Well....topik ini menarik tapi sayangnya pengetahuan kita terbatas ttg semua 
itu.
  Cerita makhluk angkasa luar juga sangat menarik, masalahnya banyak cerita 
cerita khayalan yg tercampur didalamnya.
  Kalau masalah makhluk angkasa luar saya percaya itu ada bahkan saya berharap 
mereka ada. Didalam al quran juga ada cerita secara samar yg menyatakanada 
kehidupan lain di luar bumi kita walaupun tidak secar jelas disebutkan. Bukti 
bukti ilmiah menyebutkan bahwa di planet mars dahulunya terdapat air. Ini 
dilihat dari alur alur tanah nya seperti pernah dilalui oleh air.
  Juga ada foto angkasa yg menunjukkan seperti ada batu besar yg di pahat 
seperti bentuk manusia. diduga ini dilakukan oleh 'mantan' penduduk mars 
(martian).
  Saya tergelitik dgn cerita pertanyaan konyol di sebua surat kabar Medan, Apa 
tidak mungkin bahwa cerita di Kitab kitab suci sebagian terjadi di luar bumi 
alias di planet lain atupun di galaksi lain. Toh tidak ada di sebutkan dgn 
jelas bahwa semua kejadian tsb terjadi hanya di bumi kita ini.Who knows?
  Tapi apa pun itu, yg penting kita jangan sampai jadi gila memikirkannya. Yang 
terpenting adalah hidup kita di bumi ini. Bumi ini lebih penting. Mari kita 
menjaga bumi kita ini karena ini adalah satu satunya tempat kita tinggal. Apa 
yg terjadi kalau bumi kita ini rusak. Mau kemana lagi kita semua. 
   
  Wassalam,
   
  Rudy Surbakti


          Alien/ET memang selalu menjadi bahan menarik untuk diulas. Dengan 
intelegensi manusia didukung teknologi masa kini, rasa penasaran kita mungkin 
tak akan pernah berujung (terpuaskan).

Dari banyak alasan Alien itu ada, saya paling tertarik sama yang satu ini,
"Alam semesta ini terdiri dari banyak galaksi, dan satu galaksi terdiri dari 
milyaran bintang/planet, bahkan ditemukan beberapa galaksi memiliki sistem tata 
surya sendiri (mereka memiliki matahari sendiri). Tidak kah mubazir kalau Sang 
Pencipta hanya menciptakan BUMI saja untuk mahluk hidup?"

hmm.. Bener juga ye.. 
Apa Tuhan se-naif itu? Buat apa repot-repot menciptakan alam semesta nan maha 
luas ini hanya untuk 'yang hidup di Bumi' saja?  Bumi itu kan kecil bgt.. 
(dst..) masuk akal juga..  :D


Sejauh ini sih benar kata Mang Ucup, semakin hari manusia semakin percaya kalo 
alien itu memang benar-benar ada. Didukung bukti2 seperti di Mars katanya ada 
jejak air, di planet lain ada air/es, atau paling tidak ada jejak kalo dimasa 
lalu ada air. Itu kalo masih make patokan 'ada air pasti ada yang hidup'. ;-)
Ada juga pake patokan gas metan (kalo gak salah) di atmosfir planet/bintang 
tertentu, itu sisa gas buangan maklum hidup di atm.

Itu semua logika kita.. kaca mata manusia (walopun gak pake kacamata).
Tapi dari sisi religious, tak pernah diberitakan secara spesifik kalo memang 
diciptakan ada kehidupan lain diluar Bumi. 

Kutipan Alkitab dari Kitab Kejadian:
1:14. Berfirmanlah Allah: "Jadilah benda-benda penerang pada cakrawala untuk 
memisahkan siang dari malam. Biarlah benda-benda penerang itu menjadi tanda 
yang menunjukkan masa-masa yang tetap dan hari-hari dan tahun-tahun, 
1:15 dan sebagai penerang pada cakrawala biarlah benda-benda itu menerangi 
bumi." Dan jadilah demikian. 
1:16 Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang 
lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, 
dan menjadikan juga bintang-bintang. 
1:17 Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi, 

Allah menciptakan semua benda-benda langit dalam satu hari saja. Musa tidak 
pernah menerangkan benda apa aja itu, apakah termasuk galaksi-galaksi lain, dst 
..  Ini dari sisi religious.


Memang sampe sekarang manusia masih sibuk dengan teka-teki ini. Dan tetap saja 
menggantung, tidak ada kesimpulan pasti, hanya reka-rekaan aja.

Kembali lagi ke kita,
mau menyibukkan diri dengan pencarian hal-hal spt itu, kadang-kadang meragukan 
Sang Pencipta, dan lain sebagainya.. terserah masing-masing. Tapi bagi yang 
beriman, ada hal yang pasti yaitu "Allah menciptakan itu semua untuk kita".

Sedikit renungan, waktu SMA dulu saya diingatkan oleh guru saya..
"Terserah kita percaya/tidak dengan fosil yang berusia ratusan bahkan jutaan 
tahun menurut rekaan manusia. Tapi ada hal-hal yang tidak diperhitungkan 
manusia, misalnya Allah menciptakan fosil itu ber-aneka bentuk dan umur 
rekaannya."

Contohnya mungkin begini, Tuhan tidak pernah menciptakan Dinosaurus tapi ia 
menciptakan fosil Dinosaurus, who knows?
Tuhan tidak menciptakan kehidupan di mars pada masa lalu atau sekarang tapi 
menciptakan jejak-jejak air seperti disana ada air... bisa juga kan? Bukahkah 
kita percaya Allah itu Maha Kuasa, artinya apa aja bisa diciptakan, Ia punya 
kuasa..

Ini yang tidak terpikirkan, jadilah kita lebih sibuk dengan mencari daripada 
mempercayai.. 

Tapi kalo kita percaya aja.. mana ada Ilmuan ya kan? hehe...
Jadi begitulah.. whualahualam... Believe it or not...

Bujur mejuah-juah..
P. Tarigan



Alexander Firdaust <[EMAIL PROTECTED]> wrote:      

Note: forwarded message attached.
  
  
---------------------------------
  Get the free Yahoo! toolbar and rest assured with the added security of 
spyware protection.   

To: [EMAIL PROTECTED]
From: "mangucup88" <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Mon, 09 Jul 2007 15:34:18 -0000
Subject: [mediacare] Apakah Alien = Makhluk Luar Angkasa itu ada ?

    Makhluk Luar Angkasa dalam berbagai macam film lebih dikenal dengan 
sebutan Alien dan dalam bhs Inggris disebut Extraterrestrial. Dalam 
tulisan ini „Makhluk Luar Angkasa" akan saya singkat menjadi ET. 
Apakah terbuktikan bahwa ET itu ada ? Bagaimana rupanya ET itu ? 
Apakah ET itu sebenarnya illah yang kita sembah ? Kapan kita bisa 
bertemu dengan ET ? 

Kata Alien diserap dari bhs Latin = alienus (makhluk luar) begitu 
juga kata Extraterrestrial = bhs Latin (Extra Terrestri) = diluar 
bumi. Berdasarkan ramalan dari para ilmuwan yang bekerja di proyek 
Institut Pencarian Kecerdasan di Luar Bumi - Search for 
Extraterrestrial Intelligence Institute (SETI), di Mountain View, 
California, selambat-lambatnya kita sudah akan bisa berkomunikasi 
dengan ET di th 2025 mendatang ini.

Maka tidaklah heran apabila Sir Paul Mc Cartney, David Bowie, dan 
Michael Jackson tengah menyiapkan sebuah konser „Signals to Space 
Concerts' guna menjalin kontak dengan ET. 

Konon para ilmuwan University of California, Berkeley telah 
mendapatkan minimum 150 sinyal yang mungkin berasal dari masyarakat 
dengan kecerdasan tinggi di luar bumi. Agar bisa menemumkan sinyal 
yang dipancarkan oleh ET, mereka harus meneliti dan memilah-milah 
dari sinyal sebagian besar bintang yang berjumlah 100 milyar di 
galaksi ini. Untuk ini mereka membutuhkan teknologi canggih, seperti 
teleskop radio Allen Telescope Array seluas satu hektar yang akan 
dibangun, dan mikrochip amat kuat yang bisa memilah-milah sinyal 
tersebut. Mereka yakin teknologi itu akan ada dalam dua dekade 
mendatang.

Manusia percaya akan adanya ET sudah sejak jaman Mesir Purbakala, 
Tiongkok, Babylon. Pujangga Yunani Thales sudah menulis hal ini pada 
abad ketujuh sebelum Masehi. Dalam Kitab Talmud orang Yahudi; 
tercantum lebih dari 18.000 kata hal yang berkaitan dengan ET. Dalam 
agama Islam mungkin ET ini sama dengan jin. Dlm Alkitab juga 
tercantum: Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat 
sekeliling takhta, makhluk-makhluk (ET) dan tua-tua itu; jumlah 
mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa..

Kepercayaan akan adanya ET bukan hanya sekedar bagi para penggemar 
film Star Trek saja, melainkan didukung oleh para ilmuwan kondang 
seperti Immanuel Kant, Benyamin Franklin maupun penulis CS Lewis. 
Kepercayaan akan adanya ET semakin kesini semakin kuat. Berdasarkan 
penemuan adanya lautan di Yupiter maupun bekas kehidupan di Mars 
para ilmuwan percaya akan adanya ET, entah di Mars, Venus atau di 
planet lainnya lagi.

Hanya perlu diketahui sampai dengan saat ini belum pernah bisa 
dibuktikan secara ilmiah akan adanya ET yang pernah datang berkujung 
ke bumi ini. Jadi kita hanya bisa mengira-ngira saja bentuknya 
rupanya dari ET.

Bagaimana bentuk rupanya ET tsb, menurut Alexandra Barnett, astronom 
dan direktur eksekutif Chabot Space and Science Center di Oakland, 
California: "ET pasti lebih besar daripada tikus, karena tikus hanya 
memiliki otak kecil. Mengingat semua kehidupan selalu berhubungan 
dengan cahaya, jadi wajarlah kalau mereka juga punya mata maupun 
anggota tubuh lainnya seperti kaki maupun tangan. Hanya yang belum 
bisa diketahui jumlah maupun bentuk dari anggota tubuh badan mereka 
itu" 

Banyak aliran agama yang mengharamkan kepercayaan akan adanya ET, 
tetapi mang Ucup sendiri percaya bahwa ET itu ada. 

Allah tidak hanya sekedar menciptakan dunia saja, melainkan seluruh 
alam semesta, jadi kenapa umat manusia tidak boleh percaya akan 
adanya ET bukankah Tuhan itu maha kuasa, sehingga dengan mana Allah 
juga mampu dan bisa menciptakan ET. 

Hanya satu saja yang mang Ucup tidak percaya, dimana banyak orang 
mulai percaya bahwa illah yang kita sembah itu sebenarnya adalah 
makhluk ET yg jauh lebih cerdas daripada manusia. Entah makhluk 
apapun juga namanya dan sebagaimana cerdasnya sekalipun juga; 
selainnya dari Allah seorang, tidak akan ada yang mampu menciptakan 
bumi berikut isinya maupun seluruh alam semesta ini.

Mang Ucup
Email: [EMAIL PROTECTED]
Homepage: www.mangucup.net




    
---------------------------------
  Get the Yahoo! toolbar and be alerted to new email wherever you're surfing.   

         

  
---------------------------------
Looking for earth-friendly autos? 
 Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.  

Kirim email ke