Masalah penting atau tidak pentingnya pencantuman merga di belakang nama orang karo, tentunya itu sangat tergantung dari sudut pandang yang kita gunakan. Kalau tidak salah, sepertinya dulu pernah berkembang pemahaman diantara banyak masyarakat karo, bahwa pencantuman merga dapat mempersulit mendapat pekerjaan dan juga menghambat karir. Karena pemahaman tersebut, banyak orang karo yang tidak mencantumkan merga anaknya ketika mendaftarkan ke sekolah (tetapi bukan berarti semua yang tidak menuliskan merga mempunyai orang tua yang mempunyai pemahaman seperti itu).
Kalau dari pranata adat, tentunya pencantuman merga akan banyak manfaatnya. Misalnya ketika seorang pemuda karo berjumpa dengan seorang pemudi karo yang sebenarnya erturang, keduanya tidak menuliskan merga/beru dibelakang namanya, sedang namanya sudah bukan nama yang berbau karo lagi. Dalam hal ini, bisa saja mereka akhirnya saling jatuh cinta dan baru mengetahui kalau mereka sebenarnya erturang, pada saat yang sangat terlambat. Mejuah-juah Satiyawarman Tarigan Tambak
