---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Gus Dur: Serahkan senjata atau diserang satunet.com - Presiden KH Abdurrahman Wahid mengingatkan para anggota milisi untuk segera menyerahkan senjata mereka kepada aparat keamanan, karena kalau hal itu tidak dilaksanakan, para milisi itu akan diserang oleh pihak luar. Pernyataan Presiden Gus Dur itu menanggapi upaya intervensi militar internasional di Nusa Tenggara Barat (NTB) jika Indonesia tidak segera menyelesaikan masalah keamanan di NTT atau tidak juga segera melucuti para milisi. Gus Dur mengungkapkan peringatan itu sebelum Wapres Megawati Soekarnoputri bertolak ke NTT, Minggu, guna menyaksikan penyerahan senjata para milisi kepada aparat keamanan. "Ada rumors bahwa 800 tentara marinir AS siap dikirim ke Atambua untuk melindungi para pekerja PBB," ujar Kepala Negara. Namun hal itu dibantah oleh pihak AS bahwa negera itu akan mengirimkan pasukan marinirnya ke Atambua sebagai upaya untuk menyelesaikan kasus Atambua. "Kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia serius untuk menyelesaikan kasus Atambua, termasuk pembunuhan tiga staf UNHCR di Atambua," kata presiden. Para anggota milisi kemarin telah menyerahkan senjata-senjata yang mereka miliki, namun upacara penyerahan senjata itu diwarnai ketegangan karena keinginan mereka untuk berdialog dengan Megawati tidak terlaksana. Para milisi itu sempat marah dan merebut kembali senjata yang diserahkannya itu. Namun dengan tetap melakukan pendekatan persuasif, maka akhirnya para milisi itu luluh dan kembali menyerahkan senjata mereka kepada aparat keamanan. Hingga Minggu kemarin, milisi telah menyerahkan 34 senjata otomatis, 9 pelontar granat nine, sekitar 1000 senjata rakitan dan sekitar 1000 amunisi.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 26 Sep 2000 jam 05:27:57 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
