---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Polisi Akan Bertindak Pro-Aktif Dalam Menindaklanjuti Perintah Presiden Jakarta, Kompas Cyber Media Kadispen Mabes Polri Brigjen (Pol) Dadang Garnida mengemukakan, kepolisian akan bersikap pro-aktif berkaitan dengan perintah Presiden Abdurrahman Wahid untuk melucuti senjata para pengawal mantan Presiden Soeharto yang bukan anggota TNI dan aparat keamanan. "Langkah pro-aktif dilakukan polisi berdasarkan informasi yang diperoleh saat ini," tandas Dadang Garnida, seusai siaran pers pengunduran Jenderal (Pol) Rusdihardjo sebagai Kapolri di gedung PTIK Jakarta, Senin (18/9). Lebih lanjut Kadispen Mabes Polri mengatakan, pihaknya akan mengecek terlebih dahulu, apakah benar pengawal sipil HMS memiliki senjata api. "Kalau benar polisi akan mencari tahu, dari mana senjata itu diperoleh," ujar Dadang. Dadang menambahkan, polisi akan menempuh langkah-langkah persuasif dalam pelucutan senjata ini, dan kalau memang ada, hal itu akan ditertibkannya. Perihal Ledakan Bom di BEJ Menyinggung soal peledakan bom, Dadang menilai, belum melihat kasus peledakan bom di Bursa Efek Jakarta (BEJ) ada hubungannya dengan TNI-AD. Dia juga belum melihat peristiwa tiga ledakan yang terjadi belakangan ini ada kaitannya dengan peledakan di BEJ. Polisi masih akan terus melakukan penyelidikan dan mengidentifikasi orang-orang yang akan mendukung perolehan informasi. "Terus terang, saya agak malu karena belum ada yang terungkap," ungkap Dadang. Dadang menjelaskan, pihak TNI-AD saat ini sudah membuka diri. "Hanya masalahnya sekarang, apa benar ada kaitannya dan apakah memang bom itu datangnya dari institusi-institusi AD. Itu yang sedang kita coba klarifikasi," papar Dadang Garnida.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 18 Sep 2000 jam 12:48:54 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
