----------------------------------------------------------
The US government makes available 55.000 GREEN CARDS
(permanent residence visa) in a random lottery.
Visit http://www.us-immigration.org for details
on how to play the GREEN CARD LOTTERY

-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Indonesia Daily News Online
http://www.indo-news.com/

Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Polisi Harus Mengungkap Yang Merancang dan Membiayai Pemboman

Jakarta, Kompas Cyber Media

Pengamat militer Salim Said mengatakan polisi harus mengungkap siapa yang
merancang dan membiayai pemboman di Jakarta selama ini. Kalau hanya
menangkap pelaksana, si perancang akan mencari pelaksana yang lain.

Mangenai dugaan keterlibatan dua oknum dari dua kesatuan elite AD dalam
peledakan bom di Gedung Busa Efek Jakarta pada 13 September lalu, ia
mengatakan polisi harus membuktikan apakah keduanya bertindak pribadi atau
motivasi lain. "Begitu pun soal apakah kelompok GAM terlibat atau tidak,
perlu dibuktikan," katanya.

Menurutnya, kalau ia bertindak pribadi mungkin dengan motivasi cari uang.
"Dalam kasus kriminal seperti curanmor, narkoba dll kan ada tentara yang
ditangkap. Kalau pelaku peledakan bom dilakukan dengan motivasi pribadi, kan
harus dipisahkan dari institusional TNI," kata Salim di DPR, Selasa. Inilah
yang menurutnya harus segera diungkap polisi, siapa otak di belakang
peristiwa ini.

Ia juga menolak bila kesalahan buru-buru ditimpakan kepada oknum TNI pro
status-quo. "Kita bicara hukum tidak bisa dengan sinyalemen. menegakkan
hukum itu perlu bukti," katanya.

Salim mencontohkan bahwa di Amerika Serikat semua aparat penegak hukum,
termasuk polisi dan jaksa mengerti perilaku boss mafia di New York. "Tapi
mereka tak bisa menangkap para boss itu sembarangan karena tak ada bukti,"
katanya.

Tentang cara kerja polisi, Salim menyarankan perlu dikembangkannya metode
untuk menangkap basah pelaku tindak kriminal. Ia mencontohkan bagaimana
polisi menangkap basah pelaku kejahatan dengan menyamar sebagai sopir taksi.
"Di situ kan bisa tertangkap basah dengan barang bukti granat yang akan
digunakan untuk kejahatan," katanya.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 27 Sep 2000 jam 04:31:42 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke