Stored Procedure jika hanya select bieasa saja mungkin tidak ada bedanya dengan disimpan di server (stored procedure) atau di client.
Seperti pendapatnya riki andrian harus diliat juga apakah ketika live/production ada kemungkinan perubahan atau tidak. Tapi jika sebuah proses memerlukan select bolak balik ke server lebih baik di simpan di Stored procedure ke timbang di client. Dengan menyimpan di server otomatis beban network akan berkurang dan dari segi kecepatan proses juga meningkat. karena prosesnya di server. Bayangkan kalo prosesnya di client trus yang koneksi ternyata lambat dan trafik sedang tinggi. --- In [email protected], riky andrian <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > kalau saya punya pendapat; > sql statement memang mau ditaruh di client atau server secara praktis > (result) nya akan sama2 saja > tapi yang jadi pertimbangan adalah sejauh apa pentingnya/kritisnya sql > statement tersebut > karena berhubungan dengan maintenance dan troubleshoot setelah sistem 'live' > > apabila sql statement menyangkut hal yang krusial/kompleks/penting dan > butuh treat khusus, jgn letakan di client tapi simpan sebagai SP di > mssql sehingga client tinggal pangggil SP nya/hanya 'tahu beres' saja, > untuk hal2 yang sifatnya biasa/rutin/tidak terlalu krusial sebaiknya > disimpan di client saja > agar supaya SP di server tidak terlalu dijejali oleh sql2 statement yang > tidak terlalu penting karena maintenance dan trobuleshootnya juga nanti > akan lebih repot > > demikian pendapat saya > terima kasih > > -- > > *Riky Andrian* > > /kirim pasukan TNI ke perbatasan Lebanon/ > > > Wihartoyo wrote: > > > > Mas Ziezed > > > > Mengenai stored procedure, aku mau tanya nih; > > Andaikan kita butuh mendeklarasikan Query yang jumlah barisnya sampai > > lebih > > dari 50 baris dan dimana sekaligus dalam Query itu membutuhkan komunikasi > > yang intens dengan database (C.q. MS SQL Server, seperti yang punya mas > > ziezed) dan mungkin ada nested query yang dipakai berkali-kali, kira kira > > enaknan langsung di deklarsikan dan dieksekusi di powerbuilder atau kita > > bikin aja jadi Stored procedure? > > > > Kalo saya, maka dia akan saya deklarasikan sebagai stored procedure. > > > > -----Original Message----- > > From: [email protected] <mailto:indopb%40yahoogroups.com> > > [mailto:[email protected] <mailto:indopb%40yahoogroups.com>] On > > Behalf Of > > ziezed > > Sent: Sunday, August 06, 2006 11:10 AM > > To: [email protected] <mailto:indopb%40yahoogroups.com> > > Subject: [indopb] Store Procedure dan Coding di PB > > > > mohon pencerahan > > saya baru belajar menggunakan PB dgn data base nya ms sqlserver dan > > baru juga dalam pemrograman client server. Saya agak bingung > > menggunakan SP di sqlserver dan coding dari PB, kapan seharusnya > > menggunakan SP? karena dengan coding di PB juga bisa melakukan proses > > yang sama. > > > > terima kasih > > > ----------------------------------------------- IndoPB - Indonesia PB User Group An Indonesian PowerBuilder User Group's Event 2nd PowerBuilder Update Mezzanine Floor Hotel Ibis Slipi 26/27 August 2006 To Register : http://groups.yahoo.com/group/indopb/database?method=addRecord&tbl=4 Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indopb/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
