---------------------------------------------------------- Live and work in the USA legally: Register for the GREEN CARD LOTTERY! Visit http://www.us-immigration.org -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Indonesia Daily News Online http://www.indo-news.com/ Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Dua Penumpang Kereta Api Argo Bromo Ditembak Kendal, Kompas Dua orang penumpang kereta api eksekutif Argo Bromo jurusan Jakarta-Surabaya, Selasa (26/9) sekitar pukul 05.30 ditemukan warga Dempelrejo, Kecamatan Peganton, Kabupaten Kendal Jateng dalam keadaan luka parah akibat tembakan. Menurut korban, mereka ditembak oleh lima orang bersenjata dalam kereta dan dilemparkan ke luar gerbong dalam keadaan terikat dan nyaris bugil. Keduanya berhasil diselamatkan penduduk dengan membawa korban ke rumah sakit dr Soewondo, Kendal. Kedua korban bernama Santoso (30) warga Tanah Rendah Kebunpalang Surabaya, dan Aji (27) warga Jakarta. Hingga pukul 21.00, Aji masih dirawat di RSU dr Soewondo Kendal. Kondisinya membaik meski masih terbaring lemah dan diinfus. Sementara korban Santoso sudah dipindahkan oleh keluarga ke RSU dr Kariadi Semarang, karena keadaannya kritis. Pihak PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops IV Semarang, melalui Kepala Operasi Drs Herlianto mengakui adanya peristiwa penembakan di KA Argo Bromo. Namun, pihaknya belum bisa memastikan apakah kedua korban betul-betul penumpang resmi atau justru pelaku kejahatan. Kapolres Kendal, Superintendent Drs Anas Yusuf yang dihubungi Selasa malam mengungkapkan, pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut dengan mengirim petugas ke Jakarta maupun Surabaya untuk mengecek alamat korban. Belum jelas Menurut Anas Yusuf, belum jelas apakah korban itu memang penumpang KA Argo Bromo ataukah ada dugaan lain. Apalagi, petugas yang memperoleh laporan dari warga juga tidak menemukan identitas yang jelas dari kedua korban itu. Bahkan, karcis bukti sebagai penumpang pun tak ditemukan, karena korban ditemukan dalam keadaan terikat dan hanya mengenakan celana dalam. Herlianto menambahkan, sebelumnya di Stasiun Pekalongan saat terjadi penggantian kondektur dilaporkan terjadi pencopetan oleh dua pelaku. Kedua pencopet berhasil ditangkap, dan menurut rencana akan diproses di Surabaya. "Saya belum jelas, apakah kedua korban itu pencopet atau bukan," katanya. Menurut keterangan Rodhi, warga Dempelrejo yang pertama kali menemukan korban, saat ditemukan keduanya dalam keadaan terikat tangan dan kakinya, dalam kondisi kritis akibat luka tembak. Kepada penolongnya, korban Aji mengungkapkan dirinya dan Santoso, penumpang yang duduk berdekatan, diserang dan dianiaya oleh lima orang tak dikenal.*** ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 28 Sep 2000 jam 04:27:05 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
