>      Seperti kita ketahui, sebagian segmen masyarakat Indonesia tidak
> menghendaki Habibie terpilih lagi menjadi presiden. Kalau dilihat dari latar
> belakang pokoknya adalah sama. Tetapi dilihat dari "sub latar belakang"nya
> apakah sama juga?
>      Maksudnya, apakah ada dari yang tidak menyukai itu juga karena :
>   (1)   * Habibie masih dianggap termasuk Orde Baru ?
>      atau
>    (2)  * Habibie dianggap sangat kuat terhadap Islam?
>      atau
>   (3)   * Habibie dianggap bukan orang Jawa?
> 
> 
>       Berapa kira-kira perbandingan untuk masing-masing ketiga alasan yang
> disebutkan di atas itu
> 

Sebagai pengamat yang sangat awam sepertinya bukan alasan (2) diatas. 
Karna masyarakat Indonesia mayoritas Islam, jadi minoritas tidak 
mungkin menyetir yang mayoritas. Kalaupun selama ini ada anggapan 
selama Pak Suharto memerintah Islam selalu pihak yang kalah, saya 
kira terlalu berlebihan penilaian seperti itu. 

Yang paling mungkin saya kira adalah (1) dan (3). Untuk alasan 
pertama (1) saya kira semua kita ngerti masalahnya. Tetapi menarik 
juga dilihat alasan (3). Orang di Pulau Jawa (yang mayoritas orang 
Jawa + Sunda + Madura) tidak senang dengan sebagian kebijakan 
reformasi Habibie, yang mereka nilai menjurus ke desintegrasi. 
Contohnya Habibie memberi peluang ke Timtim untuk merdeka. Tidak bisa 
mengamankan Aceh Irian dan Ambon.  Memang kalau terjadi 
desintegrasi, saya tidak bisa bayangkan Nasib Pulau Jawa. Banyak 
orang bilang sumber daya manusia di Jawa lebih baik, mungkin jumlah 
orangnya (skilled and educated) lebih banyak, tetapi secara 
presentase belum tentu.  

Selama ini ada kesan yang bahwa orang Jawa dan Islam yang bisa 
mempersatukan Indonesia. Orang yang mayoritas tidak mau dipimpin oleh 
orang dari kelompok minoritas, kalau tidak kepentingannya tidak akan 
terpenuhi. Itulah kenyataan diama-manapun  di Dunia ini.  Saya 
melihat kalaupun tadinya Habibie itu bukan kroninya Suharto, dia akan 
dihajar juga dari kanan-kiri, karna alasan suku. Anda lihat sekarang, 
yang dicalonkan presiden sekarang, selain Akbar Tanjung, apa ada 
orang Jawa?. Mungkin nama Akbar sampai dimunculkan karna istrinya 
orang Jawa.


Salam,






Kirim email ke