----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Antara, 18 September 2000

DUA ANGGOTA GAM DITANGKAP DI PIDIE

Banda Aceh, 18/9 (ANTARA) - Aparat keamanan TNI-AD menangkap dua
pemuda pelaku penggranatan Makoramil Muatiara, Kabupaten Pidi
(Aceh), dan keduanya teridentifikasi sebagai anggota Gerakan
Aceh Merdeka (GAM), kata pejabat kepolisian setempat.

"Keduanya teridentifikasi sebagai anggota GAM, dan selama ini
diduga sering melakukan penggranatan pos-pos aparat keamanan di
Pidie," kata Kasub Satgaspen Operasi Cinta Meunasah (OCM)-I,
Senior Superintendent Kusbini Imbar melalui Wakasub
Seperintendent Y. Suyatmo kepada pers di Banda Aceh, Senin.

Kedua pemuda itu ditangkap aparat setelah mereka melakukan
pelemparan granat di Makoramil Mutiara, Minggu (16/9), sekitar
pukul 19.00 WIB.

Kedua anggota GAM itu masing-masing, Bachtiar (30) dan T. Ansar
(24), keduanya penduduk Mutiara, Pidie.

"Kedua tersangka itu tertangkap setelah melempar granat di
Makoramil, namun granat tersebut tidak mencederai aparat
keamanan yang memang dalam posisi siaga, lalu, sejumlah aparat
keamanan lainnya melakukan pengejaran sehingga keduanya
tertangkap," katanya.

Kedua warga Pidie bersama barang bukti yakni satu unit sepeda
motor kini diamankan di Makoramil Mutiara untuk penyelidikan
lebih lanjut. "Mungkin dari keduanya bisa terkuak dari mana
mereka memperoleh bahan peledak itu," katanya.

Aparat terluka

Sementara pada Minggu (16/9), sekitar pukul 09.30 WIB, truk
aparat keamanan gabungan TNI/Polri itu terjungkal setelah
sebelumnya sempat diserang dengan GAM oleh sipil bersenjata di
Desa Alue Drien, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, mengakibatkan
enam personil marinir dan dua Brimob mengalami luka-luka.

Delapan aparat keamanan yang mengalami luka-luka dalam peristiwa
tersebut, masing-masing Pratu Kartono, Pratu Edi Junaidi, Praka
Ribut Priyo, Praka Purwanto, Pratu M Gultom, Serda Karafi
(Marinir) dan Serda (Pol) Heri Kurniato serta Bharatu Gabriel
(Brimob).

Satu truk aparat keamanan itu dalam perjalanan dari Lhokseumawe,
Aceh Utara menuju Aceh Timur, namun sesampainya di Desa Alue
Drien, sekitar 30 kilometer Lhokseumawe, dihadang sekelompok
anggota GAM, dan mengakibatkan truk terjungkal karena ban
belakang pecah.

Dalam peristiwa tersebut aparat keamanan melakukan tembakan
balasan, sehingga terjadilah kontak senjata beberapa menit
dengan kelompok penyerang, katanya seraya menambahkan belum
diketahui adanya korban dipihak penyerang.

Selain itu, pada Minggu (16/9), kelompok sipil bersenjata juga
menyerang Mapolsek Kaway XVI, mengakibatkan luka-luka tiga
Brimob Polda Sumatera Selatan BKO Polres Aceh Barat, yakni Sertu
Feriadi, Serda Ngadimin dan Bharatu Heri.

Ketiga anggota polisi itu kini sedang mendapat perawatan
intensif di RSU Cut Nyak Dien, Meulaboh (Aceh Barat), sekitar
250 kilometer sebelah barat Banda Aceh.

(U.BDAPK01/BDA03/09:30/B/ND05/18/09/:0 10:02)

1809001007 NNNN

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 19 Sep 2000 jam 07:42:32 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke