Setiap penjualan akan menambah aktiva karena bertambahnya kas, atau piutang.
dan setiap pembelian akan mengurangi aktiva dalam hal ini pembelian tunai
yang mengurangi kas atau menambah pasiva dalam hal ini hutang bila pembelian
kredit/bukan tunai. Dan juga menambah dan mengurangi persedian barang. Bila
berhubungan dengan bank, dalam hal ini baik pembelian atau penjualan
menggunakan warkat tentunya akan membentuk rekonsiliasi bank.
Konsep dasarnya seperti itu tinggal bagaimana kita memasukannya kedalam
logic program. Ya mau ga mau mas musti memahami juga dasar-dasar akuntansi
untuk bisa menggabungkannya.
Misalnya mas beli barang 10 buah sebesar Rp 1000.000
jurnal yang akan dibentuk adalah

|| Persediaan barang      1.000.000
||      Kas                                     1.000.000

selain itu dari transaksi diatas akan mempengaruhi terhadap persediaan
barang yaitu dengan bertambahnya stock barang diaman dalam postingnya juga
harus menambahkan jumlah barang.
Belum lagi kita harus memahami konsep persediaan apakah menggunakan metode
FIFO, LIFO atau Average, terus apakah inventory ini untuk persediaan barang
dagangan atawa persediaan barang untuk produksi/manufacture.
Panjang mas, setidaknya mas musti didampingi oleh orang nya memahami betul
mengenai akuntasi. tidak hanya cukup dengan sharing disini. Dulu saya juga
waktu bikinnya didampingi oleh orang yang memahami akuntansi.


Pada tanggal 29/04/07, antony <[EMAIL PROTECTED]> menulis:
>
>   salam,
>
> mau minta sharing nih,
>
> ada yang pernah buat program inventory link ke General Ledger gak ya?boleh
> sharing?
> saya kurang tau cara kerjanya dan melibat kan transaksi jurnal apa jika
> lakukan transaksi......
>
> Regards,
>
> Antony
>
> ---------------------------------
> Ahhh...imagining that irresistible "new car" smell?
> Check outnew cars at Yahoo! Autos.
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> 
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke