Menanggapi email Om Rano dengan subjek "Persami RW 14", kiranya perlu 
diinformasikan kepada warga tentang kesiapan pelaksanaan acara ini.

Pada hari Sabtu dan Minggu (27-28 Juni) kemarin, secara maraton telah 
dikumpulkan Para Peserta, yaitu anak-anak kelas 4 SD sampai dengan 2 SMP 
beserta Para Panitianya yaitu anak-anak remaja kelas 3 SMP sampai dengan SMA.

Format acaranya hampir sama dengan format yang pernah dilakukan sebelumnya cuma 
bedanya pada peserta dan panitianya. Tujuan acara ini juga tidak berbeda dengan 
sebelumnya yaitu menggalang silaturahmi dan persaudaraan sesama remaja di 
lingkungan RW 14.

Diskusi Antar-Remaja

Untuk mempersiapkan segala sesuatunya dalam rangka mensukseskan acara ini 
khususnya rangkaian acaranya itu sendiri pada Ahad malam (28/6) para remaja 
panitia kembali dikumpulkan setelah sorenya bersama peserta membicarakan 
tentang kesiapan atas perlengkapan yang harus dipenuhi.

Yang cukup melegakan khususnya bagi orang tua yang anaknya terlibat dalam 
kepanitiaan acara ini adalah adanya komunikasi antar-remaja -- yang mungkin 
sebelumnya sangat terbatas -- dalam bentuk diskusi mempersiapkan bentuk 
investigasi, pertanyaan, tema, atau games yang akan disampaikan kepada 
adik-adiknya itu. Diskusi dilakukan sesuai dengan kelompoknya masing-masing 
yang terdiri dari 3-4 anak. Sangat terkesan, dan itu bentuk antusiasme yang 
demikian spontan dari para remaja itu dalam mengisi liburan kali ini. 

Ide-ide yang datang dari mereka yang berbentuk games antara lain : bentuk 
penilaian kepada para peserta (kelompok I), tema kebersamaan (kelompok II), 
permainan sandi (kelompok III), games terkait penalaran (kelompok IV), game 
penginderaan/penciuman dan manfaat tumbuhan (kelompok V), alang rintang 
(kelompok VI) dan sebagainya.

Dari ide yang kemudian dimintakan dipresentasikan di depan kawan-kawan panitia 
yang lain tergambar bahwa mereka mampu mengutarakan rencananya itu dengan 
bahasa yang cukup baik. Keengganan untuk berbicara dalam setiap pertemuan 
sebelumnya serasa telah tertutup dengan diapresiasinya ide-ide mereka yang 
direncanakan untuk dilakukan di acara nanti.

Mimpi itu Semakin Dekat

Meskipun agak terlalu dini, menilai kemajuan para remaja kita dalam berekspresi 
yang tergambar Ahad malam itu kiranya tidak terlalu berlebihan. Format 
pembinaan sesuai momentum setahun dua kali : masa liburan kenaikan kelas untuk 
kegiatan anak-anak SD di sekitar kompleks dan liburan akhir semester untuk 
kegiatan anak SMP-SMA dalam bentuk kegiatan di luar kompleks perumahan jika 
dilakukan secara konsisten Insya Allah bisa dipandang sebagai investasi bagi 
pembinaan lingkungan khususnya bagi tumbuh kembang anak-anak remaja kini dan 
masa mendatang. Mimpi-mimpi mereka sangat patut digiring dalam bentuk pembinaan 
dan pembebasan kreativitas positif dalam wadah lingkungan terkecil semacam RW 
ini. Namun demikian, hal ini perlu diwarnai oleh para orang tua khususnya dalam 
bentuk pembinaan yang bersifat permainan-permainan kreatif di dalam maupun di 
luar ruangan.

Jika ini mampu diwujudkan, Insya Allah provokasi luar dalam bentuk kegiatan 
negatif dan berbagai penyalahgunaan seperti narkoba dan sebagainya sedapat 
mungkin bisa diminimalisir bahkan diniscayakan tidak terjadi. Dan, tidak 
mustahil pula mimpi-mimpi mereka yang juga merupakan mimpi-mimpi kita yaitu 
terlaksananya alih generasi semakin dekat sesuai waktu berjalan.

Jika para bapak-ibu anggota milis ini berdedikasi dan mampu memberikan suatu 
persembahan bagi mereka, kenapa hanya cuma jadi penonton?


Salam / Jaerony.-

Catatan :  Sengaja saya posting juga ke [email protected] agar sekiranya 
pembinaan remaja juga merupakan "hot homework" bagi seluruh warga kompleks 
sehingga tidak terjadi ketimpangan dan tidak meratanya langkah-langkah 
pembinaan itu.

Kirim email ke