--------------FF698747F1228D7F6C673ABB
Content-Type: text/plain; charset=us-ascii
Content-Transfer-Encoding: 7bit

Iseng ajeee....

> Presiden dan Nasib
>
> Kalau di rumah Gus Dur lahir deklarasi Ciganjur. Maka untuk membohongi
> rakyat seperti orang-orang di Ciganjur, di Dufan Sri Bintang Pamungkas
> dan Mukhtar Pakpahan sedang berdialog membahas deklarasi Dufan.



> Isi dialog adalah sebagai berikut :
>
> Mukhtar : Bagaimana kalau yang jadi Presiden nanti tetap Habibie ?
> Bintang : Keadaan ya tetap kayak gini, macet.
>
> Mukhtar : Bagaimana pendapatmu kalau Presiden nanti adalah Gus Dur ?
> Bintang : Wah, amit-amit deh. Kita dipimpin si Buta dari goa hantu.
> Indonesia bakal jadi dunia persilatan  nanti. Bakal bermunculan Wiro
> Sableng. Lebih-lebih, omongan Gus Dur  yang sering mengigau alias
> ngelantur dalam ngomentari berbagai masalah.
>
> Mukhtar : Bagaimana pendapatmu kalau Presiden nanti adalah Megawati ?
> Bintang : Emangnya ini Kerajaan Indonesia ? Mengapa yang jadi presiden
> harus anaknya presiden ? Lagian kapasitas dan kelebihan Megawati itu
> apa atau dari segi mana ? Jasa maupun ijazah pun nggak ada yang bisa
> diandalkan ? Dia itu hanya boneka yang akan dimanfaatkan pihak-pihak
> yang punya tujuan tertentu sehingga berusaha menggolkan dia untuk jadi
> Presiden.
>
> Mukhtar : Lantas kalau yang jadi Presiden nanti adalah Hamengkubuwono
> X
> Bintang : Sama saja dengan Megawati. Mentang-mentang dia anaknya raja
> Jogja. Saya yakin kalau dia nggak dari kraton, nggak bakal ada suara
> untuknya. Kapasitas dan kelebihan dia itu apa ? Hamengkubuwono itu,
> sarjana saja nggak lulus (Drop out) dari Fakultas Hukum UGM. Dan perlu
> diingat bahwa dia itu sponsor dan dedengkot Golkar Jogja pada Pemilu
> yang lalu. Rupanya dia tipe 'dimana angin berhembus di situ dia
> duduk'.
>
> Mukhtar : Lantas kalau yang jadi Presiden nanti adalah Amien Rais ?
> Bintang : Wah ini lagi Si Pembual. Dia mau ngurusin negara sedangkan
> ngurusin mahasiswanya saja dia nggak  becus. Dia teriak-teriak basmi
> KKN sedangkan dia sendiri yang cuma seorang dosen, kekayaannya luar
> biasa. Dapat diamati sendiri lah ? Dan dia  orangnya plin plan.
> Kemarin ngomong
> gini, besoknya gitu. Dan dasar juga dari Jogja, tipe 'dimana angin
> berhembus di situ dia duduk'.
>
> Mukhtar : Kalau begitu, Presidennya kembali Suharto saja ?
> Bintang : Nasib !
> Mukhtar : Nasib bagaimana ?
> Bintang : Nasib kita, masuk penjara lagi !



--------------FF698747F1228D7F6C673ABB
Content-Type: text/html; charset=us-ascii
Content-Transfer-Encoding: 7bit

<HTML>
Iseng ajeee....
<BLOCKQUOTE TYPE=CITE>

<P><B>Presiden dan Nasib</B>

<P>Kalau di rumah Gus Dur lahir deklarasi Ciganjur. Maka untuk membohongi
rakyat seperti orang-orang di Ciganjur, di Dufan Sri Bintang Pamungkas
dan Mukhtar Pakpahan sedang berdialog membahas deklarasi Dufan.</BLOCKQUOTE>
&nbsp;
<BLOCKQUOTE TYPE=CITE>Isi dialog adalah sebagai berikut :

<P><B>Mukhtar </B>: Bagaimana kalau yang jadi Presiden nanti tetap Habibie
?
<BR><B>Bintang :</B> Keadaan ya tetap kayak gini, macet.

<P><B>Mukhtar : </B>Bagaimana pendapatmu kalau Presiden nanti adalah Gus
Dur ?
<BR><B>Bintang :</B> Wah, amit-amit deh. Kita dipimpin si Buta dari goa
hantu.&nbsp; Indonesia bakal jadi dunia persilatan&nbsp; nanti. Bakal bermunculan
Wiro Sableng. Lebih-lebih, omongan Gus Dur&nbsp; yang sering mengigau alias
ngelantur dalam ngomentari berbagai masalah.

<P><B>Mukhtar :</B> Bagaimana pendapatmu kalau Presiden nanti adalah Megawati
?
<BR><B>Bintang :</B> Emangnya ini Kerajaan Indonesia ? Mengapa yang jadi
presiden harus anaknya presiden ? Lagian kapasitas dan kelebihan Megawati
itu apa atau dari segi mana ? Jasa maupun ijazah pun nggak ada yang bisa
diandalkan ? Dia itu hanya boneka yang akan dimanfaatkan pihak-pihak yang
punya tujuan tertentu sehingga berusaha menggolkan dia untuk jadi Presiden.

<P><B>Mukhtar :</B> Lantas kalau yang jadi Presiden nanti adalah Hamengkubuwono
X
<BR><B>Bintang :</B> Sama saja dengan Megawati. Mentang-mentang dia anaknya
raja Jogja. Saya yakin kalau dia nggak dari kraton, nggak bakal ada suara
untuknya. Kapasitas dan kelebihan dia itu apa ? Hamengkubuwono itu, sarjana
saja nggak lulus (Drop out) dari Fakultas Hukum UGM. Dan perlu diingat
bahwa dia itu sponsor dan dedengkot Golkar Jogja pada Pemilu yang lalu.
Rupanya dia tipe 'dimana angin berhembus di situ dia duduk'.

<P><B>Mukhtar : </B>Lantas kalau yang jadi Presiden nanti adalah Amien
Rais ?
<BR><B>Bintang : </B>Wah ini lagi Si Pembual. Dia mau ngurusin negara sedangkan
ngurusin mahasiswanya saja dia nggak&nbsp; becus. Dia teriak-teriak basmi
KKN sedangkan dia sendiri yang cuma seorang dosen, kekayaannya luar&nbsp;
biasa. Dapat diamati sendiri lah ? Dan dia&nbsp; orangnya plin plan. Kemarin
ngomong
<BR>gini, besoknya gitu. Dan dasar juga dari Jogja, tipe 'dimana angin
berhembus di situ dia duduk'.

<P><B>Mukhtar :</B> Kalau begitu, Presidennya kembali Suharto saja ?
<BR><B>Bintang :</B> Nasib !
<BR><B>Mukhtar : </B>Nasib bagaimana ?
<BR><B>Bintang </B>: Nasib kita, masuk penjara lagi !</BLOCKQUOTE>
&nbsp;</HTML>

--------------FF698747F1228D7F6C673ABB--



Kirim email ke