Dear Friend,
Terimakasih atas informasinya. Pertanyaan lagi nih Berarti jika ada 2 database di local dan di server, sekarang saya mengerti perlu di sinkronisasi kembali. Sekarang yang menjadi pertanyaan saya misal, di supermarket tersebut masih ada data transaksi pending ( belum diproses ) 2, kemudian data tersebut di sinkron ke server, setelah hal ini, user mengubah data pending tersebut tapi sebenarnya user tidak merubah data hanya menekan tombol edit kemudian save ( iseng ). Ada perubahan waktu, tetapi data tidak diubah.Apakah ini akan diproses kembali? Atau kita memakai flag mana yang sudah diproses mana yang belum ? Flag yang mana yang menjadi acuan, server atau local ? Kalo misalkan server hidup pagi hari, terus diakses memakai data local terbaru, sore hari database server mati, kasir memakai database yang terbaru khan. Ada transaksi stock keluar dan masuk. Nah, kemudian server hidup kembali. Stock yang beda di localkah yang di transfer ke server ? Atau semua data local di kirim balik ke server ?.Bagaimana dengan semua transaksi penjualan dan pembelian ?. Bagaimana kalo transaksinya terputus di tengah jalan ketika kita melakukan sinkronisasi apakah perlu transaction ?. Terus diproses ulang kembali, apakah datanya tidak redundant ?. Terus kalo ada perubahan field baik penambahan field atau pengurangan (walaupun pengurangan ini jarang), berarti kita perlu menyamakan data di client donk ? Masalahnya hal ini pernah terjadi ketika saya merancang program, kebetulan saya menggunakan sql server, tidak access. Saya bingung soalnya, apakah saya salah atau tidak, access sebenarnya mendukung sinkronisasi nggak ya?. Karena dengan sql server sendiri saya masih memiliki kendala dalam hal sinkronisasi seperti ini. Masalahnya klasik, setiap problem pasti muncul ketika kita design program, khusus databasenya. Ada penambahan, ada pengurangan field. Ketika kita mencoba online antar masing-masing cabang, perubahan inilah yang sering terjadi. Ada juga masalah klasik soal user iseng seperti kasus diatas, dan stock yang biasanya tidak valid seperti kasus diatas. Rencananya mau mencoba teknik replikasi tapi belum berapa tahu. Mungkin ada yang mau menambahkan. Best Regards, _____ From: Bace - Bace [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: 07 Juni 2007 15:14 To: [email protected] Subject: [indoprog-vb] indoprog-vb] tanya sistem aplikasi POS,inventory Saya ngasih konsep juga ah.... Penggunaa dua database, server dan local host sudah baik, dan alasannya juga udah disampaikan. Pertanyaannya, database mana yang dipakai untuk laporan gudang/stock/dll Jawabnanya jangan membedakan kedua databsenya, kedua databse tersebut harus identik (sama), tetapi bagaimana bisa identik? kan satu diserver dan lainnya di local (local bisa banyak bukan). karena itu kita harus membedakan dulu, di komp local itu kerjanya apa? klu sebagai kasir, tentu dia hanya mendata data penjualan bukan? berarti yang perlu disinkronisasikan hanya tabel data penjualan (dan tabel lain yang berhubungan dgn penjualan) Dikomp server sudah tentu, ditujuakan untuk mengupdate data stock, gudang, harga, (dan lainnya) yang digunakan oleh komp klien (local). Asumsi kondisi jaringan disebuah supermarket 1. Ada sebuah komp server tempat penyimpanan database supermarket (semua data program), komputer ini sudah pasti terus hidup (sekali2 mati dikarenakan adanya kerusakan jaringan/komp, kondisi ini yang harus diperhatikan, krn klu komp server mati, komp klien sudah pasti tidak dapat berjalan, supermarket sudah pasti tidak dapat dibuka, kondisi ini tidak mungkin, makanya walaupun komp server mati, komp klien/local harus bisa tetap menyajikan data terakhirnya) 2. komputer klien/local harus terus hidup, krn jika mati kasir tidak dapat menjual barangnya. Cara kerja program: 1. Komp local sewaktu pertama sekali hidup (perhari), program akan mensinkronisasikan data harga barang dari komp server ke lokal, klu data stock tidak perlu, krn barang yang sudah dibawa kekasir pasti ada (dibeli pengunjung). Jika komp server rusak atau jaringan putus, komp local membaca data harga dikomp local, tetapi jika jaringan baik2 aja, ya ambil datanya dari komp server. 2. Terhadap data penjualan barang, jika jaringan baik2 aja, datanya langsung disimpan di komp server, tetapi jika jaringan lg ngambek, data penjualan (hanya data penjualan) disimpan di komp local dulu. kemudian jika jaringan sudah tidak ngambek lagi, program haarus memindahkan data penjulan yang ada dikomp local ke server, sekaligus menghapus data di komp local. untuk membuat laporan, data diambil dari komp server agar datanya benar (ingat komp local itu bisa banyak). Dikomp local laporan yang dihasilkan hanya laporan tentang penjualan yang di jual yang belum dipindahkan datanya ke server. Bagaimana membuat data bisa dipindahkan dari komp local ke server dengan baik? makanya sewaktu disain databse harus bagus, dan dirancang untuk migrasi data (pemindahan). Rahasia terbesar program supermarket atau program lainnya yang multi komp, multi user adalah pada disain database. bukan pada programnya (program penting, tetapi databasenya yang lebih penting, agar program menghasilkan data laporan yang sesuai yang dikenyataan, dengan kondisi lingkungan yang ekstrim). topik mengenai disain database sudah pernah ku singgung dimilis ini, cari aja... Semoga membantu: =(oVo)= ==================== BaceInside Publisher Copyright @2007 Not for reproduced, republished. Thank You ==================== __________________________________________________________Ready for the edge of your seat? Check out tonight's top picks on Yahoo! TV. http://tv.yahoo. <http://tv.yahoo.com/> com/ [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
