Dear Dhani,

Hehe. Kita bukannya gak mau ke Microsoft. Tapi mreka pake teknik
pemasaran yang bener2 unik. Mreka biarin bajakannya dijual kemanapun
juga. Itu dengan tujuan product mreka jadi dikenal dan dipakai banyak
orang. Tar kalo udah waktunya tuk bergerak maka mreka akan datang n
targetin ke prusahaan yang banyak pake OS ato software mreka yang
bajakan. Nah itu tar dituntut dan mreka dapet banyak banget,
kemungkinan sebanding dengan harga 1000 atau 10000 license skali
nuntut. Kalo ke OS linux gak ada gunanya, karena itu malah akan
menutup kreatifitas pengguna untuk mengembangkan linux. Tetapi kalau
untuk software yang bisa digunakan di Linux sih bisa. Sperti ada
client saya disini yang khusus ngebuat software tuk digunakan di Linux. 

Cara kerja dongle ini bukan seperti sistem proteksi biasa yang hanya
dari sistem penguncian secara source coding ataupun penguncian dengan
mengakali HID dari device onboard computer. Product dongle ini ada
banyak di pasaran, bukan hanya kita. Untuk dongle saya, disiapkan
software untuk mengintegrasikan software yang ingin diprotect dengan
dongle kita. Dongle ini bentuknya ada yang seperti USB Flash Disk dan
juga ada yang seperti ujung kabel printer(LPT). Pengamanannya tidak
se-simple dengan HID. Kita menyediakan lebih dari 5 level security.
Mulai dari encryption, username dan password, access level,
perhitungan algoritma yang bisa diinput sendiri oleh programmer, anti
brute-force attack, anti sniffing, dan banyak lagi. Dan yang lebih
hebat lagi smua proses security yang saya sebutkan dan ada pada dongle
kita ini dilakukan di dongle. Dengan kata lain tidak dilakukan di
komputer. Jadi prosesnya itu tidak akan bisa di clone dan dibuat dummy
dongle secara virtual ataupun membuat dongle duplikat. Waduh bingung
juga mau jelasin apa lagi, susah kalo lewat email gini. Hehe. Tapi
secara garis besar mungkin dah ngerti? Kalo masi ada yang ingin
ditanyakan ya tanya aja. Gpp kok, namanya juga berbagi ilmu. 


Dear Eris,

Hahaha. Ya pendapat orang sih emang beda2. Saya gak bisa nyalahin
juga. Emang banyak yang mikir kalo ada yg gratis knp harus bayar. Tapi
kan kasian buat programmer2 kita di Indonesia yang udah susah2 buat
program dia jadi bagus banget dan bermaksud tuk menjual dan bisa
menghidupi keluarga dengan uang itu tapi trus ada yg iseng ngebajak
dan dijual secara murah atau dibagi2in coding nya secara gratis.
Dongle ini ditargetin bukan untuk end user, tetapi lebih kepada
developer. Dongle ini sendiri kan saya udah beritahukan sebelumnya
kalau ini bukan teknologi baru, tetapi udah sangat lama. Saya pertama
kali mengenal dongle pada tahun 1995. Tetapi pada saat itu saya tidak
mengerti guna sebenarnya apa. Sekarang setelah bekerja di perusahaan
ini barulah saya mengerti guna dongle ini sebenernya apa aja.

Dear Dhani dan Eris,

Saya bukannya tidak mau masukkan media. Kemaren ini kita udah
menghubungi suatu majalah komputer. Dan kita udah bicara langsung
dengan editornya. Dia tertarik ingin mengulas product kita ini. Tetapi
gak tau kenapa sekarang dia gak ada kabarnya lagi. Ada majalah
komputer laen malah nawarin masang iklan. Kita tidak tertarik untuk
pasang iklan saja. Kita memang inginnya pembahasan tentang plus
minusnya product kita ini. 

Oke, saya mengerti mungkin saya menuliskan dengan huruf cetak dan
besar semua itu akan bikin keki banyak orang. Tapi malah bos saya
sendiri yang mengatakan kalau dia berani membayar bila ada yang bisa
nge-crack software yang menggunakan dongle kita ini. Karena kan pabrik
kita itu di China. Team R&D nya itu dikepalai oleh salah satu kepala
hacker di China dan bekas pempimpin R&D dari prusahaan dongle
competitor kita. Kenapa kita berani claim uncrackable? Kalian tahu MCU
smart card? Itu adalah sebuah smart card yang memiliki kecanggihan
menyerupai komputer. Jadi di dalam MCU smart card ini ada operating
system sendiri, memory sendiri, dan smuanya yang lain. Dengan software
yang kita sediakan, si programmer dapat memasukkan source code nya
kedalam MCU Smart Card ini dan nantinya akan dicompile dan dijalankan
di dalam MCU Smart Card itu sendiri. Tentu saja bukan keseluruhan
program yand dimasukkan kedalam itu. Yang dimasukkan adalah bagian2
yang paling penting. Jadi pada saat dijual nantinya akan ada CD
installer si program itu. Pada saat softwarenya dijalankan dan ingin
menjalankan function tertentu, maka akan memanggil function tersebut
dari dalam dongle, dalam MCU Smart Card itu. Jadi kalau misalnya ingin
membajak software ini akan sia2 saja. Karena program itu tidak lengkap
tanpa coding yang ada di dalam MCU Smart Card. Jadi hasil bajakan itu
tidak akan dapat dijalankan. Lalu kenapa dari tadi saya terus menerus
membanggakan MCU Smart Card ini? Karena sampai sekarang terbukti emang
MCU Smart Card ini belum ada yang bisa crack dan buat duplikatnya.
Buktinya MCU Smart Card ini dijadikan standard untuk Credit Card di
bank bank luar negeri. Indonesia saja yang masih belum menggunakan
ini. Seperti Singapore, Malaysia, Australia dan smua negara lain sudah
tidak ada yang menggunakan Magnetic Card yang kita masih gunakan ini.


Dear vb.bois,

iya benar, persis seperti yang saya jelaskan bahwa core dari source
code kita itu sebagusnya dipisahin dari program itu sendiri. Jadi akan
 membingungkan si cracker itu sendiri.

Dear Aryo Sanjaya,

Emang ada banyak caranya. Bisa di crack, di bypass dengan mengirimkan
printah untuk melompati coding yang bersifat authentikasi atau apapun
juga, cloning dan sebagainya. Tetapi dengan beberapa method yang
disediakan oleh software kita akan dapat menetralisirkan trik2
tersebut. Hehe. Sepertinya banyak yang gak suka dengan kata yang saya
buat dengan huruf cetak tersebut. Sorry lagi nih tuk smuanya. Gak ada
maksud nyombong atau apapun juga. Mohon kesalahan saya dimaklumi,
namanya juga manusia. Hehehe.



Sekian dulu sepertinya. Kalau masih ada pertanyaan silahkan tanyakan
lagi saja. Saya akan bantu berikan jawabannya.

Kirim email ke