Rekan-rekan yth,
Terus terang saya merasa sedih dan bingung kalau di tahun 2000 dan di milis
yang sebagian besar anggotanya adalah orang-orang yang terpelajar,
mempunyai nalar dan toleransi tinggi serta berpengetahuan luas masih ada
perorangan atau kelompok yang mempersoalkan Agama dan merasa paling benar
soal beragama.
Bukankah agama adalah hal yang DOGMATIS, Kalau ada suatu agama yang
benar-benar anda yakini dan percaya silakan anda anut. Kalau tidak percaya
silakan pilih agama lain yang menurut anda sesuai dengan keyakinan dan
kebutuhan bathin anda.
Dengan demikian berhak kah SATU AGAMA mengklaim bahwa agamanya lah yang
paling unggul dan superior dari agama lainnya.
Oleh karena itu, karena Indoz-net bukan suatu milis agama, apakah tidak
lebih tepat kalau di milis seperti ini kita harus melihat dan menilai
agama itu dari kaca mata ilmiah dan memposisikan agama sebagai suatu kajian
ilmiah. Sehingga semua pihak merasa puas karena satu sama lain bisa saling
memperkaya apakah nilai positif dari setiap agama, mengapa agama satu
dengan lainnya bisa mempunyai perbedaan prinsip dsb.
Bukanlah lebih nyaman dan sejuk hati kita kalau kita saling membagi
pengetahuan dan belajar melalui diskusi misalnya seperti dibawah ini:
Ketika pertama kali agama Islam di ajarkan oleh Nabi Mohammad S.A.W, agama
yang ada pada saat itu diantara kaumnya hanyalah ada agama Islam, selain
itu adalah kelompok penyembah berhala seperti Latta, Uzha dsb. Sehingga
kaum yang tidak beragama itu dinamakan KAFIR.
Ketika Nabi Isa mengajarkan agama Nasrani, pada saat itu disekitarnya masih
banyak masyarakat yang percaya kepada berhala dan dewa-dewa sehingga bagi
kaum Nasrani mereka itu disebut bangsa KAFIR.
Ketika kedua agama tersebut semakin besar dan berkembang sehingga TIDAK ADA
LAGI wilayah yang percaya kepada berhala dan tidak ada lagi orang yang
TIDAK BERAGAMA, masih RELEVANKAH kalau satu sama lain tetap saling
MENGKAFIRKAN.
Menurut hemat saya pendapat dan jawaban atas contoh thema diskusi diatas
itulah yang membuat mata hati kita semakin terbuka dan saling mencerahkan
satu sama lain.
Salam sejahtera.