----- Original Message -----
From: susiyantomarx
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Tuesday, February 07, 2006 1:20 PM
Subject: [HARLEY-DAVIDSON-CLUB-INDONESIA] OTT: FW:...
Belum lama ini, melalui buletin board friendster Sarie Febriane
mengeluh tentang kelakuan iring2an HD yang mengesalkan. Curahan
hatinya terlontar dengan kata-kata keras, sampai saya terkaget-kaget
karena saya tahu betul dia adalah seorang jurnalis yang santun dan
ibu muda yang lembut hati. Enggak sangka akhirnya dia bisa begini
murka karena diperlakukan semena-mena oleh pengendara HD.
Saya copy ini dari bulletin board friendster ( Sarie Febriane,
[EMAIL PROTECTED]).
For anyone in this milist who ride HD (you do know who you are...),
please read.
salaaam,
Yuni
==================
Monday, February 06, 2006 4:49:00 PM
Subject: Gerombolan Harley Davidson Menjijikkan ! (Part I)
Message: Sebelumnya, mohon maaf sebesar2nya jika ada
kata2 yg kurang berkenan di bawah ini. Maaf juga kepanjangan.
Dear para netters yang budiman.
Cerita tentang kearoganan gerombolan Harley Davidson (HD) di jalanan
mungkin sudah kelewat basi. Sudah berkali-kali menjadi keluhan para
pengguna jalan selama ini. (ingat seorang Bapak yang ditabokin
gerombolan itu hanya karena
mobilnya menghalangi arus HD?). Saya sendiri baru saja mengalami
kejengkelan luar biasa terhadap para cecunguk itu, Minggu sore (5/2)
kemarin di Jalan Cinere Raya.
Sore itu, Jalan Cinere Raya yang rusak itu macet seperti biasanya,
baik ke arah Sawangan/Parung, apalagi ke arah Jakarta. Sendirian,
saya mengendarai mobil dari arah Jakarta ke arah Sawangan. Arus
mobil hanya dapat merambat pelan, demikian juga dengan arus
kendaraan ke arah Jakarta, yang malah lebih padat.
Ketika tiba di depan perumahan di dekat Polsek Cinere, terdengar
bunyi sirine melengking dan deru suara motor yang sangat gaduh. Tak
lama kemudian gerombolan cecunguk pengendara Harley Davidson, yang
jumlahnya sekitar dua
puluhan, tampak dari arah berlawanan (dari arah Sawangan kea rah
Jkt).
Ketika itu saya sempat berpikir positif, Ah, kalau lagi macet begini
mungkin mereka akan lebih sabar dan sopan, berderet rapi mengikuti
arus yang memang sedang merambat pelan. Tapi rupanya tidak ! Saya
memperlambat kendaraan
karena khawatir tersenggol motor2 mahal mereka, yang mulai menyelip,
memasuki ruang di sisi kanan mobil saya. Ketika mobil di depan saya
sudah lebih maju, arus motor Harley dari arah berlawanan semakin
banyak dan dengan arogannya mengambil kira2 sepertiga lajur di depan
saya.
Para pengendara itu dengan tangannya menyuruh saya lebih minggir ke
kiri, padahal sisi jalan sebelah kiri juga sudah mentok. Ketika itu
mobil saya sudah hampir sampai bagian jalan yang bottle-neck.
Sementara, di sisi kanan mobil saya sudah diisi dengan motor2 besar
mereka. Jelas, saya enggak mau memaksakan diri lebih mepet ke kiri,
wong saya bergerak di lajur yang semestinya !!
Karena saya enggak mau ngalah, para cecunguk itu pun gondok dan
meraung2kan gasnya. Saya lalu balas mengedip2kan lampu jauh mobil
saya kpd motor2 di depan saya itu. Mereka gak terima. Salah seorang
begundal HD lalu menggebrak kap
mobil saya. Mungkin, karena saya perempuan, dipikirnya saya takut.
Saya buka jendela mobil sampai habis, dan saya teriak: Hey, jangan
norak lu, gebrak2 ! E lu yang minggir !!
Begundal itu kayaknya tambah panas, dan ngegebrak lagi. Jelas saya
enggak terima. Dengan kepala melongok ke luar jendela, saya pun
mendampratnya lagi dengan desibel suara makin tinggi (baca:teriak).
Terpaksa deh, jadi tontonan
para pengendara mobil lain.
Tiba-tiba, mungkin karena marah didamprat perempuan (kecil pula),
salah seorang pengendara lain yang bertubuh gempal banget
melayangkan tangannya yang kekar ke arah saya yang masih melongokkan
kepala ke luar jendela sambil mendamprat. Saya pikir dia belagak
ngancam mau nempeleng, rupanya spion mobil saya digamparnya dengan
kuat sampai terlipat ke arah dalam.
Saya benar2 panas, akhirnya saya maki dia dengan sumpah serapah
kasar (yang
pertama kali keluar dari mulut saya di tahun 2006 ini), tentu dengan
teriakan. Saya sebenarnya jarang memaki sekasar itu, paling banter
semacam brengsek atau setan. Tapi magrib yang hampir azan itu, mulut
saya seperti kesurupan dan menyemburkan segala makian2 ekstrim.
Ego pun makin nekat. Suara makian saya makin kencang dan dengan
segenap kekuatan mengumpulkan ludah di mulut dan menyemburkannya ke
cecunguk2 HD itu. Bete banget, ludah saya gagal mengenai helm
begundal itu dan cuma kena dikit di body motornya. Ketika itu nyaris
saja saya mematikan mesin dan turun
dari mobil.
Pokoknya jengkel luar biasa. Tapi tiba2 sebagian otak saya teringat
pada Arundhati,
malaikat kecil saya..yang masih 20 bulan..Saya teringat juga cerita
seorang bapak yang bonyok2 digamparin gerombolan HD hanya karena
laju motornya terhalang mobil si bapak.
Ego sempet bicara, ah, gue kan perempuan, mana mungkin mereka
berani. Tapi bayangan wajah si kecil di benak saya sukses
mengurungkan niat saya itu. Kesal dengan perdebatan bathin saya
sendiri dan ulah mereka, akhirnya saya cuma bisa meraung2kan pedal
gas mobil, memaki2, dan menyemburkan ludah kembali ke arah
gerombolan ituS empat kesal, kenapa hari itu lupa membawa batang
penyetrum,
yang mungkin bisa bikin saya lebih pede kalo turun mobil.
Kebencian di dada rasanya betul2 membuncah.
Saat melambatkan kendaraan untuk memasuki kompleks, satpam kompleks
yang kebetulan nonton peristiwa itu, cuma bilang: Yah, sabar ajalah
Mbak, maklum orang punya duit, ngerasa yang punya negara. Kita mau
apa? ujarnya dengan wajah setenang telaga.
Duh Gusti, apa memang seperti itu yang dipikiran orang seperti pak
satpam ? Apa karena mereka berkelebihan materi, lalu bisa gagah-
gagahan memamerkan hobi mahalnya, lantas BERHAK untuk mentang2 di
jalanan? Terlebih jalanan seperti
Jakarta dan sekitarnya yang sudah terbebani dengan kemacetan
kronis??! Emangnya, jalan embah Lu, apa ? Masih sulit akal saya
untuk menolerir aksi gagah2an mereka yang mentang2 itu. Pikiran
kotor saya hanya sempat mengira,
mereka hanyalah kumpulan begundal2 impoten yang mencari kompensasi
dengan mengangkangi moge (motor gede). Sehingga, tercapailah ilusi
kegagahan diri !! Benar2 memuakkan dan menjijikkan.
Seluruh pekerja seks komersial di negeri ini, di mata saya, sangat
jauh lebih bermartabat ketimbang begundal2 itu ! Dan, se-ngesel2in-
nya abang becak dan supir angkot, saya lebih menaruh hormat pada
mereka, yang meski sering seenaknya, semua itu dilakukan dalam
rangka nyambung hidup di zaman susah ini. Sementara, begundal2 yg
sok elit itu ?! Huh, itu Harley bisa jadi juga dari hasil duit
haram/najis !
Apa gak nyadar nuraninya, negaranya udah bangkrut begini, bencana di
mana2, busung lapar bececeran, utang LN bejibun ! Eh, masih aja
sempet2nya belagak dan mentang2 di jalanan. Menurut saya, NURANI
begundal2 Harley Davidson
itu betul2 sudah terlumuri kotoran anjing buduk. Tingkah mentang2
mereka itu benar2 laknat, hina, nista !
Maaf jika kalimatnya terlalu kasar. Saya bukan orang yang berhati
mulia, yang begitu penuh kesabaran meliha t kearoganan. Saya benar2
enggak tahan melihat orang mentang2, apalagi hanya karena punya
kekuatan materi, kekuasaan,
atau berseragam. Menurut saya, orang2 macam ini seharusnya socially
rejected !!
Seharusnya, kita yang dimentang2in harus berontak. Jika tidak,
mereka bukannya rejected, malah akan merajalela. Jika publik kompak
serentak melawan segala aksi mentang2 seperti itu, perilaku arogan
semacam itu paling tidak bisa
terminimalisasi. Kebiasaan menolerir tingkah seperti itu, lama2 bisa
menjadi pemakluman, lalu jadi membenarkan !! Dari pada ngeroyok
copet mendingan ngeroyok dan ngabisin mereka. Rekan2 perempuan,
sebaiknya justru memanfaatkan
keperempuanan-nya dengan melawan jika mengalami hal serupa. Karena
jika begundal2 itu nekat membalas secara fisik kepada kita yang
perempuan, mereka justru bisa dikeroyok massa.
Kalau ada gerombolan laki2 berantem fisik sama perempuan, boleh jadi
secara hukum posisi mereka lemah. Jadi, jan gan ragu, LAWAN !
Aparat rasanya kurang bisa diharapkan, karena dengan segepok duit,
para aparat malah jadi pengawal begundal2 itu, seperti kebo dicocok
hidungnya. Jadi, jangan heran kalau negeri ini suatu saat akan marak
oleh vigilante, yg udh benar2 gak tahan (atau malah udah?). Karena
apa yg disebut para pengayom rakyat itu sebagian
besar cuma jadi anjing penjaga kepentingan para begundal, yg gak
cuma gerombolan HD.
Jika para netters tercinta ingin membantu gerakan anti-kearoganan
seperti ulah
gerombolan HD tsb, sebarkan surat elektronik ini ke seluruh rekan,
milis2, atau bulletin board di account friendster anda. Dan, jangan
lupa, jangan pernah tolerir ulah arogan begundal HD itu.
Semoga, pesan ini sampai pada begundal2 itu
(Hey Tong, kalo Elu bagian dari begundal itu, dan marah dengan isi
pesan ini, email saya, temui saya!)
Love,
:: sarie febriane
------------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Mail - Helps protect you from nasty viruses.
The real MOTORCYCLES are built not bought!
"SAY NO! TO EXPORT CLASSIC MOTORCYCLES"
SPONSORED LINKS Hobby and craft supply Craft hobby Hobbies and crafts
------------------------------------------------------------------------------
YAHOO! GROUPS LINKS
a.. Visit your group "Classic_motorcycle" on the web.
b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
------------------------------------------------------------------------------
[Non-text portions of this message have been removed]
Untuk berhenti berlangganan kirim email kosong ke : [EMAIL PROTECTED]
Ikuti juga forum diskusi VB.net dengan
mengirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/indoprog-vb/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/