Tidak seperti biasanya, hari minggu ini saya terbangun pagi-pagi sekali. Rencananya sebenanya untuk menyaksikan perebutan tempat ketiga Copa Amerika antara Mexico vc uruguay. Namun karena kurang menarik, mungkin karena tidak bertabur bintang-bintang, meski ada Diego forlan dan Alvaro Recoba, remote control ini meminta untuk dipencet-pencet. Yang melabuhkan pandangan saya ke Trans Tv, di acara realita pagi (kalau tidak salah)..
Tepat pada saat liputan Trans Tv ke Tanah Karo, di Brastagi dan sekitarnya. Sungguh menyenagkan dapat melihat lagi Tanah Karo Simalem dipagi hari, melihat pohon jeruk yang berbuah kuning menggairahkan, plat BK di sepeda motor Honda Merah Putih, suara sarune dan kulcapi serta pemandian air panas debuk-debuk dengan kertahnya. Walau hanya berdurasi beberapa menit dan reporter yang sedikit kaku (biar lebih maju kedepannya) namun sangat luwes pada proses interaksinya, sangatlah mengobati kerinduan hati yang sudah hampir 2,5 tahun tidak melihat Brastagi. Mungkin hanya sedikit mahasiswa di Jogja yang menyaksikan acara itu. Berhubung kebiasaan bangun yang lumayan siang. Jadi bertanya-tanya.. siapa yah yang merekomendasikan Tanah Karo kita tercinta ini.. bujur Jun ____________________________________________________________________________________ Don't get soaked. Take a quick peak at the forecast with the Yahoo! Search weather shortcut. http://tools.search.yahoo.com/shortcuts/#loc_weather
