di kalangan kita orang Karo sering terdengar ungkapan: "Ula kataken 
situhu tapi katakenlah siteng-teng".
Semula saya bingung karena sepertinya kita harus berdusta, tapi 
setelah dijelaskan saya baru mengerti.
"Babu" dan "pembantu" adalah sama, tapi kata babu tsb walaupun benar 
tidak tepat untuk diucapkan, yang paling pas adalah pembantu bahkan 
sekarang ada yang menyebutnya sebagai pramuwisma,walaupun tugasnya itu-
itu juga.
Jadi kalau Willem Schakspeare mengatakan apa arti sebuah nama tidak 
dalam semua kontek dapat diterima.
Ini hanya sekedar cuap-cuap. Tks

Mejuah-juah.



Kirim email ke