalau
saya coba kaitkan dengan peristiwa yang terjadi di tempat-tempat lain
misalnya, di Ambon yang sampai sekarang masih berdarah-darah, di
Halmahera, bagaimana anda akan mengatakan, apakah itu juga TNI.
Padahal yang di sana yang terjadi adalah konflik antar agama, antar
suku bangsa.

Di Atambua sana itu juga, sebagaimana yang saya katakan, antar suku,
antar faksi yang selama ini sedang bertikai. Dan memang kita harus
mengakui bahwa TNI nampaknya belum punya kemampuan sedemikian rupa
untuk melakukan tindakan-tindakan karena begitu mereka bertindak,
langsung akan dituduh melakukan pelanggaran HAM.

Demikian Muhammad Assegaf, anggota Tim Advokasi TNI. Sebelumnya anda
juga sudah mendengar Bonar Tigor Naipospos, ketua Solidamor di
Jakarta.

* MILISIA TIMOR TIMUR, DULU DIBESARKAN TENTARA KINI MENCORENG MUKA
PEMERINTAHAN GUS DUR

Intro: Milisia yang dulu dibesarkan tentara dan mereka sebut sebagai
kalangan yang pro-integrasi makin nampak berbahaya dan mengganggu
kepentingan internasional Indonesia. Sekarang, bukan hanya nama baik
pemerintahan Abdurrahman Wahid saja yang tercemar, tetapi juga
kepentingan internasional Indonesia makin sangat terancam. Apa yang
harus dikerjakan dengan milisia ini? Laporan koresponden Syahrir dari
Jakarta:

Ponco Sutowo, pengusaha di bidang pariwisata memperkirakan peristiwa
Atambua akan mempengaruhi datangnya wisatawan Australia pada
bulan-bulan Oktober dan November mendatang. Berbicara dengan pers
ibukota kemarin, Ponco melihat bagaimanapun kasus itu akan
mengakibatkan turis Australia menunda kunjungan ke Indonesia. Dari
New York, Amerika Serikat, diberitakan pula bahwa kini ada
usaha-usaha lobbi kelompok-kelompok penekan tertentu yang
menginginkan PBB mendesak IMF agar menunda pencairan bantuannya
kepada Indonesia meski LoI telah ditandatangani pemerintah Indonesia
Kamis lalu. Sekitar 400 juta dolar semula akan dicairkan pada minggu
ketiga bulan Agustus lalu.

Sidang kabinet di Bina Graha, Jakarta, Jumat kemarin yang dipimpin
Wapres Megawati Soekarnoputri juga, secara intensif, membahas
tewasnya tiga petugas UNHCR. Jaksa Agung Marzuki Darusman, ketika
menjawab pertanyaan pers seusai sidang, menyatakan sidang membahas
tewasnya tiga petugas UNHCR tersebut dan mendengar laporan dari
menteri terkait. Sementara itu Ketua DPR, Akbar Tandjung, sependapat
dengan Presiden Abdurrahman Wahid bahwa aksi itu dimaksudkan untuk
mendiskreditkan RI dan Presiden yang tengah menghadiri KTT Milenium
di markas besar PBB di New York, PBB. Sampai-sampai Kamis lalu
diadakan sidang khusus di sela-sela KTT Milenium membahas insiden
Atambua yang menewaskan tiga staf UNHCR Rabu siang. Perdana Menteri
Inggris Tony Blair dalam sidang tersebut mengecam kekerasan yang
terjadi di Timtim dan menyatakan tentara penjaga keamanan PBB saat
ini menghadapi ancaman yang berbeda dari petugas penjaga keamanan
tradisional.

"Sekarang sudah tidak aman lagi melakukan operasi pasukan Baret Biru
yang masih diperlukan untuk melaksanakan gencatan senjata antara dua
negara yang menyetujui kehadiran PBB," kata Blair. Seperti diketahui,
Rabu siang tiga staf UNHCR di Atambua tewas terbakar setelah sejumlah
pengungsi asal Timtim membakar kantor Perwakilan badan PBB itu.
Ketiga korban itu adalah Carlos Cacerez Collazo, 32, asal Puerto
Rico, Pero Simundza, 30, asal Kroasia, serta Samson Aregahen, 50,
asal Ethiopia. Aksi pembakaran kantor perwakilan UNHCR itu terjadi
setelah diketahui mantan Danyon Laksaur, Olivio Mendosa Moruk,
terbunuh. Olivio termasuk satu dari 19 tersangka kasus pelanggaran
berat HAM di Timtim pasca jajak pendapat. Sekjen PBB Kofi Annan dalam
sidang khusus PBB itu mengingatkan bahwa bahaya yang dihadapi para
petugas sipil sama besarnya dengan yang dihadapi tentara penjaga
perdamaian. Ketika mengheningkan cipta untuk para korban, Annan
mengatakan, "Tragedi ini sekali lagi menandai bahaya yang dihadapi
para petugas keamanan sipil yang bekerja untuk PBB dalam situasi
konflik dan pasca konflik."  Presiden Amerika Serikat Bill Clinton
menyatakan, kasus Timtim harus menjadi pelajaran bagi PBB dalam
memperkuat misi penjaga perdamaian. Dia menyebut Sierra Leone dan
Timtim sebagai kasus tempat PBB tidak memiliki alat untuk
menyelesaikan pekerjaan mereka, karena kurangnya keuangan tentara,
peralatan, dan sedikitnya latihan yang didapat.

Sementara kantor perwakilan PBB di Jakarta menyatakan hingga siang
kemarin sebanyak 96 pekerja kemanusiaan dari Atambua tiba di
Batugade, Timtim. Mereka menempuh perjalanan darat dari Atambua
dengan kawalan TNI atas permintaan PBB. Selain itu, sebanyak 101
pekerja kemanusiaan beserta keluarga mereka juga telah bertolak
menuju Denpasar, Kamis, dan Jumat lalu. Sebuah pesawat lainnya
membawa mereka yang masih tertinggal di Kupang menuju Denpasar.

Menteri Pertahanan  Mahfud MD membantah bahwa Komando Pasukan Khusus
atau Kopassus berada di belakang tragedi Atambua yang menewaskan tiga
orang staf UNHCR. Inilah bantahan Menhan terhadap tudingan Presiden
CNRT Xanana Gusmao bahwa Kopassuslah pelaku penyerangan kantor UNHCR
itu. "Tudingan itu tidak benar. Kopassus secara institusi tidak
mungkin melakukan itu. Sebab kalau institusi selalu terkendali. Tapi
kalau oknum bisa saja," kata Menhan seusai silaturahmi dengan ulama
seJawa Timur, di Kantor Gubernur Jatim,  Surabaya, Jum'at. Menhan
justru menyatakan sangat mungkin intelijen asing yang berada di balik
tragedi itu. Pasalnya, kata Mahfud, saat ini bukan jamannya perang
fisik tapi jamannya perang secara ideologi. Memasukkan orang untuk
memecah belah ke berbagai bangsa sangat banyak terjadi. "Jadi sangat
mungkin intelijen asing masuk Indonesia di balik tragedi Atambua,"
tegas dia. Menhan juga menyesalkan intelijen Indonesia yang lemah.
Karenanya pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap intelijen.
Ditegaskan dia, Jum'at ini pemerintah mengadakan sidang kabinet
mendadak untuk membahas tragedi Atambua. Pemerintah akan mencari
penyelesaian yang sebaik-baiknya. Dalam sidang kabinet tersebut juga
dibahas kelompok milisi yang dipimpin Eurico Guteres. Diakui Menhan
akibat tragedi Atambua Indonesia dianggap dunia Internasional tidak
mampu menjaga keamanan di perbatasan teritorial Timtim. Namun Menhan
menyatakan Indonesia tidak perlu malu sebab kejadian semacam itu
banyak terjadi di negara lain.

Puluhan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Perjuangan Kedaulatan
Rakyat dan Kesatuan Bangsa (Perkasa) dan Dewan Perwakilan Anak Bangsa
(Depabi) melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung perwakilan PBB Jl.
Mohamad Thamrin Jakarta Jum'at. Mereka mengutuk tindakan PBB yang
telah menurunkan bendera merah putih pada hari Kamis di halaman
kantor PBB di Jakarta. Menurut Ketua Umum Perkasa, Julkifli Idris
Tarigan, negara Republik Indonesia adalah anggota PBB yang sah sesuai
dengan piagam PBB. Dan Sang Saka merah putih adalah lambang
kedaulatan dan kebangsaan Indonesia yang diperjuangkan dan
dipertahankan dengan nyawa dan darah seluruh rakyat Indonesia.
Tindakan menurunkan Bendera Merah Putih di halaman kantor perwakilan
PBB di Jakarta adalah tindakan permusuhan, penghinaan dan pelecehan
terhadap bangsa dan negara RI yang tidak dapat ditolerir oleh bangsa
Indonesia. Karena itu, menurut Tarigan, atas nama seluruh bangsa
Indonesia demi membela harkat dan martabat seluruh rakyat Indonesia
perkasa dan Depabi menuntut PBB menyampaikan permohonan maaf kepada
seluruh rakyat Indonesia .

Ribuan massa pengungsi dari Timor Timur, mengiringi pemakaman
Komandan Laksaur Olivio Mendoza Moruk di Betun, sekitar 20 km dari
kota Atambua, Jumat. Secara beriringan, massa yang menumpang 46 truk,
32 mobil dan 225 sepeda motor itu, sempat berpawai keliling kota.
Mantan Komandan Laksaur, Olivio Mendoza Moruk, ini juga termasuk
salah seorang tersangka pelanggaran berat HAM di Timtim pascajajak
pendapat. Dia tewas di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Selasa
lalu. Akibat terbunuhnya Moruk, pengungsi Timtim di Atambua mengamuk
dan menyerbu Kantor UNHCR hingga mengakibatkan empat staf mereka
tewas. Ketegangan sempat memuncak kembali, ketika pawai kendaraan
yang diikuti ribuan massa itu melintas ke kuburan di Betun. Mereka
mendirikan pos-pos pemeriksaan, memeriksa KTP dan menggeledah mobil
yang lewat.Menurut pihak Kodim Atambua pos-pos pemeriksaan itu sudah
dibubarkan aparat keamanan.

Sampai kini situasi di lapangan memang agak mencekam. Pengungsi
Timtim, tampaknya masih belum menerima tewasnya Olivio. Sedangkan
Ketua DPR Akbar Tandjung menyatakan di Jakarta Jum'at kemarin, Rakyat
Timor Timur pro integrasi, harus menentukan sikap. Kembali ke Timor
Timur atau menjadi warga negara Indonesia. Kalau memilih Indonesia,
jangan menjadi biang kerok dan harus mampu melupakan sejarah Timtim
masa lalu. Bagi rakyat Timor Timur di pengungsian yang ingin kembali
ke negara Timor Lorosae. Akbar Tandjung mempersilakan mereka untuk
ikut berjuang membangun Timor Timur. "DPR RI menyambut baik langkah
pemerintah menutup kamp pengungsi di Propinsi NTT," ujar Akbar
Tandjung. Pernyataan ini menyusul insiden perusakan dan pembakaran
kantor UNHCR di Atambua, NTT. Selain penutupan kamp pengungsi, Akbar
Tandjung berharap, pemerintah segera mengatur penempatan para
pengungsi Timtim yang memilih tinggal di Indonesia. Mereka dapat
ditempatkan di satu pulau, misalnya di Pulau Wetar.

* DI BELANDA PERKAWINAN BUKAN LAGI MONOPOLI PASANGAN DARI JENIS
KELAMIN YANG BERBEDA

Hari-hari ini, parlemen Belanda de Tweede Kamer, melakukan perdebatan
yang boleh dibilang historis. Menjelang akhir perdebatan itu, Negeri
Belanda akan merupakan negara kedua di dunia, setelah Kamboja, yang
mensahkan lembaga perkawinan bagi mereka dari jenis kelamin yang
sama. Selama ini, di manapun di dunia, perkawinan hanya dimonopoli
oleh pasangan dari dua jenis kelamin yang berbeda. Dengan kata lain,
pasangan dari jenis kelamin sama tidak diijinkan menikah. Lebih
lanjut, berikut laporan koresponden Rutger van Santen dari Den Haag:

Dalam waktu yang tidak lama lagi, di Negeri Belanda, pasangan
pria-pria atau wanita-wanita akan bisa menikah di depan hukum.
Rencana Undang-Undang yang disebut perkawinan homoseksual ini
diajukan oleh pemerintahan Perdana Menteri Wim Kok. Kabinet Kok II
sekarang, seperti Kabinet Kok I sebelumnya, terdiri dari
partai-partai sosial demokrat, demokrat dan liberal. Inilah masa
pemerintahan mereka kedua, setelah selama 80 tahun lebih Belanda
diperintah oleh Partai Kristen Demokrat yang berkoalisi dengan salah
satu partai tadi. Nah, Partai Kristen Demokrat itulah yang
bersama-sama partai Kristen kecil lain menentang mati-matian
perkawinan pasangan dari jenis kelamin sama. Tetapi berhubung tiga
partai koalisi pemerintah memegang mayoritas mutlak di parlemen, maka
Rencana Undang-Undang Perkawinan Homoseksual itu disetujui oleh lebih
dari 100 anggota parlemen, sementara parlemen Belanda beranggotakan
150 orang wakil. Harus pula dicatat bahwa dari kalangan partai
Kristen Demokrat sendiri paling sedikit terdapat empat orang
pembangkang yang, bertentangan dengan pendirian partai, justru
mendukung RUU Perkawinan Homoseksual itu.

Kenyataan bahwa di dunia Barat, Belanda merupakan negara pertama yang
menyetujui perkawinan homoseksual itu harus dijelaskan dari kenyataan
bahwa dalam masalah persamaan hak, Belanda termasuk negara pertama
yang maju dalam mempersamakan hak kaum homoseksual dan kaum lesbian
dengan kaum heteroseksual.

Perdebatan parlemen Belanda mengenai topik ini sebenarnya sudah mulai
pada tahun 80an. Waktu itu perdebatan semacam ini selalu berlangsung
sengit, sesuatu yang sebenarnya bukan merupakan tradisi parlemen
Belanda. Mereka yang mendukung persamaan hak kaum homoseksual
menyebut RUU ini sebagai bukti tertinggi bagi perlakuan sama kepada
kaum homoseksual, sedangkan mereka yang menentangnya menyebut RUU ini
sebagai tangan setan yang berada di baliknya. Para penentang ini
meramalkan bahwa secara internasional Belanda akan sangat terkucil,
karena perkawinan pria dengan pria atau wanita dengan wanita tidak
dikenal di mana-mana di dunia ini, bahkan mereka mungkin akan diadili
karena dianggap telah melanggar susila. Tentu saja, para penentang
ini tidak melihat bahwa di Kamboja, pasangan dari jenis kelamin yang
sama boleh menikah dan mendapat hak sama seperti pasangan dari jenis
kelamin yang berbeda. Kalangan yang setuju jelas tidak tertarik
dengan alasan semacam ini, bahkan begitu mendengarnya mereka sudah
merasa menang.

Sebenarnya untuk tahap sekarang, UU baru Perkawinan Homoseksual
Belanda baru bisa dianggap simbolis belaka. Karena masih banyak yang
harus diselesaikan, misalnya kedudukan anak-anak dalam perkawinan
homoseksual itu. Karena, dalam perkawinan pasangan jenis kelamin
sama, selalu diperlukan pihak ketiga untuk bisa menghasilkan
keturunan. Inilah peliknya, karena posisi pihak ketiga ini jelas juga
harus diatur dalam hukum. Oleh karena itu, masih dibutuhkan komisi
parlemen lain yang mempelajari pelbagai kasus untuk bisa datang
dengan usul yuridis. Mendahului masalah kedudukan anak ini, parlemen
Belanda kini sudah setuju dengan kemungkinan bagi pasangan dari jenis
kelamin yang sama itu untuk mengadopsi anak.

Yang jelas, de Tweede Kamer, parlemen Belanda telah mengambil
keputusan historis dengan membuka perkawinan sehingga bukan hanya
merupakan monopoli pasangan dari jenis kelamin yang berbeda. Lagi
pula, perdebatan parlemen Belanda ini mendapat sorotan luas sampai di
negara-negara Eropa lain. Pemerintah Belanda sendiri sementara itu
juga mengumumkan akan secara aktif mengkampanyekan undang-undang baru
ini. Tak pelak lagi, kini muncul lagi sebuah bukti bahwa masyarakat
Belanda termasuk masyarakat yang bertoleransi tinggi. Juga terbukti
bahwa dalam jajak pendapat terakhir, 85% responden menyatakan tidak
keberatan dengan perkawinan pasangan dari jenis kelamin yang sama.

---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 8 Sep 2000 jam 17:17:22 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke