Kabanjahe (SIB)
Puluhan ribu jemaat menghadiri perayaan HUT Emas ke-50 Moria (kaum ibu-ibu)
GBKP (Gereja Batak Karo Protestan) yang dipusatkan Stadion Samura Kabanjahe,
Sabtu (20/9) dengan menampilkan tarian massal dan Operate Perjalanan Moria
mulai tahun 1957 hingga 2007 dengan mengusung thema Tuhan akan memuaskan hatimu
dan memperbahurui kekuatanmu (Jesaya 58 :11b) dan sub thema Hidup yang berkenan
di mata Tuhan memberi kekuatan melakukan keadilan, kebenaran dan kejujuran.
Perayaan tersebut juga diwarnai berbagai kegiatan di antaranya lagu
Puji-pujian kepada Tuhan, koor Mamre GBKP Klasis Kabanjahe, Koor dari Pemkab
Karo,doa syafat, paduan suara Moria Medan dan sekitarnya, sayembara koor, lomba
masak-memasak.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Karo Drs DD Sinulingga, Wakil Bupati Ir
Nelson Sitepu, Walikota Pematang Siantar Ir RE Siahaan, Ketua Moderamen GBKP
Pdt Jadiaman Perangin-angin DTh, anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba
SH MM, Gubsu diwakili Kabid Kesbang Robert Simanjuntak Sekda, Drs Sumbul
Sembiring Depari, Wakapolres Kompol Bayu Aji SIK, Kasdim Mayor Inf B Simbolon
dan sejumlah Kadis se-Kabupaten Karo.
Perayaan tersebut diawali kebaktian dengan pengkotbah Pdt Rosmaria Lakolo br
Barus STh mengambil nats khotbah Jesaya 58 : 11 b dan Lukas 4 :18-19. "Kita
harus mengucapkan syukur kepada Tuhan, karena perjalanan Moria selama 50 tahun
tentu banyak menghadapi tantangan dan rintangan dalam memberikan pelayanan
rohani di tengah-tengah gereja dan jemaatnya," sebutnya.
Menurutnya, Moria sebagai kaum ibu-ibu rohani punya tugas ke depan untuk
melakukan hal yang berarti di tengah-tengah gereja dan masyarakat dalam hal
meningkatkan iman terhadap keluarga dan masyarakat .
Namun katanya, Moria yang telah berumur 50 tahun hendaknya jangan hanya
melakukan program di tengah-tengah gereja saja tapi bagaimana dapat
memprogramkan Moria itu untuk kemanusiaan sehingga memberikan kontribusi bagi
masyarakat dan bangsa.
Lebih lanjut dikatakan, kekuatan kaum Moria jangan diabaikan di tengah
tengah gereja. Begitu juga peran sertanya dalam pembangunan demi kemajuan
bangsa dan negara, memiliki potensi sebanyak 52%.
Seusai acara kebaktian dilanjutkan peniupan lilin 50 tahun Moria GBKP yang
dilakukan jemaat Moria GBKP sebagai pertanda bahwa 50 tahun telah dilalui Moria
GBKP dalam memberikan pelayanan di tengah-tengah umatnya.
Ketua Moderamen GBKP, Pdt Jadiaman Peranginangin DTh mengatakan Moria saat ini
sudah berkembang tapi perlu dicatat bahwa tantangan ke depan semakin banyak.
Karena itu, katanya Moria harus memperhatikan kesejahteraan sesama umatnya
sehingga tidak ada lagi Moria itu menjadi rentenir di tengah-tengah jemaat.
Gubsu diwakili Kabid Kesbang Robert Simanjutak SE mengajak jemaat merenungkan
betapa mulianya berkat Tuhan dalam perayaan HUT ke-50 Moria GBKP . "Marilah
kita mengenang perjuangan tokoh-tokoh terdahulu dalam mendirikan Moria ini.
Dengan perjuangan mereka mari kita tingkatkan pelayanan di tengah-tengah umat,"
ujarnya.
Mewakili undangan, Walikota Pematang Siantar Ir RE Siahaan mengatakan sebagai
anak-anak Tuhan, pihaknya juga bertanggungjawab dalam pelaksanaan HUT Moria
ini,". Oleh karena itu saya memberikan bantuan Rp 50 juta sebagai hadiah HUT
ke-50 bagi Moria GBKP," sebutnya.
Ketua Panitia Ny Suryani DD Sinulingga mengatakan tujuan kegiatan tersebut
sebagai sarana untuk meningkatkan peranan Moria sebagai wadah yang potensial
untuk menciptakan Moria yang berkualitas baik dan menjadi tauladan bagi
masyarakat dan negara.
Dikatakan, pihaknya juga menggelar sejumlah kegiatan antara lain ceramah
tentang Sosialisasi PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dengan penceramah Drs Haji
Ngamehi Sembiring dan ceramah Masalah Kesehatan Wanita Tentang Rahim dengan
penceramah Dr Melvin SpoG Lokakarya keagamaan yang diikuti oleh Moria GBKP dari
17 klasis yang ada di Sumatera Utara.
Ceramah tentang bahaya HIV / AIDS yang akan akan digelar di GBKP Berastagi
kota. "Dalam kegiatan cermaah ini kita akan mengundang buruh tani wanita, agar
mengetahui tentang bahaya penyakit HIV / AIDS". Dipilihnya buruh tani karena
mayoritas dari kalangan profesi ini berpendidikan rendah dan belum memahami
secara mendalam tentang bahaya penyakit HIV / AIDS.
Dalam pemahaman tentang kesetaraan gender, Moria GBKP telah melakukan
sosialisasi terhadap jemaat Moria GBKP begitu juga dalam hal kekerasan pada
rumah tangga BPP Moria GBKP telah menyediakan fasilitas bantuan hukum dan medis
bagi Moria GBKP yang menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga, ujarnya.
(M-30/M37/g)
---------------------------------
Ta semester! - sök efter resor hos Yahoo! Shopping.
Jämför pris på flygbiljetter och hotellrum:
http://shopping.yahoo.se/c-169901-resor-biljetter.html