-----Original Message-----
        From:   Lin [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
        Sent:   Wednesday, December 23, 1998 9:43 PM
        To:     Multiple recipients of list
        Subject:        Re: An interesting question

                > Setelah membaca diskusi mengenai irak dll dll dll....
                > saya punya pertanyaan...
                >
                > Bagaimana caranya menghukum kepala negara atau kepala
pemerintah yang serba
                > kuat di negaranya (dan rakyatnya sengsara), tanpa
menggunakan kekerasan ?
                >
                > Saya mencoba mencari jawabannya cuman masih belum
ketemu... tolongin dong...
                >
                > Gerry
                >
                > ======================
                >
                > menurut saya cukup mudah.
                > 'people power' seperti di filipina.
                > di indonesia pun juga telah berhasil,
                > yi, dengan kekuatan moral mahasiswa dan rakyat.

        hmm...  betul juga.. people power..dengan kekuatan moral mahasiswa
dan rakyat.tapi kayaknya moral mahasiswa dan rakyat pun perlu digembleng
sebaik2nya agar tidak dimanfaatkan oleh pihak2 tertentu yang bermoral bejad.
                > seandainya sadam ini memang dibenci oleh
                > sebagian besar rakyat irak,
                > 'people power' dari rakyat irak sendiri yang bisa
menggulingkan.
                > kekuatan dari luar tidak berperan banyak dalam hal ini.
                > bagaimanapun presiden tidak akan tahan
                > jika hampir seluruh rakyatnya membenci dia.

        hmmm.. buktinya presiden di negara kita masih bertahan tuh... ;o(dan
kayaknya di negara kita ini banyak campur tangan kekuatan dari luar yang
nyaris2 tidak keliatan.
                > salam,
                > raras

                                love in peace,
                                lin
        Ikutan dong...
        Menurut pendapat gue, persoalan yang sedang dialami bangsa Irak
sebenarnya lebih menjurus ke arah fanatisme agama dimana orang Irak yang
mayoritas muslim di bantai habis-habisan oleh Amerika dan Inggris,
sebenarnya rakyat Irak tidak begitu suka dengan kepemimpinan Sadam yang
bersifat otoriter dan selalu mengabisi lawan-lawan politiknya akan tetapi
karena ada intevensi suatu negara yang ingin menghancurkan suatu komunitas
masyarakat dalam hal ini rakyat Irak yang notabene-nya beragama Islam maka
rakyat Irak rela ber-jihad dengan mengenyampingkan sifat asli Sadam yang
sebenarnya.... Ya begitulah solidaritas umat Islam, ibarat umat Islam itu
satu tubuh jika ada salah satu anggota tubuh yang sakit maka semua bagian
akan merasakannya.  
        Begitu juga halnya yang terjadi di Indonesia malahan pemerintah
berusaha mencari terobosan-terobosan politik yang tujuannya untuk memancing
kemarahan umat Islam sehingga mengancam persatuan dan kesatuan bangsa yang
dengan segala jerih payah, air mata dan seluruh darah bangsa Indonesia yang
telah dibangun sejak zaman perjuangan. Contohnya peristiwa Banyuwangi, itu
jelas merupakan rekayasa pihak elit politik yang sengaja ingin membuat
suasana instabilitas nasional. Artinya mana ada pembunuhan dukun santet yang
terbunuh malahan para ulama dan aktifis pro demokrasi. Bukankah itu sendiri
merupakan suatu niat untuk menghancurkan niat reformasi yang saat ini sedang
menggejolak, apakah juga anda tahu apa sebenarnya makana dibalik peristiwa
Kupang dan Ketapang???
        Di Bulan Romadhan yang penuh kemuliaan rakhmat dan ampunan marilah
kita jadikan Bulan Ramadhan ini sebagai bulan Cooling Down sekaligus kita
mengintrosfeksi diri kita apakah semua yang telah kita lakukan dengan
"reformasi-nya" betul-betul sesuai dengan makna reformasi itu sendiri??
        Apakah dengan reformasi kita harus kehilangan segala-galanya,
apalagi mengancam persatuan dan kesatuan bangsa..dan mudah-mudahan berkah
bulan suci Ramadhan mempererat tali persaudaraan diantara masyarakat yang
berbeda suku, agama atau kepercayaan dan ras, sehingga Islam benar-benar
menjadi rakhmat bagi sekalian alam.
        Apakah anda bisa memberikan kami informasi, kira-kira siapasih orang
elit politik yang menari-nari di atas penderitaan rakyat kita, mungkin
jawaban anda bisa klop dengan kami.
        Oh... Yach..
        Kabarnya Prabowo ngibrit ke Yordania, mo shoping yach...?? Lupa yach
ame kite-kite di dalam negeri, waktu kejadian entu-tuh ????

         

        

Kirim email ke