Mejuah juah
   
  Beberapa hari yang lalu saya dikunjungi oleh beberapa teman dari Persadan 
Mahasiswa Karo Unpad (Permakan - Bandung). Meraka membawa satu misi dari 
Bandung ingin melestarikan budaya karo di tengah tengah kehidupan mereka 
tepatnya ditengah tengah Permakan - Bandung.
   
  Saya sangat senang sekali dengan program yang mereka buat, pengadaan 
inpentaris alat musik karo, Penggalangan dana untuk menjalankan program kerja 
selama 1 tahun kedepan. 
   
  Ada pun program kerja yang meraka buat adalah memperkenalkan kebudayaan karo 
ditengah tengah mereka, membuat simulasi beberapa kegiatan adat seperti kerja 
tahun, pedalan tukur untuk kerja erdemu bayu, enggalar utang adat bas kepaten 
dan banyak lagi. ini adalah sebuah program yang bagus menurut saya
   
  Program bagus ini sangat disayangkan bila tidak terealisasi, dengan semangat 
saya menghubungi beberapa orang yang bisa membantu. seperti Bapak. Amanat 
Sembiring Ketua Percasi Kab. Karo. melalui seorang teman. Dengan senang hati 
bapak Amanat Sembiring menyumbangkan beberapa set papan catur Batak ( satur 
Karo ), Dan saya menyumbangkan 2 buah ketteng ketteng dan beberapa alat musik 
tiup. 
   
  Kami juga mengunjungi Meseum Karo Lingga yang terletak di desa lingga, saya 
secara langsung memperkenalkan alat alat musik tradisional karo dan 
memainkannya didepan mereka. Gundala Gundala juga saya mainkan, dengan karakter 
yang berbeda beda, ikut dengan Endek ( cara Menari ). Mereka sangat gembira, 
ditengah tengah rombongan kami ada seorang anak kelas 2 SD, yang tak lain 
adalah Putri Penjaga Meseum, Namanya Sonya beru Sinulingga. Dia terkesima saat 
saya memainkan surdam dan memainkan gundala gundala, pada awalnya dia tidak 
mengizinkan saya untuk menyentuh barang barang yang ada dimeseum, dengan gaya 
mama karo ternyata saya bisa mengambil hatinya dan dia mengizinkan saya 
memainkan benda benda yang ada disana.
   
  setelah dari meseum kami meneruskan perjalanan kedesa Lingga, Melihat lihat 
keadaan rumah adat, dan memasuki Rumah 10 jabu milik sibayak lingga dengan 
petunjuk seorang bapak. Bapak ini menerangkan susunan rumah adat, dan juga 
menunjukkan tempat tidur sibayak termasuk menjelaskan susunan para (para Turuh 
sampai para ranting )
   
  Anggota permakan ini juga menginap di Rumah saya, dengan jamuan Makan malam 
yaitu Terong Dan Ikan teri, untuk makan pada hari berikutnya Nd. Biring 
Meyuguhkan Gulai Nurung Emas, ala Singalor lau. Cukup enak.... 
   
  kami juga bertemu dengan wakil ketua DPRD Ibu. Siti Aminah, menceritakan 
tentang program kerja yang akan dilakukan dan sterategi yang akan dibuat untuk 
penyelenggaraan program kerja ini. Ibu Siti menyambut dengan gembira kedatangan 
kami dan bersama sama makan siang.
   
  Bagi Bapak/i dan Saudara/i melalui email ini saya mengajak, kita semuanya 
agar dapat membantu program kerja yang telah disusun oleh teman teman di 
Permakan - Bandung. Agar budaya kita dapat diturunkan secara terus menerus. 
   
   
   
  
     
  Mari Bersama sama Membangun karo, 
  Bujur Ras Mejuah juah
  Eddy Surbakti

   
   
   

       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

Kirim email ke