Bayangkan saja, ia tertangkap basah kedua kali nya di Novotel lagi pesta 
narkoba. Sebelumnya, 2006 Roy pernah ketangkep juga di Ulujami untuk kasus sama 
dan masuk bui slama beberapa bulan. Selama ia berada di masyarakat, ia rajin 
ikut kampanye saynotodrugs. Ternyata semua itu cuma sandiwara saja. Kasus ini 
membuktikkan, tidak ada penyesalan seperti yg di utarakan berkali kali oleh Roy 
di depan TV. Apa yg keluar dari mulutnya, beda sekali dengan praktek nya. Ada 
pameo di antara pemakai drug, bahwa tempat terbaik untuk bersembunyi adalah 
tempat yg tak di sangka sangka. Dalam hal ini, Roy rajin berkampanye 
saynotodrug, forum dimana publik tak akan menyangka jika ada bandar atau 
pemakai didalamnya. Polisi lebih cerdik daripada publik. 
 
 Apa yg di lakukan Roy sebenarnya (disadari atau tidak) juga di lakukan oleh 
kita kita semua, termasuk saya. Baca: kemunafikan. Kemunafikan sudah jadi hal 
biasa di negeri ini. Orang sah sah saja mengatakan A, tapi praktek nya B. Sulit 
sekali menemukan orang yg konsisten dan tidak menutup nutupi dan tidak jaim 
(jaga image).

Best Regarts

www.dausmedia.cjb.net

       
---------------------------------
Be a better sports nut! Let your teams follow you with Yahoo Mobile. Try it now.

Kirim email ke