Pengalaman buruk seorang sahabat setelah selesai pendidikan di Oz, R pulang ke tanah air dengan membawa 7 kopor berisi berbagai cendera mata, uang titipan kawan-2 untuk dikirim ke keluarganya, dan yang penting ijazah. Mendarat di Cengkareng dia disapa oleh H, seorang perlete necis dan bergaya akrab, dia menawarkan berbagai kerja sama bisnis, bla - bla - bla. Tentu dalam ngobrol dengan R diketahui kemana R akan pergi, dimana dia kerja, dari mana barusan datang, dll. Pokoknya H selalu ikut saja kemana R pergi, dari Cengkareng ke Gambir dan terus ke Solo, diikuti saja sambil ngobrol ramah dan akrab, walau sebenarnya R sudah curiga tapi tak ada hak mengusirnya. Sampai di Solo, R buka puasa di sebuah warung sambil mengepak barang2nya di taxi, (H pun bergaya ikut berbuka puasa) sebelum pergi dengan taxi diapun meneguk untuk menghabiskan air digelas, sebentar dia lemas, karena ternyata H memang sudah memberikan racun kedalamnya. Sopir taxi mengira bahwa H dan R adalah kawan akrab, maka H minta diantar ke hotel saja bukan ke sebuah kota di dekat Solo karena R kawannya sakit. Di hotel, R diikat dengan tali sepatu, semua barangnya 7 koper, uang Rp 23 juta yang ditukar di Cengkareng, HP, kartu kreditnya terkuras, semua kerugian dia Rp 50 jutaan, dan ijazah juga rahib. R kawan saya diikat di dalam kamar dan baru sadar setelah diikat 2 hari. Setelah lapor ke polisi, dia masuk rumah sakit karena pengaruh racun. So, saya menghimbau kepada kawan-kawan yang mendarat di Cengkareng atau bepergian selama lebaran ini melalui terminal atau stasiun supaya lebih hati2, : 1. jangan percaya dengan orang baik laki-2 atau wanita yang cakep, perlete, bussines look, terkesan kaya, hati2 jangan percaya terhadap jenis makanan atau minuman yang ditawarkan termasuk permen sekalipun terlebih kalau anda bepergian sendirian. 2. Bekal minuman dan makanan dari rumah adalah yang terbaik, apalagi dalam perjalanan seorang diri. 3. Usahakan ada yang menjemput di tempat tujuan 4. Usahakan tidak traveling sendirian. Mudah2an berguna bagi yang memerlukan tip aman dalam bepergian. Do'aku, kawan R semoga tabah dalam menjalani cobaan ini. Wassalam pudjo
