--- Mohamad Daniar <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > diantara riuh rendahnya kasus Bank Bali, > ontran-ontran di KPU, hiruk pikuk pencalonan > presiden, dan penthalitan-nya para Durna di panggung > Indonesia, > (dari yang kelas teri maupun yang paus) > semoga kasus (yang mungkin tak lagi hangat di jual) > di bawah masih ada yang tertarik untuk menuntaskan > (bisakah ?) > > Melongok Bayi Korban Perkosaan Kerusuhan Mei > Lahir tanpa Tahu Wajah Ibunya > http://www.jawapos.com/3sep/de3i13.htm > > salam, > > daniar > saya masih ingat, bung daniar! tidak hanya kasus2 perkosaan pada saat itu saja (kerusuhan mei,98),tapi kasus perkosaan secara umum yg menimpa perempuan2 yg pernah hidup dimuka bumi ini. untuk itu saya tertarik mempostingkan satu cuplikan esai ('buntung')dr majalah gatra.com 4/9/99, yg juga pernah saya baca dikompas minggu dr kolom konsultasi asuhan mbak leila. inilah mungkin salah satu pemecahan yg 'mujarab'! ================deleted Toh, para pelaku seperti tak peduli. Dalam sebuah konsultasi problem seks, misalnya, seorang pembaca menulis: "Para pemerkosa itu harus dikutungi 'burung' bejatnya, sampai buntung total. Buntungannya itu harus dimusnahkan sampai jadi debu atau direndam dalam stoples isi formalin dan dipajang di mal dan di plasa, lengkap dengan data diri si mantan pemilik 'burung' bejat tersebut." ================deleted salam buntung, raras __________________________________________________ Do You Yahoo!? Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com
