Wah... Suhu turun rembug nih... Yah, sabar aja bos mengenai kesadaran dan info ke "mandegan" elex-nya. Kalau toh orang endonesa ga sanggup beli & maunya gratisan, biar-lah Allah yang membayar dengan pahala... Setuju...??? (Pahala bisa buat makan ga sih...??? hehehehe....)
Kalau pun ada senior yang OOT (Omong Omong Tok) juga ga apa², Maju terus pantang mundur... Show must go on... Not Live must go on, karena pepatah kuno mengatakan, "seorang lelaki berani hidup diatas peruntungannya", Usaha sendiri dong, bukannya nerimo gaji dari bos aja... geto loch... :) Anyway, kapan projek di daerahnya beres? Sy dah siapin bahan bwt nulis buku & Source [EMAIL PROTECTED] dah sy rapihin neh. Ga sabar euy... Tapi kalo elex-nya mandek karena alasan kurang laku, trus kemana lagi dong??? Mohon maaf jika ada ucapan yang salah, karena yang benar hanyalah milik Allah semata... Regards, www.h4rd3st.com ----- Original Message ----- From: "Syahrial Chan" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Wednesday, March 22, 2006 5:32 PM Subject: Re: Sekedar ide (was: Re: [indopb] Re: maaf, cuma sekedar keluhan..sharing) > PowerBuilder > ------------------------------------------------------------------------------- > Saya secara pribadi prihatin dengan cara pandang programmer PowerBuilder > di > Indonesia yang ingin serba instan dan gratisan tanpa harus bekerja dan > melakukan pengorbanan. Seharusnya seorang programmer adalah seorang > inteletual yang mempunyai pola pikir secara logika, tidak seperti pola > pikir > masyarakat yang harus mendapatkan Kompensasi BBM alias mau nerimo saja. > > Kalau para programmer PowerBuilder di Indonesia ini termasuk golongan > masyarakat yang mendapatkan kompensasi BBM dan orang yang tidak mampu > membeli beras / penerima beras miskin bukan manusia berdasi, mungkin perlu > diusulkan kepada pemerintah agar mendapatkan pendidikan PowerBuilder > gratis > + source codenya. Bagaimana bisa berkembang kalau dari hari ke hari > berpikirnay selalu ingin mendapatkan uluran tangan orang lain, tidak mau > berusaha dan belajar mandiri. > > Bagi para senior diharapkan mau menyumbangkan sedikit ilmunya berupa buku > jangan yang gratisan karena yang gratisan seperti memposting ke milis > kurang > berbobot dan tidak berumur lama, kecuali untuk diskusi dan kasus2 kecil. > Kalau dituangkan berupa buku, penyampaiannya akan lebih baik dan sistem > matis karena harus mengukuti aturan penulisan ilmiah dan EYD (ejaan yang > disempurnakan) serta diedit kembali oleh editor, tentu saja akan lebih > enak > dibaca ketimbang soruce code yang gratisan. > > Buku2 PowerBuilder yang saya tulis bertujuan untuk mengajarkan para calon > programmer PowerBuilder agar tidak lagi timbul pertanyaan bagaimana cara > menggunakan PowerBuilder dalam aplikasi database. > > Menurut saya buku Pemgrograman database dengan PowerBuider dan Aplikasi > Inventory dengan PowerBuilder 8.0 adalah tepat untuk pemula dengan > mengikuti > langkah2 yang diberikan dalam buku tesebut, pasti akan bisa membuat > aplikasi > database dengan PowerBuilder, tetapi jika Anda berpikir bagaimana kalau > diberikan source code agar dapat langsung dijalankan, saya jamin tidak > akan > bisa menggunakan PowerBuilder dan tidak akan mengatui keunggulan yang > dimiliki oleh PoweBuider. Bagaiman seseorang bisa menggunakan suatu > sortware > jika tidak belajar hanya dengan membaca source code yang belum pernah > diketahui bagaimana cara membuatnya. Ironis memang Programmer PowerBuilder > Indoneisa. Pepatah mengatakan bahwa "Untuk membantu seseorang janganlah > diberikan ikan tapi berikanlah pancing/kail" Jadi memberikan source code > tidaklah mendidik dan mengajarkan orang malas. > > Buku Aplikasi GL dengan PoweBuilder 9.0 dan SQL Server 2000 adalah > diperuntukan bagi programmer PowerBuilder yang ingin menggunakan > PoweBuilder > setingkat lebih maju karena bagaimana menerapkan konsep inherit dan > membuat > suatu object yang dapat digunakan oleh berbagai aplikasi database. Buku > ini > sebenarnya adalah PowerBuilder Application Generator Versi 1.0 tetapi > tidak > dinyatakan secara eksplisit. > > Buku PowerBuilder Application Generator yang ada dipasaran sekarang ini > adalah PowerBuilder Application Generator Versi 2.0 untuk membantu para > programmer PowerBuider untuk membuat aplikasi database seara cepat (dalam > hitungan menit). Pada buku ini juga telah diberikan contoh bagaimana cara > membuat DataWindow pada saat runtime. Diharapkan dengan buku ini para > Programmer Builder di Indonesia dapat berkereasi. > > Bagi para pembaca buku2 tesebut di atas dapat menyampaikan kritik,saran > dan > pertanyaan via email yang telah dicantumkan dalam buku tersebut. > > Tahukah para anggota milis IndoPB? Apa pengaruhnya terhadap para pembaca > yang > membeli buku tesebut? Tujuan dari saya sebagai penulis buku2 PowerBuider > tersebut agar bisa menjawab pertanyaan2 para pemula, teatpi tidak sampai > ke > pembaca malahan dengan adanya buku2 tserbut menimbulkan berbagai > pertanyaan > yang disampaikan kepada saya yang seharusnya tidak ditanyakan. Kenapa bisa > demikian? Ya itu tadi, orang tidak mau belajar tapi maunya source codenya > saja. Mendingan pertanyaan disampaikan via email tetapi via SMS, sehingga > untuk menjwab pertanyaan tersebut saya harus mengelurkan biaya lagi untuk > membeli pulsa padahal biaya saya untuk menulis buku saja tidak terbayar > dari > royalti penjualan buku tserbut. Memang itulah gambaran moral masyarakat > kita, belum bisa berterima kasih, mempunyai tingkat kesadaran yang sangat > rendah. (: > > Kami juga telah mencoba membentuk suatu wadah dengan nama PB-DEV > (www.pb-dev.or.id) dan mengadakan workshop. Kami mencoba mengundang para > senior terutama dari Teradata tapi tidak satupun yang bersedia > menyumbangkan > materi padahal kami telah mencari dana dari para sponsor untuk membayar > beliu2 tersebut. Memang terkesan para programmer PowerBuilder pelit ilmu, > dari beberapa yang saya tangkap alasannya adalah mahal untuk > mendapatkannya. > Perlu diketahui bahwa tidaklah berarti suatu ilmu bila hanya digunakan > untuk kepentingan pribadi dan tidak dapat digunakan oleh orang lain. > > Seperti dalam debat dengan saudara dengan inisial hrd3st mengatakan bahwa > saya tdiak mau sharing PAG. Pertanyaan saya apa yang telah sumbangkan oleh > "DIA" yang mecelah saya? Apakah "dia "belum mengetahui bahwa buku PAG > telah > diedarkan di seluruh Indonesia berserta CD soruce codenya? Memang PAG > tersebut tidak disharing secara gratisan tetapi berupa buku dan juga tidak > diberikan 100% tetapi bagaimana langkah2 untuk membuat PAG tersebut > termasuk > DWG-DataWindow Generator (DW Builder seperti yang dibuat oleh saudara > hrd3st). Memang banyak yang pinter mencelah tapi tidak bisa memberikan > solusi! > > Kalau yang dikatakan saudara Rudi Hartono bawha saya menulis buku > PowerBuilder sekarang mandek? Tidak juga. Saya mempunyai 10 judul lebih > buku > tentang PowerBuilder yang siap diterbitkan. Tetapi kenapa tidak > diterbitkan? > Informasi terakhir saya terima dari Elex bahwa naskah buku dari rekan saya > sesama menulis PowerBuilder tidak diterima dengan alasan buku PowerBuilder > kurang laku. Pertanyaannya, kenapa kurang laku? Jawabannya kembali lagi > kepada tingkat kesadaran masarakat untuk membaca tertutama para pengguna > PowerBuilder di Indonesia yang masih mengharapkan yang gratisan. Yang > nulis > jadi gak semangat n penerbit juga gak mau rugi. > > Microsoft > ------------------------------------------------------------------------------- > Tentang kejayaan yang dicapai Microsoft tidaklah datang secara gratisan > tetapi dengan pengorbanan dan menghargai karya orang lain. Saya baru saja > bergabung ikut menulis produk Microsoft (SQL Server 2000 dan SQL Server > 2005), Microsoft Indonesia memberikan ucapan terima kasih berpa sertifikat > + > CD produk2 Microsoft kepada saya dan juga mendapatkan dana training setara > dengan uang Rp. 10 lebih, lalu menulis buku tentang produk Microsoft > kemudian Microsoft membeli buku tersebut dan dibagi-bagikan waktu > launching > 29 November 2005. Bagaimana dengan Sybase? > > Jika di antara kitaada yang ikut launching Microsoft 2005 pasti > bisa mengira-ngira berapa besar perhelatan dan dana yang dikeluarkan > Microsoft saat itu. > > Perlu diketahui oleh kita semua pengguna PowerBuilder bahwa saat Presiden > Direktur Microsoft Indonesia menyampaikan sambutannya saat launching > Microsoft 2005 bahwa "Jangan terpengaruh dengan iming-iming open source > (baca gratisan)" hal ini bisa kita buktikan di pasaran mana yang lebih > maju > yang gratisan apa yang bermodal? > > Kesimpulan. > ------------------------------------------------------------------------------- > Sebaik apapun suatu produk tidak akan tidak akan berarti apa-apa jika > tidak > ada orang lainnya menghargainya (baca membelinya). > > Kita bisa lihat sendiri di negeri ini, perusahaan-perusahaan yang mendapat > subsidi tidak dapat bersaing di pasar alias failit. Jadi untuk maju memang > harus berkorban baik waktu, tenaga maupun uang. > > Wasalam, > Syahrial Chan > www.power-it.co.id ----------------------------------------------- IndoPB - Indonesia PB User Group To Post a message, send it to: [EMAIL PROTECTED] To Unsubscribe,send a blank message to: [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indopb/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
