Moria GBKP (Gereja Batak karo Protestan) akan menggelar perayaan HUT (Hari
Ulang Tahun) ke-50 (emas, red) yang dipusatkan di Stadion Samura Kabanjahe,
Sabtu (20/10) yang akan dihadiri puluhan ribu anggota Moria GBKP se dunia.
Demikian diungkapkan Ketua Umum Pelaksana HUT Emas Moria GBKP 2007, Ny
Dra Suriani DD Sinulingga didampingi Sekretaris Umum Ir Nesti Rostina br
Saragih dan Sekretaris II Ir Arita Tarigan kepada SIB, Kamis (3/10) di Jambur
Pemkab Karo Jalan Veteran Kabanjahe.
Ia menambahkan thema kegiatan tersebut "Tuhan akan memuaskan hatimu dan
memperbahurui kekuatanmu" (Jesaya 58 :11b) dan sub thema "Hidup yang berkenan
di Mata Tuhan memberi kekuatan melakukan keadilan, kebenaran dan kejujuran".
Kegiatan tersebut sebagai sarana untuk meningkatkan peranan Moria sebagai
wadah yang potensial untuk menciptakan Moria yang berkualitas baik dan menjadi
tauladan bagi masyarakat dan negara.
Dikatakan, sebelum puncak pelaksanaan kegiatan tersebut, pihak panitia
menggelar sejumlah kegiatan antara lain, pada tanggal 22 Agustus di Pendopo
Pemkab Karo digelar ceramah tentang Sosialisasi PAUD (Pendidikan Anak Usia
Dini) dengan penceramah Drs Haji Ngamehi sembiring dan ceramah Masalah
Kesehatan Wanita Tentang Rahim dengan penceramah Dr Melvin SpoG Selanjutnya
pada pada tempat yang sama pada tanggal 15 September digelar lokakarya
keagamaan yang diikuti oleh Moria GBKP dari 17 klasis yang ada di Sumatera
Utara.
Pada tanggal 7 Oktober digelar ceramah tentang bahaya HIV / AIDS di GBKP
Berastagi kota. Dalam kegiatan ini kita mengundang buruh tani wanita, agar
mengetahui tentang bahaya penyakit HIV / AIDS. Dipilihnya buruh tani karena
mayoritas dari kalangan profesi ini berpendidikan rendah dan belum memahami
secara mendalam tentang bahaya penyakit HIV / AIDS. Selain itu dalam kegiatan
ke depan akan diberikan pendidikan, agar buruh tani dapat lebih meningkatkan
kemapuannya agar tidak selamanya menjadi buruh dan dapat meningkatkan
perekonomian keluarganya.
Dalam pemahaman tentang kesetaraan gender, Moria GBKP telah melakukan
sosialisasi terhadap jemaat Moria GBKP begitu juga dalam hal kekerasan pada
rumah tangga BPP Moria GBKP telah menyediakan fasilitas bantuan hukum dan
medis bagi Moria GBKP yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga,
ujarnya.
Nesti Rostina Saragih memaparkan, puncak HUT ke-50 perayaan Moria GBKP
tersebut diwarnai kegiatan antara lain, tarian massal dengan 300 penari dari
Moria Klasis Kabanjahe dan Moria Klasis Berastagi akan ditampilkan, kebaktian,
Operete Perjalanan Moria mulai tahun 1957 hingga 2007, sayembara koor,
sayembara masakan Pola 3 B (Bergizi, Beragam dan Berimbang) dan pemberian
bingkisan kepada pensiunan pendeta dan bagi pendeta yang telah meninggal
dunia. (M-30/g)
Sumber: www.hariansib.com , 16 Oktober 2007
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!