Ada beberapa project yang saya tangani mengalami hal yang sama, kebetulan setiap permasalahan tersebut terjadi bagi klien dari daerah, misalnya pemerintah daerah kabupaten yang baru pemekaran dimana minus org2 dengan background IT Mereka merasa punya duit cukup buat bayar kita, jadi wajar kalo mereka nuntut ini itu. Awalnya saya juga kelabakan, disaat aplikasi sudah masuk tahap testing, klien minta macem2, kurang ini tambahin itu.ada aja keinginannya. Dari pengalaman tersebut, maka saya merasa disinilah perlunya tim sistem analis.. Ya bisa jadi, programer jadi analis toh ga ada larangan.. Trik saya setelah kejadian tersebut, biasanya saya setelah obervasi lapangan bikin sebuah laporan yang mirip dengan tugas akhir, ditanda tangani kedua belah pihak Yang jelas pada laporan tersebut disebutkan batasan masalah, ruang lingkup, tujuan, desain rancangan sistem usulan, dengan begitu akan mengunci ruang gerak klien terhadap tuntutan perubahan dikemudian hari yang diluar apa yang sudah disepakati Biasanya saya kerjakan sampai proses test selesai, ya kalo mau ada perubahan setelah itu ujung-ujungya saya berbicara biaya Mungkin itu bisa dijadikan sebagai gambaran, yang jelas dari awal kita musti batasi dengan sebuah batasan masalah, buat desain rancangan sistem bisa layout, input, database sehingga klien nuruti dulu apa perjanjian dari awal.
_____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of David Gunawan Sugianto, S.Kom Sent: 23 Januari 2007 15:03 To: [email protected] Subject: ***SPAM*** RE: [indoprog-vb] OOT : Customer Satisfaction Terima kasih atas responnya. Tetapi sampai batasan mana penambahan itu bisa ditolelir? Karena kita kan jual jasa bukannya jual barang. Biasanya banyak hal yang belum terpikirkan oleh customer pada saat kita membuat Requirement Specification, setelah pada tahap "Testing" customer baru akan mengatakan : bagaimana kalo ditambahkan ini dtambahkan laporan itu dan lain sebagainya. Sejauh mana efektif nya dari adanya Requirement Specification dan bagaimana sebaiknya penyusunannya ? Best Regards, David Gunawan Sugianto -----Original Message----- From: indoprog-vb@ <mailto:indoprog-vb%40yahoogroups.com> yahoogroups.com [mailto:indoprog-vb@ <mailto:indoprog-vb%40yahoogroups.com> yahoogroups.com] On Behalf Of Iwan Cahyadi Sugeng Sent: 23 Januari 2007 10:27 To: indoprog-vb@ <mailto:indoprog-vb%40yahoogroups.com> yahoogroups.com Subject: RE: [indoprog-vb] OOT : Customer Satisfaction Menurutku memang kita harus lebih ketat, artinya kita harus bisa menahan semua fitur tambahan tersebut hingga berita acara untuk aplikasi yang sesuai dengan perjanjian awal bisa dikeluarkan atau selesai. Kita tampung semua fitur yang diminta dan dikumpulkan untuk kontrak selanjutnya. Kita harus bisa menerapkan metode wawancara pengguna yang efektif, dimana pengguna di paksa untuk mengeluarkan semua uneg - unegnya agar bisa diketahui apa saja harapannya di aplikasi tersebut, sehingga mengurangi permintaan tambahan pada saat pengembangannya. Kita juga sebaiknya memiliki pengalaman dan pengetahuan yang cukup mengenai project yang dibuat sehingga kita bisa memberikan solusi dan tidak hanya mengikuti apa yang menjadi kehendak user, karena terkadang kehendak user tidak bisa di terapkan di sistem yang sudah terintegrasi Lakukan analisa disain aplikasi dengan sebaik - baiknya untuk menghindari kesalahan saat disain aplikasinya. Coba dengan membuat dokumen Software Requirement Specification yang di sertai dengan contoh tampilan aplikasi sehingga mereka bisa mempelajari hasil akhir aplikasi yang akan di bangun. Problem dari permintaan user yang menyusul yang terkadang harus menambah cukup banyak dan bisa jadi merombak aplikasi kita, adalah karena user tidak tahu hasil akhir aplikasi yang akan mereka pergunakan, terkadang mereka tidak tahu apa yang harus di bangun, tidak bisa terlepas dari cara manual yang telah lama mereka pergunakan. Iwan Cahyadi Sugeng Freelance Programmer Interaktif Cipta Lestari Jakarta - Indonesia Yahoo ID: gig_boy2001 MSN ID : iwancs > -----Original Message----- > From: David Gunawan Sugianto, S.Kom > [mailto:[EMAIL PROTECTED] <mailto:dave-g%40sby.centrin> . <mailto:dave-g%40sby.centrin.net.id> net.id] > Sent: Tuesday, January 23, 2007 9:48 AM > To: indoprog-vb@ <mailto:indoprog-vb%40yahoogroups.com> yahoogroups.com > Subject: [indoprog-vb] OOT : Customer Satisfaction > > Hai Frens, > > Ada yang ingin saya bertukar pikiran ke teman-teman sekalian. > Ini terkait dengan mengatasi "Customer Satisfaction" bagi > para freelance programmer. > Sebagaimana dalam pembuatan program, kendala yang terbesar > (kalo buat saya :-)) adalah susahnya mengatasi / membatasi > dalam fitur-fitur yang harus dibuat berdasarkan permintaan > customer. Customer sering kali minta ini minta itu untuk > ditambahkan dalam programnya, padahal dalam awal > permintaannya tidak meminta fitur tersebut. Dan pada akhirnya > program itu tidak akan bakal selesai-selesai untuk > dikerjakan, maka membengkaklah biaya operasional dalam > pembuatan program. Hal ini bukannya menguntungkan buat > Developer tapi merugikan, memang pada awalnya dapat uang > tetapi pada akhirnya harus merugi. > > Jadi apa teman-teman bisa men-sharing-kan bagaimana untuk > mengatasi hal ini? Langkah-langkah apa saja untuk mengatasi, > yang diinginkan untung bukannya buntung? Thanks Before and After. > > Best Regards, > David Gunawan Sugianto [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
