----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Antara, 15 September 2000

TIGA ANGGOTA GBPK TEWAS DI ACEH UTARA

Banda Aceh, 15/9 (ANTARA) - Inisiden bersenjata kembali
merenggut tiga korban meninggal dunia di Kabupaten Aceh Utara,
ketiga orang tersebut adalah Gerombolan Bersenjata Pengacau
Keamanan (GBPK) yang tewas dalam kontak tembak dengan aparat
keamanan, kata pejabat kepolisian setempat.

"Kasus itu berawal dari penghadangan yang dilakukan anggota GBPK
terhadap dua unit mobil aparat keamanan yang sedang melakukan
patroli," kata Kapolres Aceh Utara, Superintendant Abadan Bangko
yang didampingi Perwira Penghubung Penerangan Senior Inspektur
Abdi Darmawan kepada pers di Lhokseumawe, Jumat.

Sementara versi masyarakat, seorang dari ketiga korban yakni
Saifullah Abdullah (17) penduduk Desa Meurbo, tewas ditembak
aparat keamanan karena tertangkap basah saat sedang memasang bom
rakitan di jalan di Desa Lhok Meurbo, Kecamatan Sawang, Aceh
Utara, Kamis (14/9), sekitar pukul 08.00 WIB.

Sedangkan dua orang lainnya, T. Marzuki (31), penduduk Mon
Geudong, Kecamatan Banda Sakti dan Hamdani, penduduk Kuta
Binjei, Kabupaten Aceh Timur, tewas tertembak saat aparat
keamanan dalam perjalanan melanjutkan patroli sekitar enam
kilometer dari lokasi pemasangan bom, kata masyarakat.

Senior Inspektur Abdi Darmawan, lebih lanjut menjelaskan, karena
mendapat serangan mendadak, aparat keamanan membalas rentetan
tembakan balasan dan terjadilah kontak senjata sekitar 60 menit.

"Pasca baku tembak itu, di sekitar lokasi ditemukan tiga anggota
GBPK yang meninggal dunia akibat tertembak," tambahnya seraya
menambahkan tidak ada korban jiwa dari aparat keamanan.

Dari lokasi kontak senjata itu, katanya, aparat keamanan
menemukan sejumlah barang bukti dari korban, antara lain, kabel
listrik sepanjang sembilan meter, tali nilon dan serpihan
granat. Semua barang bukti itu kini diamankan di Mapolres Aceh
Utara untuk penyilidikan lebih lanjut.

Selanjutnya, ketiga korban tewas itu dievakuasi ke Rumah Sakit
Umum (RSU) Cut Meutia, Lhokseumawe oleh aparat keamanan. "Dan
ketiga mayat GBPK itu telah diambil oleh anggota keluarganya
untuk dikebumikan," demikian Abdi Darmawan.
(U.BDAPK01/BDA01/15/09/2000/10.10 WIB/b/nd06/15/09/:0 10:40
1509001042 NNNN

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 19 Sep 2000 jam 09:28:16 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke