Howdy,

Jangan-jangan kita --manusia--
memang seperti teman gembala di bawah ini:-)
Sayapun kelihatannya begitu:-( ... oh sad ...

PS: diiringi "Imagine" by Lennon

Howgh!
--                                        Djoko Luknanto-Jack la Motta

        "YANG PUTIH ATAU YANG HITAM?"

        Seorang gembala sedang menggembalakan dombanya. Seorang yang
        lewat  berkata,  "Engkau mempunyai kawanan domba yang bagus.
        Bolehkan  saya  mengajukan   beberapa   pertanyaan   tentang
        domba-domba  itu?"  "Tentu,"  kata  gembala  itu.  Orang itu
        berkata, "Berapa jauh domba-dombamu berjalan  setiap  hari?"
        "Yang  mana, yang putih atau yang hitam?" "Yang putih." "Ah,
        yang putih berjalan sekitar  enam  kilometer  setiap  hari."
        "Dan yang hitam?" "Yang hitam juga."

        "Dan  berapa  banyak rumput mereka makan setiap hari?" "Yang
        mana, yang putih atau yang hitam?" "Yang putih."  "Ah,  yang
        putih makan sekitar empat pon rumput setiap hari." "Dan yang
        hitam?" "Yang hitam juga."  "Dan  berapa  banyak  bulu  yang
        mereka  hasilkan  setiap tahun?" "Yang mana, yang putih atau
        yang hitam?" "Yang putih." "Ah menurut perkiraan saya,  yang
        putih  menghasilkan sekitar enam pon bulu setiap tahun kalau
        mereka dicukur." "Dan yang hitam?" "Yang hitam juga."

        Orang  yang  bertanya  menjadi  penasaran.  "Bolehkah   saya
        bertanya,  mengapa  engkau  mempunyai  kebiasaan  yang aneh,
        membedakan dombamu menjadi domba putih dan hitam setiap kali
        engkau  menjawab pertanyaanku?" Gembala itu menjawab, "Tentu
        saja. Yang putih adalah milik saya." "Ooo, dan yang  hitam?"
        "Yang hitam juga," kata gembala itu.

        Pikiran manusia membuat pemisahan-pemisahan yang bodoh, yang
        oleh Sang Kasih dilihat sebagai satu.

                             (DOA SANG KATAK 2, Anthony de Mello SJ,
                                Penerbit Kanisius, Cetakan 12, 1990)

Kirim email ke